Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Polsek Pabean Cantikan Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jagalan Surabaya, Satu Pelaku Diamankan

Polsek Pabean Cantikan Ungkap Kasus Pengeroyokan di Jagalan Surabaya, Satu Pelaku Diamankan

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPeristiwa pengeroyokan dengan menggunakan senjata tajam jenis celurit di kawasan lorong Hotel Jagalan Raya, pada Sabtu (8/11/2025), sekitar pukul 00.53 Wib, satu pelaku diamankan Polsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Korban, dalam inseden tersebut seorang pemuda berinisial HD (25), warga Jalan Kapas Madya, Kecamatan Tambaksari, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami penganiayaan yang dipicu dendam personal.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto, yang mewakili Kapolsek Pabean Cantikan Surabaya Kompol Eko Adi Wibowo, membenarkan kejadian nahas tersebut.

Iptu Suroto mengungkapkan bahwa konflik tragis ini berakar dari interaksi di dunia maya. Tersangka utama, AH (28), seorang tukang parkir yang tinggal di Petukangan, Surabaya, mengenal seorang perempuan bernama ‘SA melalui aplikasi kencan daring, ME Chat, pada akhir September 2025.

“AH sempat membuat janji bertemu di Hotel Djagalan setelah terjadi kesepakatan transaksi sejumlah uang. Namun, ketika berhadapan langsung, Halim merasa kecewa. Ia menilai wajah perempuan itu jauh berbeda dari foto yang dikirim di aplikasi,” tutur Iptu Suroto, pada Selasa (11/11/2025).

Iptu Suroto menegaskan merasa tertipu, AH membatalkan pertemuan tersebut. Ia hanya memberikan uang tunai sebesar Rp150 ribu sebagai ‘ganti rugi’ dan segera meninggalkan kamar.

“Di tengah perjalanan turun dari hotel, takdir mempertemukannya dengan korban, (HD). Tanpa alasan yang jelas, HD tiba-tiba menegur AH. Pertemuan singkat yang sarat ketegangan itu, meski tampak sepele, rupanya menorehkan luka dendam yang mendalam di hati AH,” katanya.

Dendam yang terpendam itu ungkap Iptu Suroto akhirnya meledak beberapa minggu kemudian. Tepat pada Sabtu (8/11) malam, AH kembali mendatangi Hotel Djagalan. Ia berpapasan dengan HD, dan ketegangan lama kembali mencuat. AH kemudian pergi sejenak untuk mengantar teman perempuannya ke tempat hiburan malam. Namun, ia kembali dengan membawa rencana jahat.

“AH pulang ke rumahnya untuk mengambil celurit, senjata tajam yang akan ia gunakan untuk melampiaskan sakit hatinya. Setelah mempersenjatai diri, ia menghubungi kakaknya, AZ (DPO), serta dua temannya, AK (DPO) dan Mas (DPO),” tandas Iptu Suroto, kepada wartawan.

Melalui percakapan telepon, kata Iptu Suroto menyampaikan niatnya yang gelap dengan nada penuh amarah. “AH menghubungi mereka dan mengatakan bahwa ia akan membuat perhitungan dengan seseorang,” ujar penyidik Polsek Pabean Cantikan, menirukan statemen Halim saat perencanaan aksi keji tersebut.

“Setibanya di lokasi, tanpa ragu, keempatnya langsung mencari korban. Kakak AH, Az, menjadi yang pertama menyerang. Ia menyeret HD ke lorong hotel dan menghajarnya dengan tangan kosong. Kepala korban dibenturkan ke tembok hingga terjatuh tak berdaya,” jelas Iptu Suroto.

Suroto menambahkan melihat korban sudah terkapar, AH datang menghampiri. Dengan brutal, ia mengayunkan celurit berkali-kali ke tubuh korban. HD mengalami luka bacok serius di pinggang kiri, luka di leher bagian bawah telinga kiri, serta luka sayatan di punggung. Setelah melihat korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang bersimbah darah.

Polisi langsung bertindak responsif. Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi-saksi dilakukan segera. Dari hasil kerja keras tim penyidik, satu pelaku utama, AH, berhasil diamankan.

Sementara itu, tiga pelaku lainnya, termasuk kakak kandungnya, masih dalam pengejaran dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Kami mengapresiasi kerja cepat tim di lapangan. Satu pelaku utama sudah kami amankan dan saat ini kami terus melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku lainnya yang sudah masuk DPO,” tegas Suroto.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti penting dari lokasi kejadian, termasuk satu kaos hitam, satu helm putih merek KYT, dan yang paling krusial, satu bilah celurit yang digunakan pelaku untuk melukai ko.(Dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laga Perdana Liga Champions CONCACAF 2026: Forge FC vs Tigres UANL

    Laga Perdana Liga Champions CONCACAF 2026: Forge FC vs Tigres UANL

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan perdana Liga Champions CONCACAF 2026 antara Forge FC dan Tigres UANL berlangsung di Tim Hortons Field, Hamilton, Kanada. Pertandingan ini menjadi awal dari babak pertama kompetisi yang menarik perhatian penggemar sepak bola di kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia. Susunan Pemain dan Formasi Forge FC tampil dengan formasi 3-4-3, sementara Tigres UANL mengandalkan […]

  • Mengenal Kota Surabaya Lewat 5 Destinasi Wisata Khas Jawa Timur

    Mengenal Kota Surabaya Lewat 5 Destinasi Wisata Khas Jawa Timur

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kota Surabaya adalah ibu kota Jawa Timur dengan populasi sekitar 3 juta jiwa. Umumnya, kota ini dikenal sebagai pusat ekonomi dan perdagangan di Indonesia Timur. Berdasarkan data, Surabaya merupakan kota kedua terbesar di Indonesia. Kota Surabaya adalah ibu kota provinsi Jawa Timur yang dikenal sebagai kota pelabuhan dan pusat ekonomi di Indonesia. Kota […]

  • Gus Yahya Didesak Mundur dari Posisi Ketum PBNU

    Gus Yahya Didesak Mundur dari Posisi Ketum PBNU

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 178
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Mendekati muktamar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tahun depan, terjadi gejolak di dalam salah satu organisasi Islam terbesar tersebut. Ketua Umum (Ketum) PBNU KH. Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya diminta melepas jabatannya. Hasil dari Rapat Harian Syuriyah PBNU yang diadakan pada Kamis (19/11) di Hotel Aston City, Jakarta, menunjukkan adanya dorongan untuk Gus […]

  • SWI Jatim Tegaskan Sikap Netral dalam Menghadapi Pilkada Jatim

    SWI Jatim Tegaskan Sikap Netral dalam Menghadapi Pilkada Jatim

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 262
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Jawa Timur memperlihatkan komitmennya untuk tetap menjaga netralitas di tengah berlangsungnya Pilkada Jawa Timur. Penguatan struktur organisasi dan pembenahan internal menjadi agenda utama dalam Rapat Pleno Pengurus (RPP) yang diadakan di Bumi Majapahit, Mojokerto, pada Kamis (26/9/2024). Langkah ini merupakan bagian dari strategi SWI Jawa Timur untuk meningkatkan […]

  • Pokir ,Magetan Korupsi Dana Hibah, DPRD Magetan

    Penetapan Tersangka dalam Kasus Korupsi Dana Pokir di Magetan

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kejaksaan Negeri Magetan telah menetapkan enam orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) yang berlangsung antara tahun anggaran 2020 hingga 2024. Total nilai realisasi dana yang terlibat mencapai Rp242,9 miliar. Salah satu tersangka adalah Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno. Kepala Kejaksaan Negeri Magetan, Sabrul Iman, menjelaskan bahwa penyidik […]

  • Jadwal Pelayaran Kapal Pelni dari Jayapura ke Nabire Tahun 2026

    Jadwal Pelayaran Kapal Pelni dari Jayapura ke Nabire Tahun 2026

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengguna transportasi laut di wilayah Papua kembali mendapatkan informasi terkini mengenai jadwal pelayaran kapal pelni yang akan melintasi rute Jayapura ke Nabire pada bulan Mei 2026. Dua kapal besar, yaitu KM Dorolonda dan KM Gunung Dempo, akan menjadi penghubung utama antara dua kota tersebut. Rincian Jadwal Pelayaran KM Dorolonda akan berangkat dari pelabuhan Jayapura […]

expand_less