Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » Fakta Korupsi Kepala Daerah untuk Mahar Politik

Fakta Korupsi Kepala Daerah untuk Mahar Politik

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 15 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Akhir-akhir ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)mencium adanya kepala daerah yang terlibat dalam kasus korupsi di beberapa provinsi, dengan dugaan tindakan korupsi dilakukan demi mahar politik.

Kepala Biro Komunikasi KPK, Budi Prasetyo menyatakan bahwa besarnya biaya yang diperlukan dalam kegiatan politik dapat menjadi celah bagi tindakan korupsi. Hal ini terjadi setelah Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya membayar utang kampanye Pilkada 2025 sebesar Rp5,25 miliar dari uang suap.

Budi mengatakan bahwa biaya yang besar dalam dunia politik membuat seseorang berusaha memperoleh kembali modal yang telah digunakan selama kegiatan politik, terutama dalam kampanye. Salah satu cara untuk itu adalah melakukan tindakan korupsi.

Menurutnya, fakta ini juga memperkuat salah satu hipotesis dalam penelitian tata kelola partai politik yang sedang dilakukan oleh KPK, yaitu besarnya kebutuhan dana partai politik. Seperti untuk memenangkan pemilu, operasional partai, hingga pendanaan berbagai kegiatan seperti kongres atau musyawarah partai.

Ini menunjukkan bahwa tingkatnya masih sangat tinggibiaya politik di Indonesia yang berdampak pada para kepala daerah terpilih yang kemudian menghadapi beban berat untuk membalikkan modal politik tersebut, sayangnya dilakukan dengan cara-cara ilegal, yaitu korupsi,” ujar Budi dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (14/12/2025).

Selain itu, menurut Budi, laporan keuangan partai politik tidak dapat dipertanggungjawabkan dan tidak terbuka, sehingga memberi kesempatan besar bagi pihak-pihak tertentu untuk memperkaya diri sendiri.

“KPK menekankan perlunya standarisasi dan sistem pelaporan keuangan partai politik, agar dapat menghindari adanya aliran dana yang tidak sah,” kata Budi.

Selain itu, kurangnya keterpaduan dalam proses perekrutan kader juga menyebabkan munculnya mahar politik, tingginya jumlah kader yang sering berpindah-pindah antar partai politik, serta kaderisasi yang hanya didasarkan pada kekayaan dan popularitas.

Ia menyampaikan bahwa pihaknya melalui Direktorat Monitoring masih menyelesaikan kajian ini, dan hasil kajian tersebut akan disampaikan sebagai rekomendasi perbaikan bagi pemangku kepentingan dalam rangka mencegah korupsi.

Dalam perkara ini, Ardito meminta Riki, anggota DPRD Lampung Tengah, agar mendukung vendor dalam mengelola proyek Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) melalui sistem penunjukan langsung di e-katalog.

Pengkondisian terjadi setelah Ardito dilantik menjadi Bupati. Ia telah menentukan vendor yang mengelola proyek PBJ tersebut, yaitu perusahaan milik keluarga atau tim kampanyenya saat bertarung dalam Pilkada 2024.

Berdasarkan pengaturan tersebut, dia memperoleh komisi sebesar Rp5,25 miliar. Selain itu, dalam proyek pembelian alat kesehatan di Dinas Kesehatan setempat, dia juga menerima komisi sebesar Rp500 juta dari Direktur PT Elkaka Mandiri (PT EM) karena telah membantu perusahaan tersebut meraih tiga paket pembelian alat kesehatan di Dinkes dengan total nilai proyek sebesar Rp3,15 miliar. Sehingga jumlah uang yang diterima Ardito mencapai Rp5,75 miliar.

Kasus Dugaan Korupsi Bupati Sudewo

KPK saat ini sedang menyelidiki kemungkinan aliran dana kepada Bupati Pati, Sudewo, terkait kasus tindak pidana korupsi proyek rel kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).

Kepala Humas KPK, Budi Prasetyo menyampaikan bahwa para penyidik sedang melakukan penyelidikan terhadap proses pengaturan proyek di DJKA sehingga terjadi pembagian komisi kepada beberapa pihak.

KPK juga mengira bahwa aliran dana tersebut ditujukan kepada pihak-pihak baik di Kementerian Ketenagakerjaan maupun di DPR. Budi menyampaikan hingga saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi maupun tersangka untuk dimintai keterangan.

“Kemungkinan adanya intervensi yang dilakukan oleh pihak-pihak ini, termasuk dugaan aliran dana, di mana dalam beberapa proyek ini aliran dana yang diduga terkait dengan biaya proyek tertentu mengalir ke sejumlah pihak,” ujar Budi, dikutip Minggu (14/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa perkara ini terkait dengan kegiatan penangkapan tangan, dengan lokasi yang tersebar di Sulawesi Selatan, kemudian Jawa Timur, Jawa Tengah memiliki beberapa titik, serta Jawa Barat dan jalur di Sumatra.

Oleh karena itu, dalam kasus di Jawa Tengah, Pati, KPK menginvestigasi siapa saja yang diduga memberikan perintah untuk memengaruhi proyek ini.

“Karena memang ini dari beberapa titik tersebut saling terkait dalam menentukan vendor-vendor yang akan mengelola atau melaksanakan proyek di titik-titik tersebut, nanti kita akan hubungkan tentunya di atasnya seperti itu,” jelas Budi.

Sebelumnya, KPK telah memanggil Sudewo pada hari Rabu (27/8/2025). Ia menyatakan bahwa aliran dana yang diterimanya merupakan penghasilannya selama menjabat sebagai anggota DPR.

“Menyangkut uang, hal ini juga telah ditanyakan dan dijelaskan dalam pemeriksaan sekitar dua tahun yang lalu, bahwa uang tersebut berasal dari pendapatan DPR RI, seluruh rincian tercantum, termasuk pemasukan, pendapatan, serta pengurangan,” katanya kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).

Meskipun pernah menyatakan telah mengembalikan dana sebesar Rp720 juta, ia menegaskan bahwa tidak ada pengembalian uang yang terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi yang dituduhkan kepadanya. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eri Cahyadi Tegaskan Satgas Anti Premanisme Surabaya Siap Lindungi Pengusaha, Laporan Ditangani Maksimal 2×24 Jam

    Eri Cahyadi Tegaskan Satgas Anti Premanisme Surabaya Siap Lindungi Pengusaha, Laporan Ditangani Maksimal 2×24 Jam

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 55
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam memberantas praktik premanisme yang meresahkan dunia usaha. Hal itu disampaikan Eri saat pertemuan dengan anggota Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran (APKRINDO) Jawa Timur pada Jumat (9/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Eri menyebut sengaja mengundang para pengusaha agar ada komunikasi langsung antara pemerintah […]

  • Ekspariat dan Kearifan Lokal: Dukungan di Zona Eropa Kota Lama Surabaya

    Ekspariat dan Kearifan Lokal: Dukungan di Zona Eropa Kota Lama Surabaya

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 214
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kegiatan Sinau Aksara Jawa di Kota Lama Surabaya yang digelar oleh komunitas budaya Puri Aksara Rajapatni dengan dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Jawa Timur, terus menarik perhatian pengunjung. Pada hari ketiga, Sabtu (6/7/24), salah satu pengunjung yang hadir adalah aktivis lingkungan hidup “Nol Sampah”, Wawan Some. Wawan berkesempatan memasuki kelas Sinau […]

  • Menang Telak! Persebaya Surabaya Kembali Bersemangat dengan Kedatangan Pedro Matos

    Menang Telak! Persebaya Surabaya Kembali Bersemangat dengan Kedatangan Pedro Matos

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya kembali memperkuat skuadnya dengan kedatangan pemain anyar, Pedro Matos. Pemain asal Portugal ini langsung menunjukkan performa yang mengesankan sejak debutnya. Ia mengaku cepat beradaptasi dan merasa nyaman di lingkungan baru. Dalam pertandingan pertamanya, Pedro Matos turut serta dalam kemenangan telak 3-0 melawan PSIM Yogyakarta. Debut yang Mengesankan Pertandingan antara Persebaya dan PSIM […]

  • Masalah Lahan untuk KDKMP di Tulungagung, Bupati Berkomitmen Cari Solusi

    Masalah Lahan untuk KDKMP di Tulungagung, Bupati Berkomitmen Cari Solusi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak desa dan kelurahan di Kabupaten Tulungagung menghadapi tantangan dalam mencari lahan yang memenuhi syarat untuk pembangunan Gerai Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Hal ini menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Daerah setempat. Tantangan Utama dalam Pengadaan Lahan Berdasarkan data dari Satgas KDKMP Tulungagung, sebanyak 175 lahan telah diajukan sebagai calon lokasi pembangunan gerai […]

  • Kehidupan Giuliano Simeone di Bawah Nama Sendiri

    Kehidupan Giuliano Simeone di Bawah Nama Sendiri

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 36
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Giuliano Simeone, seorang penyerang muda yang bermain untuk Atlético de Madrid, memiliki kisah unik dalam hidupnya. Selain menjadi putra dari pelatih legendaris Diego Simeone, ia memilih untuk tidak menggunakan nama keluarganya di jersey. Hal ini membuatnya terasa lebih khusus dan menunjukkan keinginannya untuk menciptakan identitas sendiri. Mengapa Ia Tidak Menggunakan Nama Simeone? Saat berbicara […]

  • Polresta Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkada 2024: Komitmen Bersama Wujudkan Pemilu Aman dan Kondusif

    Polresta Sidoarjo Gelar Deklarasi Damai Pilkada 2024: Komitmen Bersama Wujudkan Pemilu Aman dan Kondusif

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Polresta Sidoarjo menggelar Deklarasi Damai Pilkada Serentak 2024 sebagai wujud komitmen bersama untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama tahapan pemilu. Acara yang berlangsung di Gedung Serbaguna Mapolresta Sidoarjo pada Kamis (7/11/2024) ini dihadiri oleh pejabat TNI-Polri, Forkopimda Sidoarjo, Bakesbangpol, KPUD Sidoarjo, Bawaslu, serta kedua pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Sidoarjo yang […]

expand_less