Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kepala Daerah dan Kompetensi Birokrasi: Tantangan yang Perlu Diperhatikan

Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kepala Daerah dan Kompetensi Birokrasi: Tantangan yang Perlu Diperhatikan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menyoroti pentingnya kompetensi dalam pengelolaan birokrasi oleh kepala daerah. Ia menyatakan bahwa banyak dari mereka tidak memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola anggaran dan sistem pemerintahan.

“Memang ada banyak kejadian di mana Kepala Daerah terpilih tidak memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan birokrasi dan anggaran,” ujar Deddy kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa kurangnya pemahaman sering kali memicu tindakan yang tidak sesuai dengan prosedur dan etika.

Penyebab Korupsi: Niat dan Kesempatan

Deddy menjelaskan bahwa korupsi terjadi karena kombinasi antara niat pelaku dan adanya kesempatan. Menurutnya, sulit untuk memberantas korupsi jika dilakukan atas dasar keinginan pribadi yang serakah.

“Korupsi itu soal (niat) orang dan adanya kesempatan. Dari sisi orang, biasanya karena pengaruh karakter yang serakah dan atau suka jalan pintas, pengaruh lingkungan dan gaya hidup. Susah memberantas jika kejadian korupsi berasal dari kehendak pribadi,” ujarnya.

Penguatan Kapasitas ASN

Menurut Deddy, penguatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dan birokrasi secara keseluruhan sangat penting. Ia menekankan bahwa birokrasi yang profesional dan bersih merupakan kunci untuk meminimalisir peluang terjadinya korupsi.

“Oleh karena itulah sebenarnya dilakukan penguatan kapasitas ASN dan birokrasi melalui UU sehingga birokrasi bisa benar-benar profesional dan aman. Kendalanya kan birokrasi juga rawan dan tidak selalu bersih,” tambahnya.

Kelemahan dalam Tata Kelola

Deddy juga menyoroti kelemahan dalam tata kelola pemerintahan daerah. Ia mengatakan bahwa kelemahan tersebut sering terkait dengan pengelolaan anggaran, kewenangan, otoritas, hingga jabatan.

“Jadi berbagai penyimpangan dan korupsi itu selalu terkait dengan orang dan sistem,” jelasnya.

Peringatan bagi Kepala Daerah

Sementara itu, anggota Komisi II DPR Fraksi PKB, Muhammad Khozin, menilai banyaknya kasus hukum yang melibatkan kepala daerah harus menjadi peringatan bagi pemerintah dan seluruh kepala daerah.

“Bagi pemerintah daerah lainnya, peristiwa sejumlah kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi harus menjadi eraly warning bagi kepala daerah lainnya untuk tidak main-main dengan kewenangan yang dimiliki. Bila merasa belum yakin dengan tindakannya, jangan segan untuk konsultasi dengan Kemendagri atau lembaga penegak hukum,” ujarnya.

Pengawasan dan Pembinaan yang Lebih Baik

Menurut Khozin, kemendagri harus meningkatkan aspek pengawasan dan pembinaan kepada pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa banyaknya kepala daerah yang tertangkap bukan hanya sekedar angka kuantitatif dan peristiwa hukum biasa.

“Kemendagri harus mengaktivasi fungsi pengawasan dan pembinaan kepada Pemda. Awasi dan bina Pemda agar tidak terulang peristiwa serupa,” katanya.

Ketidaktahuan Bukan Alasan

Khozin menekankan bahwa ketidakpahaman birokrasi tidak bisa menjadi alasan bagi kepala daerah untuk menormalisasi pelanggaran hukum. Ia mengatakan bahwa seorang kepala daerah seharusnya sudah memahami tugas pokok sejak maju dalam kontestasi pilkada.

“Soal ketidaktahuan birokasi bukan jadi alasan bagi kepala daerah untuk menormalisasi pelanggaran hukum. Karena saat maju dalam kontestasi pilkada, mestinya Kepala Daerah mengetahui tugas, pokok, dan fungsi jabatan yang melekat,” tuturnya.

Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi karena ikut-ikutan dalam proyek pengadaan di Pemkab Pekalongan. Fadia berdalih latar belakangnya sebagai musisi dangdut membuatnya tak paham aturan.

“Dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan, FAR menerangkan bahwa dirinya berlatar belakang sebagai musisi, dia bukan seorang birokrat. Ini yang disampaikan saudari FAR dengan demikian saudari FAR tidak memahami hukum dan tata kelola pemerintahan daerah,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu.

Fadia juga berdalih urusan birokrasi diserahkan ke Sekda Pekalongan. Dia menyebut Fadia mengaku lebih banyak mengurusi seremonial.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Upaya Jawa Tengah Menghadapi Ancaman Virus Nipah

    Upaya Jawa Tengah Menghadapi Ancaman Virus Nipah

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 119
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Virus Nipah, yang dikenal sebagai penyakit zoonosis, kini menjadi perhatian serius di Jawa Tengah. Meski hingga saat ini belum ada kasus infeksi virus tersebut yang terdeteksi di wilayah ini, pemerintah setempat telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah penyebarannya. Pengawasan diperketat, terutama di pintu-pintu masuk seperti bandara internasional, guna memastikan tidak ada individu yang membawa […]

  • Wacana Sekolah Libur Selama Ramadhan,Bang Jo: Perlu Adanya Panduan!

    Wacana Sekolah Libur Selama Ramadhan,Bang Jo: Perlu Adanya Panduan!

    • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 311
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah pusat berencana akan meliburkan sekolah satu bulan penuh selama ramadhan. Terkait hal ini, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan atau biasa disapa Bang Jo mengatakan, itu sudah mulai kita dengar dari wacana dan memang masih wacana, belum sampai tahap pembahasan lebih intens bahwa anak sekolah selama bulan Ramadan itu akan […]

  • Meski hari baik beli properti investasi properti modal kecil

    Pembangunan Hunian untuk Prajurit TNI AL di Jawa Timur

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan anggota TNI Angkatan Laut melalui pembangunan hunian layak. Salah satu inisiatif terbaru adalah rencana pembangunan rumah susun (rusun) bagi prajurit TNI AL di wilayah Jawa Timur. Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan perumahan yang memadai dan layak bagi para pengabdi negara. Kepastian Pembangunan Rusun […]

  • BEI Lepas Kunci 4 Saham Hari Ini: AYLS, TRUE, PGLI, dan RAFI Siap Melonjak Lagi?

    BEI Lepas Kunci 4 Saham Hari Ini: AYLS, TRUE, PGLI, dan RAFI Siap Melonjak Lagi?

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 274
    • 0Komentar

    Pasar Saham Indonesia Siap Digelar dengan Volatilitas Tinggi DIAGRAMKOTA.COM – Pasar saham Indonesia akan kembali dibuka dengan penuh semangat dan volatilitas yang tinggi pada perdagangan hari ini, Rabu, 15 Oktober 2025. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengumumkan bahwa empat perusahaan terbuka kembali setelah masa suspensi berakhir. Keempat emiten tersebut adalah PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), […]

  • Penyebab Sering Pusing dan Solusi Alaminya

    Penyebab Sering Pusing dan Solusi Alaminya

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 310
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tentu, berikut adalah artikel mendalam tentang penyebab sering pusing dan solusi alaminya, dirancang untuk menjadi konten bernilai tinggi dengan panjang sekitar 900 kata. Mengapa Kepala Sering Pusing? Pahami Penyebabnya dan Temukan Solusi Alami Efektif untuk Hidup Lebih Nyaman Pusing atau sakit kepala adalah pengalaman umum yang hampir setiap orang alami sesekali. Namun, ketika […]

  • RSUD Soewandhie Siaga 24 Jam Tangani Pasien Jantung Lewat Program Fast Track Chest Pain

    RSUD Soewandhie Siaga 24 Jam Tangani Pasien Jantung Lewat Program Fast Track Chest Pain

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 274
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali berinovasi di bidang kesehatan darurat dengan menghadirkan layanan Fast Track Chest Pain, sistem penanganan cepat bagi pasien penyakit jantung koroner dari lokasi kejadian menuju RSUD dr. Mohamad Soewandhie. Direktur RSUD dr. Mohamad Soewandhie, dr. Billy Daniel Messakh, menjelaskan layanan ini merupakan langkah konkret Pemkot Surabaya dalam menekan angka […]

expand_less