Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Satgas Premanisme Dibentuk, Pemkot Surabaya Buka Hotline Pengaduan

Satgas Premanisme Dibentuk, Pemkot Surabaya Buka Hotline Pengaduan

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah menguatnya isu premanisme dan mafia tanah yang kerap membuat warga resah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah.

Apel pembentukan satgas digelar di Balai Kota Surabaya dipimpin langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Senin (5/1/2026), 

Pembentukan satgas ini menjadi respons atas berbagai kasus sengketa tanah dan dugaan intimidasi yang belakangan mencuat ke ruang publik.

Namun, kehadiran satgas juga sekaligus menjadi ujian: sejauh mana negara benar-benar hadir melindungi warga, terutama mereka yang selama ini memilih diam karena takut tekanan.

Apel tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya, mulai dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Pengadilan Negeri. Dalam kesempatan itu, Wali Kota Eri menegaskan bahwa persoalan premanisme dan mafia tanah tidak bisa dibiarkan menjadi praktik liar yang mencederai rasa keadilan.

Wali Kota Eri menyoroti praktik main hakim sendiri yang kerap muncul dalam sengketa tanah. Menurutnya, konflik agraria seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan musyawarah, bukan intimidasi atau pengerahan kekuatan.

“Setelah ini kita bergerak di masing-masing wilayah. Kita siapkan posko di masing-masing wilayah, Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan, dan Pusat. Yang kedua, saya mohon kepada warga Kota Surabaya, tolong kalau ada permasalahan sengketa tanah, kita ada satgas mafia tanah dan satgas penanganan premanisme, karena negara kita ini negara hukum,” kata Eri.

Pernyataan tersebut secara tidak langsung mengakui masih adanya praktik tekanan di lapangan yang membuat warga enggan melapor. Eri menegaskan, keberadaan satgas diharapkan memutus mata rantai intimidasi yang kerap mengiringi sengketa tanah.

Ia juga menyoroti pola penggunaan pihak lain untuk menekan atau menakut-nakuti pihak yang bersengketa—praktik yang selama ini menjadi wajah gelap persoalan agraria di perkotaan.

“Jangan menggunakan kekuatan lainnya, jangan menggunakan pihak-pihak lainnya. Sehingga tidak ada premanisme di Kota Surabaya,” ujarnya.

Namun demikian, imbauan agar warga berani melapor juga menyisakan pekerjaan rumah besar bagi pemerintah: memastikan bahwa setiap laporan benar-benar ditindaklanjuti, bukan berhenti di meja aduan. Tanpa kepastian penanganan yang transparan dan tegas, keberanian warga justru berpotensi berubah menjadi risiko baru.

Eri itu kembali menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat sebagai kunci keberhasilan satgas.

Ia berharap, laporan warga dapat mencegah sengketa tanah berlarut-larut hingga menimbulkan korban.
Cak Eri juga menegaskan, Satgas Penindakan Premanisme dan Mafia Tanah tidak akan ragu bertindak jika terjadi kekerasan dan pemaksaan dalam konflik agraria.

Pemkot Surabaya pun membuka jalur pengaduan melalui hotline +62 817-0013-010 dan Call Center (CC) 112.
“Siapa yang membuat suasana Surabaya tidak tenang dengan kekerasan, dengan pemaksaan, maka Satgas penanganan premanisme ini akan turun.

Tapi saya mohon kepada warga Surabaya untuk melapor, harus berani melapor,” tegasnya.

Selain hotline, Pemkot juga membuka jalur pelaporan melalui kelurahan. Camat dan lurah diminta aktif mensosialisasikan keberadaan satgas hingga ke Balai RW dan warga.

Kelurahan diberi tenggat waktu 2×24 jam untuk menindaklanjuti laporan dan berkoordinasi dengan Satgas Mafia Tanah.

“Bisa langsung ke kelurahan untuk menyampaikan ke kelurahan. Kelurahan punya waktu 2 kali 24 jam untuk menyelesaikan langsung dengan Satgas Mafia Tanah. Maka ayo kita jaga kota ini, Surabaya ini adalah kota berdasarkan hukum, negara kita negara hukum,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana Besar Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Reformasi Penerimaan Negara

    Rencana Besar Presiden Terpilih Prabowo Subianto: Reformasi Penerimaan Negara

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 336
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden terpilih Prabowo Subianto telah mengumumkan rencana besar untuk melakukan reformasi dalam sistem penerimaan negara. Rencana ini, yang diumumkan oleh Burhanuddin Abdullah, Dewan Penasihat Presiden Terpilih, akan dimulai pada Januari 2025. Reformasi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penerimaan negara, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif. Burhanuddin Abdullah menjelaskan bahwa reformasi ini salah […]

  • Malam 1 Rajab 2025/1447 Hijriah

    Inisiatif Kemanusiaan dari Masjid Baitul Mukhlisin Ponorogo, Peduli Korban Banjir dan LongsoR

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 143
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masjid Baitul Mukhlisin di Ponorogo menjadi salah satu wadah yang aktif dalam memberikan bantuan kepada korban bencana alam. Dalam beberapa hari terakhir, masjid ini mengambil langkah nyata dengan menyediakan kotak donasi khusus untuk para jamaah. Tujuannya adalah untuk membantu meringankan beban para korban banjir dan longsor yang terjadi di wilayah Sumatera dan Aceh. Langkah […]

  • Kehidupan dan Perasaan Dokter Kamelia Pasca-Penuntutan terhadap Ammar Zoni

    Kehidupan dan Perasaan Dokter Kamelia Pasca-Penuntutan terhadap Ammar Zoni

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah kejadian persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Dokter Kamelia tampak mengalami perasaan sedih dan kecewa setelah mendengar tuntutan terhadap Ammar Zoni. Persidangan tersebut berlangsung pada hari Kamis (12/3), dengan agenda pembacaan tuntutan atas dugaan penyebaran narkoba. Dalam sidang tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Ammar Zoni dengan hukuman pidana […]

  • Dapat Restu OJK, Pegadaian Siap Kelola Ekosistem Emas Nasional

    Dapat Restu OJK, Pegadaian Siap Kelola Ekosistem Emas Nasional

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 337
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menyongsong tahun 2025, PT Pegadaian menerima kado istimewa berupa izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalankan kegiatan usaha bulion. Persetujuan tersebut tertuang dalam Surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion PT Pegadaian bernomor S-325/PL.02/2024. Dengan izin ini, Pegadaian resmi dapat mengoperasikan layanan Deposito Emas, Pinjaman Modal Kerja Emas, Jasa Titipan Emas Korporasi, hingga […]

  • HUT ke 17, Ketua DPC Gerindra Surabaya Tekankan Kader Maksimal Bantu Rakyat

    HUT ke 17, Ketua DPC Gerindra Surabaya Tekankan Kader Maksimal Bantu Rakyat

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 375
    • 0Komentar

    Ketua DPC Gerindra Surabaya Cahyo Harjo Prakoso menekankan kader partai harus maksimal dalam menolong dan membantu masyarakat untuk melahirkan kemakmuran.

  • Sponge City, Pendekatan Inovatif untuk Mengatasi Banjir di Surabaya

    Sponge City, Pendekatan Inovatif untuk Mengatasi Banjir di Surabaya

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berjuang melawan ancaman banjir tahunan, membutuhkan solusi yang lebih radikal dan berkelanjutan. Meskipun upaya teknis seperti pemasangan pompa air dan normalisasi saluran telah dilakukan, tampaknya pendekatan ini belum mampu mengatasi akar masalah. Seorang ahli dari Universitas Airlangga, Hijrah Saputra, menawarkan konsep baru yang bisa menjadi jalan keluar. Solusi Jangka […]

expand_less