Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Ketika Wali Kota dan Komisi B Absen di Tengah Polemik Aset YKP

Ketika Wali Kota dan Komisi B Absen di Tengah Polemik Aset YKP

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Polemik dugaan penggunaan dua bidang tanah milik Yayasan Kas Pembangunan (YKP) oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, sejatinya telah melampaui soal pinjam-meminjam lahan. Ia kini memasuki wilayah yang lebih sensitif: kepemimpinan, pengawasan, dan keberanian bersikap.

Fakta-fakta pokok telah terungkap ke publik.

Staf Ahli Wali Kota Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Maria Theresia Ekawati Rahayu, secara terbuka menyatakan bahwa lahan di Jalan Penjaringan Asri VII yang kini menyatu dengan rumah pribadi Armuji masih berstatus aset YKP, belum diserahkan ke Pemerintah Kota Surabaya, dan digunakan hanya berdasarkan kesepakatan lisan.

“Iya, yang di sebelah rumah itu aset YKP,” kata Maria Theresia.
“Hanya pinjam, selama belum digunakan YKP. Dan itu lisan.”

Dalam tata kelola aset publik, pengakuan ini sudah cukup untuk memicu alarm serius. Namun, yang justru mencolok adalah siapa saja yang memilih diam.

Wali Kota Surabaya: Diam yang Mengaburkan Kepemimpinan

Sebagai kepala daerah, Wali Kota Surabaya memegang kendali tertinggi atas etika dan disiplin pejabat di bawahnya. Namun hingga polemik ini mencuat, tidak ada pernyataan resmi, teguran terbuka, maupun klarifikasi institusional dari Wali Kota.

Diamnya Wali Kota bukan sikap netral. Dalam konteks kekuasaan, diam adalah pesan. Pesan bahwa persoalan ini dianggap tidak mendesak, atau lebih buruk, dianggap wajar.

Padahal, jika kasus serupa menimpa warga biasa, apalagi pedagang kecil atau penghuni lahan sengketa, reaksi pemerintah kota biasanya sangat cepat dan tegas. Spanduk kepemilikan dipasang, aparat diturunkan, bahkan penggusuran dilakukan atas nama ketertiban dan hukum.

Publik berhak bertanya, mengapa standar itu berubah ketika yang diduga memanfaatkan lahan adalah Wakil Wali Kota sendiri?

Komisi B DPRD Surabaya: Mitra Perumda YKP yang Membisu

Sorotan berikutnya tertuju pada Komisi B DPRD Surabaya, yang secara kelembagaan merupakan mitra kerja Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) organ vital dalam urusan pengamanan dan penertiban aset dan pihak YKP.

Dalam banyak kasus, Komisi B dikenal vokal: memanggil OPD, menggelar hearing, bahkan mengeluarkan rekomendasi keras. Namun dalam kasus ini, keheningan justru menjadi sikap dominan.

Tidak ada rapat dengar pendapat terbuka. Tidak ada pemanggilan YKP, BPKAD, maupun Wakil Wali Kota.

Tidak ada sikap resmi lembaga. Padahal, substansi persoalan sangat jelas: pemanfaatan aset non-pemkot oleh pejabat aktif tanpa dasar tertulis. Jika Komisi B tidak bergerak pada kasus sejelas ini, maka fungsi pengawasan patut dipertanyakan.

Diamnya Komisi B menimbulkan kecurigaan publik: apakah ini bentuk kehati-hatian, atau justru konflik kepentingan yang tak diucapkan?

Standar Ganda yang Kian Terlihat

Kader PDIP Surabaya, Achmad Hidayat, secara gamblang pernah menyoroti ketimpangan ini.

“Kalau itu PKL jualan di trotoar, pasti sudah diobrak. Tapi ini wakil wali kota memanfaatkan tanah tanpa bayar retribusi, nggak ada yang negur. Ini timpang. Di mana keadilan?”

Pernyataan ini menggambarkan realitas yang sulit dibantah. Negara dan pemerintah kota, kerap hadir secara keras kepada warga kecil, namun melembut ketika berhadapan dengan kekuasaan.

Achmad bahkan mengingatkan dimensi hukumnya. “Bayangkan kalau itu warga sipil. Ada pelakat YKP atau Pemkot, terus mereka bangun bangunan di atasnya, pasti digusur. Bahkan bisa dipidana.”

Aset Publik, Kepentingan Privat

Argumen bahwa lahan tersebut “hanya dipinjam sementara” juga tidak serta-merta menghapus persoalan. Fakta bahwa di atasnya berdiri joglo dan taman semi permanen yang terintegrasi dengan rumah pribadi pejabat, memperkuat kesan alih fungsi aset publik untuk kepentingan privat.

Lebih jauh lagi, jika aset YKP memang sedang diproses untuk diserahkan ke Pemkot, maka publik patut bertanya, apakah penggunaan lahan oleh Wakil Wali Kota justru terjadi di ruang abu-abu transisi aset itu?

Jika ya, maka ini bukan sekadar soal etika, tetapi potensi penyalahgunaan posisi dan informasi.

Diam Adalah Bagian dari Masalah

Opini redaksi ini berpandangan tegas: dalam negara hukum, diamnya penguasa dan lembaga pengawas bukan solusi, melainkan bagian dari persoalan.

Wali Kota Surabaya seharusnya tampil memberi kejelasan dan standar etik. Komisi B DPRD Surabaya wajib menjalankan fungsi pengawasan tanpa pandang jabatan. BPKAD perlu menjelaskan sikap dan langkah pengamanan aset.

Jika tidak, maka pesan yang sampai ke publik sangat berbahaya: aturan tegas ke bawah, lunak ke atas.

Dan ketika ketimpangan itu dinormalisasi, kepercayaan publiklah yang menjadi korban utama.

Penulis : Nawi

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinergi Pariwisata dan UMKM, Langkah Surabaya Menuju Kota Kreatif

    Sinergi Pariwisata dan UMKM, Langkah Surabaya Menuju Kota Kreatif

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengumumkan rencana pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf) pada tahun 2025. Berbagai program telah disiapkan, termasuk revitalisasi kawasan bersejarah, kampung tematik, serta penguatan sektor ekonomi kreatif di 31 kecamatan. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudradjad, menyatakan bahwa konsep pengembangan wisata akan […]

  • PROJO Ajukan nama Bayu dan AH Thony untuk Pilwali Surabaya

    PROJO Ajukan nama Bayu dan AH Thony untuk Pilwali Surabaya

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 159
    • 0Komentar

    DPC Projo kota Surabaya ajukan nama Bayu Airlangga dan AH Thony untuk maju Pilwali Surabaya 2024. Simak pernyataan ketua DPC Projo kota Surabaya selengkapnya!

  • Solidkan Dukungan Buruh, Khofifah Kunjungi PT Suprama Sidoarjo dan Sematkan Doa untuk Ulang Tahun Presiden Terpilih Prabowo

    Solidkan Dukungan Buruh, Khofifah Kunjungi PT Suprama Sidoarjo dan Sematkan Doa untuk Ulang Tahun Presiden Terpilih Prabowo

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Dukungan terhadap Khofifah Indar Parawansa sebagai calon gubernur Jawa Timur semakin menguat. Pada Kamis (17/10/2024), Ketua Umum Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Timur, Ahmad Fauzi, secara resmi menyatakan bahwa pihaknya siap mengantar Khofifah menuju kemenangan dalam satu putaran Pilgub Jatim 2024. Hal ini disampaikan Fauzi saat mendampingi Khofifah dalam kunjungannya ke PT […]

  • Stadion GBK, Polda Metro Jaya Siapkan Pemantauan Keamanan Saat Perayaan Natal di Jakarta

    Stadion GBK, Polda Metro Jaya Siapkan Pemantauan Keamanan Saat Perayaan Natal di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 83
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Metro Jaya menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga keamanan selama perayaan Natal Gereja Tiberias Indonesia (GTI) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Dalam rangkaian persiapan ini, lebih dari 1.600 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan kelancaran acara. Personel tersebut berasal dari berbagai instansi seperti Polri, TNI, Pemprov DKI Jakarta, tenaga medis, dan relawan. Persiapan […]

  • Pesonanya Bali Pulau Terindah Ketiga di Dunia

    Pesonanya Bali Pulau Terindah Ketiga di Dunia

    • calendar_month Senin, 15 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 261
    • 0Komentar

    Diagram Kota Denpasar – Pulau Bali, yang terletak di bagian tengah dari Kepulauan Indonesia, telah mempertahankan pesonanya dan meraih penghargaan sebagai pulau terbaik ketiga di dunia oleh Travel + Leisure Magazine. Majalah perjalanan wisata Amerika Serikat ini menilai pantai-pantai yang masih alami dan air yang jernih di Bali, menjadikannya tempat yang sempurna untuk relaksasi dan […]

  • China ,Tahun Baru Imlek

    China Perayaan Tahun Baru Imlek di Tengah Optimisme Ekonomi

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tahun Baru Imlek 2026 menjadi momen penting bagi masyarakat Tiongkok, yang menggambarkan harapan akan pertumbuhan ekonomi dan peluang baru. Dengan tahun kuda sebagai simbol optimisme, pemerintah berharap liburan yang lebih panjang dapat memberikan dorongan signifikan terhadap sektor konsumsi dalam negeri. Pada tahun ini, liburan Tahun Baru Imlek berlangsung selama sembilan hari, lebih lama dari […]

expand_less