Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Merasa “Dikriminalisasi”, Aida Cs Seret Penyidik Polres Sumenep ke Propam

Merasa “Dikriminalisasi”, Aida Cs Seret Penyidik Polres Sumenep ke Propam

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Tiga perempuan asal Sumenep, Aida, Atik Susiati, dan Asriyani, pada Jumat (21/11/2025) mendatangi Propam Polda Jawa Timur. Dengan didampingi tim kuasa hukum, mereka resmi melaporkan penyidik Reskrim Polres Sumenep karena diduga melakukan kriminalisasi dalam penanganan permasalahan yang menyeret nama mereka. Selain meminta pemeriksaan penyidik, mereka juga menuntut perlindungan hukum dan kepastian proses yang adil.

Kuasa hukum dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Azam Khan, menegaskan bahwa kliennya dilaporkan oleh seseorang berinisial S, yang disebutnya sebagai mantan narapidana kasus pengerusakan. Ia menyebut laporan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

“Mereka bertiga ini adalah ahli waris sah dari almarhum Bapak Mukawa dan almarhum Ibu Sakija, yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Agama Sumenep,” tegas Azam Khan di Propam Polda Jatim.

Azam menerangkan, S tidak memiliki hubungan darah maupun jalur keluarga dengan almarhum Mukawa dan Sakija. Ia hanya pernah dirawat selama enam hingga tujuh tahun pada sekitar 1960-an. “Jadi tidak ada adopsi, hanya kasihan saja,” terangnya.

Azam juga menyoroti bahwa S tidak memiliki legal standing untuk melayangkan laporan. Hal ini ditegaskan oleh putusan hukum sebelumnya, mulai dari Pengadilan Negeri Sumenep hingga tingkat Kasasi pada 2018, yang menyatakan S bersalah dalam kasus pengerusakan pohon sawo milik Aida Cs.
“Putusan Pengadilan Negeri sampai Kasasi, Pelapor S ini tidak punya hubungan hukum terhadap ahli waris pasangan suami istri almarhum Mukawa dan almarhum Sakija,” tegasnya.

Selain itu, S disebut berkali-kali mengajukan penetapan ahli waris ke Pengadilan Agama Sumenep, namun seluruh permohonan tersebut ditolak.

Situasi semakin janggal ketika laporan Aida Cs terhadap S—atas dugaan pemalsuan dan penggandaan identitas kependudukan—justru tidak diproses cepat oleh penyidik Polres Sumenep. Sebaliknya, laporan S yang dinilai tidak memiliki dasar hukum malah diprioritaskan.

“Ibu Aida Cs atau ahli waris duluan melaporkan S ke Polisi, tapi kenapa laporan S didahulukan. Penyidik tidak melihat latar belakang pelapor, sehingga ada indikasi upaya kriminalisasi terhadap Aida, Atik, dan Asriyani dalam proses penyidikannya,” kata Azam Khan.

Menurutnya, dua perkara yang ditangani Unit Pidsus Polres Sumenep dengan perlakuan berbeda tersebut memperlihatkan tidak adanya profesionalitas dan objektivitas. Ia menilai penyidik mengabaikan prinsip akuntabilitas dalam penanganan kasus.

Atas dugaan ketidakberesan tersebut, Aida Cs melayangkan surat resmi untuk melaporkan penyidik Polres Sumenep sekaligus meminta perlindungan hukum. Surat itu juga ditembuskan kepada Kapolri, pejabat Mabes Polri, hingga Kompolnas.

Zamrud Khan, anggota tim hukum lainnya, menyatakan langkah ini penting untuk memastikan fungsi pengawasan berjalan serta mendorong Reformasi Polri. Ia menegaskan bahwa masyarakat sipil berhak mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum yang jelas. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Parade Surabaya Juang

    Parade Surabaya Juang 2025: Kehidupan Sejarah Dalam Teatrikal

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 289
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Parade Surabaya Juang 2025 menjadi acara besar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan. Acara ini tidak hanya bertujuan untuk menghormati para pahlawan, tetapi juga menjadi wadah untuk menghidupkan kembali perjuangan bangsa melalui seni dan budaya. Dengan berbagai bentuk ekspresi, parade ini menunjukkan betapa pentingnya mengingat sejarah dan merayakannya dengan cara yang bermakna. Adegan Pertempuran yang […]

  • Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

    Tinjau Terminal Purabaya, Kapolri ke Sopir Bus: Hati-Hati dan Jaga Keselamatan Pemudik

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 90
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Terminal Purabaya Bungurasih, Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026) terkait pengamanan dan pelayanan masyarakat dalam rangka arus mudik Lebaran 2026. Dalam tinjauan ini, Kapolri mengatakan mulai ada peningkatan jumlah penumpang untuk melaksanakan mudik. Ia pun memprediksi akan terus terjadi penambahan hingga puncaknya tanggal 17-20 Maret mendatang. “Tadi kami […]

  • Proses Pergantian Ketua DPRD Surabaya yang Masuk Tahap Akhir

    Proses Pergantian Ketua DPRD Surabaya yang Masuk Tahap Akhir

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses pergantian ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya setelah meninggalnya Adi Sutarwijono telah memasuki tahapan akhir. DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) kini tengah menentukan sosok yang akan mengisi posisi tersebut. Sejumlah kader partai Banteng Moncong Putih sedang dipertimbangkan untuk mengambil alih peran penting di lembaga legislatif kota. Kriteria Penentuan Kader Terbaik […]

  • Kasus Korupsi di Pertamina, Anak Riza Chalid

    Pemantauan Kesiapan Pasokan Energi Selama Mudik Lebaran 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 113
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia telah memastikan ketersediaan pasokan energi selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026. Hal ini dilakukan melalui peninjauan langsung oleh pejabat terkait, termasuk Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Dirjen Migas ESDM), Laode Sulaeman, serta Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idulfitri 2026, Erika Retnowati. […]

  • Harganas ke-31: Jawa Timur Pimpin Penurunan Stunting Nasional

    Harganas ke-31: Jawa Timur Pimpin Penurunan Stunting Nasional

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 309
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pada tanggal 10 Juli 2024, Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur menggelar acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di gedung Jatim Expo Surabaya. Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Dra. Maria Ernawati, M.M., dalam sambutannya menyatakan bahwa tema Harganas tahun ini adalah “Keluarga Berkualitas menuju Indonesia Emas.” “Ini […]

  • Marselino dan Beckham: Nasib Berbeda Nomor 7 Timnas Indonesia vs Arab Saudi

    Marselino dan Beckham: Nasib Berbeda Nomor 7 Timnas Indonesia vs Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 389
    • 0Komentar

    Nomor Punggung 7: Dari Kemenangan Hingga Kekecewaan DIAGRAMKOTA.COM – Nomor punggung 7 selalu memiliki cerita yang menarik dalam sejarah Timnas Indonesia. Dua pemain berbeda, Marselino Ferdinan dan Beckham Putera, pernah memakai nomor tersebut dalam laga melawan Arab Saudi, tetapi dengan hasil yang sangat berbeda. Marselino Ferdinan tampil mengesankan, sementara Beckham Putera belum mampu memberikan dampak signifikan. […]

expand_less