Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Aturan Wali Kota Surabaya Terbaru! Tak Hanya Murid, Guru Juga Dilarang Main HP Saat Mengajar

Aturan Wali Kota Surabaya Terbaru! Tak Hanya Murid, Guru Juga Dilarang Main HP Saat Mengajar

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah tegas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan perlindungan anak dengan menerbitkan kebijakan pembatasan penggunaan gawai (HP) dan internet.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/34733/436.7.8/2025 tentang Penggunaan Gawai (HP) dan Internet untuk Anak di Kota Surabaya.

Melalui aturan ini, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa pembatasan penggunaan gawai di sekolah tidak hanya berlaku bagi murid, tetapi juga bagi guru dan tenaga kependidikan.

Selama proses kegiatan belajar mengajar berlangsung, seluruh pihak di lingkungan sekolah dilarang menggunakan gawai demi menjaga fokus, disiplin, serta keteladanan dalam pembelajaran.

Eri Cahyadi menyebutkan poin-poin yang wajib diketahui oleh tenaga pendidik hingga orang tua. Diantaranya, ia menyoroti pembatasan penggunaan gawai dan internet di lingkungan sekolah. 

“Murid dilarang menggunakan gawai (HP) di lingkungan sekolah, kecuali atas instruksi langsung dari guru untuk kegiatan pembelajaran. Penggunaan hanya diperbolehkan sebelum atau sesudah jam pelajaran atau dalam keadaan darurat dengan izin,” kata Wali Kota Eri, Kamis (25/12/2025).

Dalam SE yang diterbitkan pada 22 Desember 2025 itu, Wali Kota Eri juga melarang guru dan Tenaga Kependidikan  menggunakan gawai selama kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Selain itu, sekolah juga wajib melarang akses, penyimpanan, dan penyebaran konten kekerasan, pornografi, perjudian, perundungan digital (cyberbullying), hoaks, serta aktivitas komersial yang tidak berkaitan dengan pembelajaran.

Dalam hal ini, Wali Kota Eri mengimbau, agar satuan pendidikan wajib menyediakan loker atau boks penyimpanan gawai di setiap kelas atau ruang guru, serta menyediakan hotline resmi untuk komunikasi mendesak dengan orang tua.

“Kebijakan ini juga menekankan pentingnya sanksi yang bersifat edukatif dan proporsional bagi pelanggar, serta peran aktif Komite Sekolah dan Satgas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dalam sosialisasi dan evaluasi,” imbaunya. 

Eri menjelaskan, kebijakan ini tidak hanya mengatur penggunaan gawai di lingkungan sekolah.

Akan tetapi, juga untuk mengatur penggunaan gawai di lingkungan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu, ia meminta kepada orang tua agar ikut serta dalam pengawasan di garda terdepan. 

“Orang tua agar mengatur batasan jam pemakaian gawai di rumah, paling lama 2 jam per hari di luar kebutuhan belajar. Kami juga menyarankan, agar penggunaan gawai dilakukan di area ruang terbuka saat di rumah, seperti ruang keluarga, dan bukan di kamar tidur,” jelas Eri. 

Ia juga mengimbau kepada orang tua, agar mengaktifkan kontrol keamanan orang tua pada gawai yang digunakan.

Fitur ini berguna untuk parental control atau pembatasan usia konten, filter pencarian aman, pengaturan waktu layar dan memastikan akun media sosial anak memiliki pengaturan privasi yang ketat.

Tidak kalah pentingnya, Eri juga mengingatkan orang tua untuk meningkatkan literasi digital, berdiskusi dengan anak tentang risiko internet, memberi contoh penggunaan gawai yang bijak, serta mendorong kegiatan alternatif non-gawai seperti olahraga, seni, atau kegiatan komunitas.

Di samping itu, Ia  juga mengingatkan jajaran Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya untuk menyelenggarakan pelatihan dan bimbingan teknis (bimtek) terkait kebijakan tersebut. 

Eri juga meminta kepada jajarannya agar melaksanakan pemantauan dan evaluasi di lapangan, serta membuat laporan secara berkala.

“Jajaran PD Kota Surabaya juga memiliki peran melakukan bimtek secara berkala kepada sekolah dan TPPK terkait implementasi kebijakan dan penanganan kasus kekerasan berbasis digital. Selain itu, kami minta agar menyediakan saluran pengaduan resmi yang mudah diakses dan publikasi secara meluas baik melalui hotline, email, dan platform digital,” ujarnya. 

Melalui upaya kolaboratif antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan OPD, Cak Eri berharap dapat menciptakan ekosistem digital yang sehat dan aman, demi terwujudnya peningkatan prestasi dan perlindungan optimal bagi anak-anak di ranah daring. Maka dari itu, ketika terjadi masalah digital terhadap anak, ia mendorong kepada masyarakat untuk berani melapor. 

Orang tua dan masyarakat bisa melapor jika menemukan berupa percakapan dan peserta dalam grup chat, konten negatif, foto, atau video yang teridentifikasi berisiko dan berbahaya pada perangkat anak. Selain itu orang tua juga bisa menghapus aplikasi berbahaya atau konten negatif pada perangkat yang digunakan oleh anak.

“Tokoh agama, organisasi pemuda, influencer, RT, RW, LPMK, Kader, Satgas dan seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi dalam sosialisasi, implementasi, pemantauan dan evaluasi secara berkala terkait adanya kebijakan penggunaan gawai dan internet,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • ASN Digital , MFA

    Cara Login ASN Digital Terbaru 2026 dengan MFA, Transformasi Digital dalam Layanan Kepegawaian

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 164
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah terus memperkuat transformasi digital dalam pengelolaan kepegawaian ASN. Salah satu inisiatif utama adalah platform ASN Digital, yang menjadi sistem utama untuk mengakses berbagai layanan kepegawaian secara terpadu dan aman. Dengan integrasi yang lebih baik, seluruh data dan layanan penting kini tersimpan dalam satu akun yang mudah diakses. Platform ini dirancang untuk menggantikan aplikasi […]

  • DPRD Surabaya , Zonasi, SPMB 2026,Ais Shafiyah Asfar SPMB Surabaya 2026

    DPRD Surabaya Mendorong Evaluasi Zonasi SPMB 2026 untuk Pendidikan yang Lebih Merata

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 33
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi D DPRD Surabaya, melalui anggotanya Ais Shafiyah Asfar atau yang akrab disapa Ning Ais, mengajukan usulan evaluasi terhadap skema zonasi dalam sistem penerimaan siswa baru (SPMB) tahun 2026. Usulan ini muncul sebagai respons terhadap tantangan yang terus berulang setiap tahun dalam proses penerimaan siswa. Ning Ais menekankan pentingnya memperbesar kuota jalur gakin agar […]

  • Eks Kepala Balai KA Surabaya, KPK

    Periksa Eks Kepala Balai KA Surabaya, Penyelidikan KPK Terkait Korupsi Proyek Jalur Kereta Api di Jawa Timur

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 133
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Antikorupsi (KPK) kembali memperluas penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi dalam proyek pembangunan jalur kereta api. Dalam kasus ini, lembaga anti-korupsi mengundang mantan pejabat dari Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya untuk memberikan keterangan. Pemanggilan Saksi dan Proses Penyelidikan Salah satu yang dipanggil adalah Jumardi, mantan Kepala BTP Kelas I […]

  • Bareskrim Polri Tengah Usut Kasus Dugaan Korupsi Proyek di PTPN XI

    Bareskrim Polri Tengah Usut Kasus Dugaan Korupsi Proyek di PTPN XI

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 277
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri sedang mengusut kasus tindak pidana korupsi terkait pekerjaan proyek pengembangan dan modernisasi PG Djatiroto PTPN XI terintegrasi Engineering, Procurement, Construction and Commisioning (EPCC) tahun 2016. Wakil Direktur Tindak Pidana Korupsi (Wadirtipikor) Bareskrim Polri Kombes Pol Arief Adiharsa mengatakan, proyek pengembangan dan modernisasi PG Djatiroto PTPN XI terintegrasi […]

  • Program Kampung Pancasila

    Program Kampung Pancasila: Kunci Penguatan Sosial dan Perlindungan Anak di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Kampung Pancasila yang digagas oleh Pemerintah Kota Surabaya setelah Lebaran 2026 menawarkan potensi lebih dari sekadar ruang penguatan sosial. Berdasarkan evaluasi dari berbagai pihak, program ini bisa menjadi fondasi utama dalam perlindungan anak yang tumbuh dari lingkungan kampung. Dalam konteks ini, peran masyarakat sangat penting untuk memastikan bahwa anak-anak tidak hanya menjadi […]

  • Personel Polres Lamongan, Bripda Sholeh Maulana, Raih Medali Emas di Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025

    Personel Polres Lamongan, Bripda Sholeh Maulana, Raih Medali Emas di Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 304
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan personel Polri. Kali ini, anggota Polres Lamongan, Bripda Sholeh Maulana. Ia meraih medali emas di Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Pangdivif 2 Cup 2025 TNI/Polri dan Umum. Bripda Sholeh Maulana berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih medali emas di Kelas G Dewasa Putra pada Kejuaraan Terbuka Pencak Silat Pangdivif 2 […]

expand_less