Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Polres Gresik Beri Tindakan Tegas Terukur Tiga Anggota Gangster

Polres Gresik Beri Tindakan Tegas Terukur Tiga Anggota Gangster

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Gresik Polda Jatim melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap dan menetapkan Tiga tersangka dalam kasus aksi kekerasan brutal yang dilakukan komplotan gangster ‘kampungan’ di Dua lokasi berbeda dalam satu malam.

Aksi “sweeping” tersebut menyebabkan korban mengalami luka bacok serta kehilangan sejumlah barang berharga di wilayah Kecamatan Dukun dan Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dalam press conference yang digelar di halaman Mapolres Gresik Polda Jatim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat atas doa, dukungan, serta kerja sama yang diberikan sehingga para pelaku dapat diamankan dalam waktu relatif singkat.

Peristiwa bermula pada Minggu dini hari, 4 Januari 2026, sekitar pukul 01.30 WIB.

Sekitar 20 orang yang mengendarai 12 sepeda motor melakukan konvoi dari arah timur di Jalan Raya Lowayu, Kecamatan Dukun.

Dengan membawa senjata tajam berupa celurit sepanjang kurang lebih satu meter yang diseret ke aspal, rombongan tersebut mengejar korban bernama Eka Adi Pradana (22) yang tengah berboncengan sepeda motor.

Motor korban ditabrak dari belakang hingga terjatuh. Setelah itu, korban dikeroyok oleh sekitar 10 orang.

Salah satu pelaku berinisial IPN yang kini berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) membacok pinggang kiri korban sebanyak Dua kali menggunakan celurit.

Tidak berhenti di lokasi pertama, rombongan pelaku kembali melanjutkan aksinya ke wilayah Kecamatan Panceng.

Sekitar pukul 01.43 WIB, mereka menyerang korban lain bernama Ahmad Zaki Syariffudin saat hendak masuk ke warung nasi goreng di Dusun Sono, Desa Ketanen.

Korban dikeroyok, dilucuti pakaiannya, serta mengalami perampasan barang berharga.

Dalam aksi tersebut, para pelaku juga merampas ponsel milik korban dan sejumlah saksi di sekitar lokasi, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp10 juta.

Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik Polda Jatim melakukan pengejaran intensif lintas wilayah hingga berhasil mengamankan tiga tersangka.

“Tiga tersangka kami amankan, salah satunya kami berikan tindakan tegas terukur karena melakukan perlawanan kepada anggota,” tegas Kapolres Gresik, Jumat (9/1).

Identitas tiga tersangka adalah MS (18), warga Kecamatan Sidayu, diamankan di rumahnya pada hari kejadian.

Tersangka MYS alias Somad (26), warga Kecamatan Kebomas, ditangkap pada Rabu (7/1/2026) di wilayah Dlanggu, Kabupaten Mojokerto.

MK (21), warga Kecamatan Sidayu, ditangkap pada Kamis (8/1/2026) dini hari saat bersembunyi di area persawahan Desa Kepohagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban.

Sementara itu, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai DPO, masing-masing berinisial AZN, AZ, PSH, IPN (eksekutor pembacokan), dan DVD.

Berdasarkan hasil penyidikan, motif para pelaku adalah melakukan aksi sweeping atau pembersihan wilayah.

Mereka bergerak dari wilayah Sidayu menuju Kecamatan Dukun dengan dalih merasa diejek oleh korban.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda CRF warna hitam dengan nomor polisi S-3711-ABG, empat unit ponsel berbagai merek, serta pakaian yang digunakan para tersangka saat melakukan aksi kekerasan.

Adapun Lima anak di bawah umur yang turut berada dalam rombongan konvoi ditetapkan sebagai saksi.

Mereka dikenai sanksi pembinaan berupa wajib lapor serta kerja bakti setiap hari Sabtu selama dua pekan.

Para tersangka dijerat pasal berlapis berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yaitu Pasal 262 tentang kekerasan secara bersama-sama di muka umum, dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 tahun.

Selain itu tersangka juga dijerat Pasal 479 tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 9 tahun.

Kapolres Gresik mengimbau kepada para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak-anaknya, sehingga tidak terjerumus dalam aksi kelompok yang mengatasnamakan perguruan pencak silat namun berujung pada tindak pidana.

“Mari bersama-sama kita jaga Kabupaten Gresik agar tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres Gresik. (Dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Khofifah Bertemu Warga NTT Asal Jatim, Ajak Keharmonisan dan Sinergi Ekonomi

    Khofifah Bertemu Warga NTT Asal Jatim, Ajak Keharmonisan dan Sinergi Ekonomi

    • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Gubernur Jatim Ajak Warga NTT Asal Jawa Timur Kembangkan Sinergi Ekonomi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan pesan penting kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berasal dari Jawa Timur. Ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan memperkuat sinergi ekonomi antarwilayah. Pesan ini disampaikan dalam forum silaturahim dengan masyarakat NTT asal Jatim di Hotel Harper […]

  • Buang Sampah ke Sungai? Siap-Siap Kena Denda Rp50 Juta!

    Buang Sampah ke Sungai? Siap-Siap Kena Denda Rp50 Juta!

    • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menegaskan sikap keras terhadap warga yang nekat membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air dan sungai. Bukan hanya mencoreng wajah kota, perilaku ini terbukti menjadi biang keladi genangan yang muncul di sejumlah titik pada Rabu (5/11/2025). Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto, mengingatkan bahwa penyebab banjir bukan […]

  • 12 makanan tradisional khas Belitung yang wajib dicoba saat berkunjung

    12 makanan tradisional khas Belitung yang wajib dicoba saat berkunjung

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bangka Belitung nggak hanya punya banyak destinasi wisata, melainkan juga makanan tradisional yang wajib dicicipi ketika berkunjung. Mulai dari makanan berat seperti mie Belitung hingga camilan seperti kue yet yet, ada banyak aneka kuliner yang bisa banget kamu coba. Melansir berbagai sumber, berikut ini aneka makanan tradisional khas Belitung. 1. Mie Belitung Nggak […]

  • Pasutri Korban Pembunuhan di Ponorogo

    Keluarga Syok, Pasutri Korban Pembunuhan di Ponorogo Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

    • calendar_month Rab, 24 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 142
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Proses pemakaman pasangan suami istri yang menjadi korban pembunuhan di Desa Pomahan, Ponorogo, berlangsung dengan penuh duka. Jenazah Kaseno, 65, dan Sarilah, 60, dimakamkan dalam satu liang lahat di TPU setempat, setelah otopsi selesai dilakukan oleh pihak kepolisian. Keluarga masih terkejut dengan kejadian tragis ini, yang menimpa kedua orang tua mereka. Mereka tidak […]

  • Miris !! Keluarga Mantan Paspampres Dikriminalisasi

    Miris !! Keluarga Mantan Paspampres Dikriminalisasi

    • calendar_month Rab, 23 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Drg. David Andreasmito, tokoh Jawa Timur sekaligus Ketua Dewan Pembina GRIB Jaya Jatim, tampil tegas mengecam praktik kriminalisasi terhadap Arya Sjahreza Bayu Lesmana. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa kasus yang menimpa Arya bukanlah sekadar persoalan sengketa rumah, tetapi cerminan dari rusaknya sistem hukum akibat intervensi mafia tanah dan mafia peradilan. Menurut David, […]

  • Darren Fletcher, Thomas Tuchel, MU

    Darren Fletcher: Dari Mantan Pemain MU Hingga Manajer Sementara, Thomas Tuchel?

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 44
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Darren Fletcher, mantan pemain legendaris Manchester United (MU), kini berada di posisi yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Setelah bertahun-tahun menjadi bagian dari klub, ia kini ditunjuk sebagai manajer sementara untuk menggantikan Ruben Amorim yang dipecat pada awal tahun ini. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, termasuk Fletcher sendiri. Fletcher, yang sebelumnya pernah memimpin tim […]

expand_less