Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Geger Pacar Keling! Diduga Dikriminalisasi, Ratusan RT RW dan KSH Siap Mundur Massal

Geger Pacar Keling! Diduga Dikriminalisasi, Ratusan RT RW dan KSH Siap Mundur Massal

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan tinggi mewarnai Balai RW 10 Kelurahan Pacar Keling, Tambaksari, Rabu siang (28/5/2025). Puluhan Ketua RT, RW, dan Kader Surabaya Hebat (KSH) kompak berkumpul dalam aksi solidaritas yang mengejutkan: mereka siap mengundurkan diri massal sebagai bentuk protes keras terhadap dugaan kriminalisasi yang dialami salah satu Ketua RT.

Ketua RT Digerebek Tanpa Pemberitahuan, Warga Meradang

Usman, tokoh masyarakat yang juga bertindak sebagai kuasa hukum warga, menyampaikan bahwa penggeledahan dan penyitaan terhadap Ketua RT dilakukan tanpa prosedur pemberitahuan kepada RW atau pihak kelurahan.

“Ini bentuk kriminalisasi yang melukai rasa keadilan warga. Ketua RT diperlakukan seperti pelaku kejahatan, padahal tidak ada proses hukum yang terbuka dan transparan,” tegas Usman.

Serah Stempel dan SK: Bukti Nyata Aksi Kolektif

Sebagai bentuk nyata kekecewaan, setidaknya empat RW secara resmi menyerahkan stempel dan surat keputusan (SK) pengunduran diri ke pihak kecamatan. Tak hanya itu, para Kader Surabaya Hebat (KSH) pun menyatakan akan mengikuti langkah serupa.

“Ini bukan sekadar simbolik. Ini adalah perlawanan moral warga yang tak ingin pemimpin lingkungannya diperlakukan semena-mena,” ujar salah satu RW yang memilih mundur.

Tuntutan Warga: Wali Kota Harus Turun Tangan! Atau Turun Jabatan?

Dalam orasi spontan, warga mendesak Wali Kota Surabaya untuk turun tangan dan memberikan perlindungan hukum yang adil kepada Ketua RT yang menjadi korban.

“Surabaya dikenal sebagai kota hebat. Jangan sampai ketika warganya dizalimi, pemerintah malah diam. Slogan ‘disakiti hati ini loro’ harus dibuktikan, bukan sekadar jargon,” ucap seorang tokoh RW dengan nada kecewa.

Langkah Selanjutnya: Laporkan ke Lurah dan Camat

Aksi ini disebut sebagai langkah awal. Setelah penyerahan stempel, warga berencana menyampaikan laporan resmi kepada Lurah Pacar Keling dan Camat Tambaksari. Mereka berharap ada langkah konkret dari jajaran pemerintah kota.

“Kalau tidak ditanggapi, gerakan ini akan terus membesar. Ini baru stimulus. Warga tidak akan berhenti sampai keadilan ditegakkan,” tambah Usman.

Ancaman Krisis Legitimasi Pemerintah Kota?

Dengan gelombang pengunduran diri yang mulai menggulung dari bawah, pemerintah kota menghadapi tantangan serius. Jika tidak ditanggapi secara adil dan transparan, potensi krisis kepercayaan terhadap kebijakan lokal bisa semakin meluas. (@)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Restoran Fine Dining Terbaik Di Bali

    Restoran Fine Dining Terbaik Di Bali

    • calendar_month Sabtu, 8 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 302
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Restoran fine dining terbaik di BaliLebih dari sekadar warung lokal dan hidangan tradisional, Bali menawarkan pengalaman fine dining yang mewah dan tak terlupakan. Restoran-restoran ini tidak hanya menyajikan makanan lezat, tetapi juga menciptakan suasana yang elegan, pelayanan yang prima, dan presentasi yang memukau. Bagi para pecinta kuliner yang mencari pengalaman istimewa, berikut adalah […]

  • Sinergi Komunitas Budaya Surabaya dan Yogyakarta: Pemajuan Aksara Jawa

    Sinergi Komunitas Budaya Surabaya dan Yogyakarta: Pemajuan Aksara Jawa

    • calendar_month Minggu, 7 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 344
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah cafe vintage di Jalan Kalasan, Surabaya, menjadi tempat pertemuan dua komunitas budaya: Puri Aksara Rajapatni dari Surabaya dan Sega Jabung dari Yogyakarta pada Kamis malam (5/7/24). Pertemuan ini bertujuan untuk memajukan Aksara Jawa bersama-sama. Komunitas Sega Jabung telah lebih dulu berkecimpung dalam pelestarian Aksara Jawa dibandingkan Puri Aksara Rajapatni, yang baru berdiri […]

  • UNESA Raih Penghargaan Kampus Kebangsaan dari BNPT RI

    UNESA Raih Penghargaan Kampus Kebangsaan dari BNPT RI

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 213
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Negeri Surabaya (UNESA) terus menuai berbagai penghargaan berkat komitmen kuatnya di berbagai bidang. Terbaru, kampus yang dikenal sebagai ‘Rumah Para Juara’ ini menerima penghargaan sebagai Kampus Kebangsaan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) dalam peringatan HUT BNPT RI ke-14 pada Selasa, 16 Juli 2024, di Kantor BNPT RI, Bogor. […]

  • Kajati Jatim Beri Arahan Kepada Seluruh Kejari, Integritas dan Anti Korupsi Jadi Fokus Utama

    Kajati Jatim Beri Arahan Kepada Seluruh Kejari, Integritas dan Anti Korupsi Jadi Fokus Utama

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 104
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan kualitas penegakan hukum menjadi fokus utama bagi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Dalam rangka memperkuat kerja sama antar jajaran, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Agus Sahat ST, S.H., M.H., memberikan pengarahan secara daring kepada para Kepala Kejaksaan Negeri se-Jawa Timur. Acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan penguatan kolaborasi di […]

  • Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

    Baru Sebulan Jadi Menkeu, Purbaya Yudhi Pecat 26 Pegawai DJP, Apa Penyebabnya?

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Purbaya Yudhi Mulai Beraksi Keras di DJP DIAGRAMKOTA.COM – Setelah satu bulan menjabat sebagai Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa telah mengambil langkah tegas terhadap pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Ia memecat sebanyak 26 pegawai yang diduga melanggar etik dan menyelewengkan anggaran. Meski nama-nama para pegawai tersebut belum diungkap secara resmi, kebijakan ini menunjukkan komitmen Purbaya dalam […]

  • Cak YeBe DPRD Surabaya

    Memalukan Pemkot Diam Situs Budaya Terancam Rusak, Cak Yebe Bergerak Wani Selamatkan Punden Telogo Sepat

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    KAWALSURABAYA.COM – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, yang akrab disapa Cak Yebe, turun tangan membantu pembangunan plengsengan di kawasan Punden Telogo Sepat, Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri. Langkah ini dilakukan setelah warga berulang kali mengajukan pembangunan melalui dana kelurahan (dakel) dan aplikasi Wargaku, namun tidak kunjung mendapat persetujuan dari Pemkot Surabaya. “Alhamdulillah […]

expand_less