Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Polrestabes Surabaya Kembali Tangkap Tersangka Begal di Ngagel, 6 Pelaku di Bawah Umur

Polrestabes Surabaya Kembali Tangkap Tersangka Begal di Ngagel, 6 Pelaku di Bawah Umur

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 13 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKepolisian Polrestabes Surabaya berhasil menangkap delapan tersangka kasus begal yang melakukan aksi pembacokan dan perampasan di Jalan Ngagel Jaya Selatan, tepat di depan Apotek Kimia Farma, Minggu (1/9/2024). Dari delapan tersangka, enam di antaranya masih berusia di bawah umur.

Tersangka dewasa yang berhasil diamankan adalah RP (21), warga Jalan Manukan Surabaya, dan FM (18), warga Jalan Kapasan, Sambikerep. Sementara enam pelaku lainnya yang masih di bawah umur adalah RY, PT, AF, RK, AS, dan RZ.

Menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Aris Purwanto, para pelaku sebelumnya berkumpul di sebuah warung di Balongsari, Surabaya, uNtuk mengonsumsi minuman keras sebelum memulai konvoi yang bertujuan tidak jelas. “Mereka hanya berkeliling kota mencari sasaran untuk membuat keributan,” jelasnya.

Korban, yang pada saat kejadian sedang menunggu istrinya di depan apotek dengan mengendarai sepeda motor, menjadi target setelah para pelaku menduga korban mengenakan pakaian dengan tulisan yang dianggap rasis. Sekitar pukul 02.30 WIB, para pelaku berputar balik dan menghampiri korban.

Meskipun korban berusaha melarikan diri, para pelaku berhasil menghadang, mengeroyok, dan membacoknya menggunakan senjata tajam jenis celurit.

Selain mengalami luka bacok di bahu, korban juga kehilangan satu ponsel dan uang tunai sebesar 500 ribu rupiah.

Aksi brutal ini baru dilaporkan korban dua hari setelah kejadian. Pihak kepolisian yang mendapat laporan segera bergerak cepat.

Unit Reskrim Polsek Gubeng bersama Polrestabes Surabaya berhasil mengamankan para pelaku beserta barang bukti, termasuk empat unit sepeda motor, senjata tajam, dan sebuah tongkat.

Kini, kasus tersebut dalam penanganan pihak kepolisian, sementara para tersangka harus menghadapi proses hukum atas tindakan kriminal yang mereka lakukan. (dk/nns )

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ancaman Blokade Selat Hormuz Mengguncang Tegangan AS-Iran

    Ancaman Blokade Selat Hormuz Mengguncang Tegangan AS-Iran

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas setelah negosiasi damai yang diharapkan berujung pada kesepakatan akhirnya buntu. Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan tindakan tegas dengan ancaman untuk mulai memblokade Selat Hormuz, jalur laut strategis yang menjadi jantung perdagangan global. Blokade Maritim Dimulai, Pasukan AS Siap Bertindak Pada hari Senin, 13 April 2026, Angkatan […]

  • Penyelidikan KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Ponorogo: Sita Dokumen dari Kantor Kontraktor

    Penyelidikan KPK Terkait Kasus Korupsi Bupati Ponorogo: Sita Dokumen dari Kantor Kontraktor

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di kantor kontraktor PT Widya Satria di Surabaya terkait kasus korupsi yang melibatkan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko. Penggeledahan ini berlangsung pada hari Rabu (26/11/2025), dimulai sejak pukul 11.00 WIB hingga pukul 20.00 WIB. Petugas KPK membawa tiga koper yang berisi dokumen dan barang bukti elektronik. Selain dokumen, petugas […]

  • Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Viral Gus Elham yang Cium Anak Kecil, Minta Aparat Bertindak

    Rais Aam PBNU Kecam Tindakan Viral Gus Elham yang Cium Anak Kecil, Minta Aparat Bertindak

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 220
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar menyampaikan kecaman yang tajam terhadap tindakanpendakwahAsal Kediri, Jawa Timur, Mohammad Elham Yahya Luqman atauGus Elhamyang menjadi perhatian negatif masyarakat setelah mencium putri perempuan saat sedang berdakwah. Rais Aam PBNU tersebut menyerukan agar tindakan serupa tidak terjadi kembali. Menurutnya, pendekatan dakwah dengan cara demikian dianggap […]

  • Polda Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Libur Nataru

    Polda Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Libur Nataru

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 165
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polda Jawa Timur mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada akhir tahun 2025, khususnya di momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Imbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya preventif dalam pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025, guna memastikan keselamatan masyarakat selama melakukan perjalanan maupun aktivitas liburan. Kasubsatgas […]

  • Perubahan Status KBS: Langkah Menuju Pengelolaan yang Lebih Profesional, Harga Tiket Naik?

    Perubahan Status KBS: Langkah Menuju Pengelolaan yang Lebih Profesional, Harga Tiket Naik?

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebun Binatang Surabaya (KBS) kini sedang mengalami transformasi penting dalam struktur pengelolaannya. Salah satu perubahan utama adalah rencana perubahan status dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat. Tujuan Transformasi Pergeseran status ini bertujuan untuk menciptakan […]

  • KPK , Rokok , Korupsi ,Bea Cukai

    KPK Sebut Nadiem Makarim Jadi Tersangka Kasus Google Cloud

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 149
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan bahwa mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim, masuk dalam daftar calon tersangka dalam penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengadaan layanan Google Cloud di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Keterangan tersebut disampaikan oleh Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung […]

expand_less