SPTP Bantu Pengawasan Hewan Kurban Bersama DKPP Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) berperan aktif dalam memastikan kesehatan hewan kurban yang akan digunakan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kerja sama ini dilakukan bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, dengan fokus pada pengawasan lapak penjualan ternak.
Corporate Secretary SPTP Widyaswendra menyampaikan bahwa perusahaan terlibat dalam kegiatan teknis dan operasional pemeriksaan hewan kurban. Tujuannya adalah untuk memastikan hewan yang dijual layak konsumsi dan dalam kondisi sehat.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa berkurban tidak hanya tentang syarat hewan, tetapi juga kesehatannya,” ujarnya saat hadir dalam kegiatan pemeriksaan di lapak hewan kurban Gunung Anyar, Surabaya.
Fokus pada Pengawasan dan Pelatihan
Tahun ini, SPTP menempatkan pengawasan sebagai prioritas utama. Sebelumnya, perusahaan telah melakukan pelatihan juru sembelih halal bersertifikat pada tahun lalu. Untuk tahun ini, kerja sama lebih intensif dilakukan dengan dokter hewan dan DKPP Surabaya.
Widyaswendra menambahkan bahwa SPTP memberikan dukungan vaksin, perlengkapan pemeriksaan, serta tenaga medis hewan selama masa pengawasan yang berlangsung hingga pekan depan.
Selain itu, SPTP juga menyalurkan 150 ekor hewan kurban di wilayah kerjanya. Jumlah tersebut terdiri dari 93 ekor sapi dan 57 ekor kambing yang diberikan kepada masyarakat sekitar perusahaan.
Partisipasi Berbagai Stakeholder
Kepala DKPP Surabaya Nanik Sukristina menjelaskan bahwa pengawasan dilakukan secara gabungan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk perusahaan, lembaga pendidikan, dan organisasi profesi dokter hewan.
Ia menyebutkan, sebanyak 50 orang dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, 50 orang dari Universitas Wijaya Kusuma, 30 orang dari Fakultas Vokasi, serta sekitar 20 anggota Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) terlibat dalam pemeriksaan lapak hewan kurban.
“Pemeriksaan dilakukan serentak di 31 kecamatan di Surabaya, dengan fokus pada administrasi dan kesehatan hewan,” katanya.
Hingga saat ini, DKPP telah memeriksa 61 lapak hewan kurban dan menemukan satu hewan ternak yang diduga terpapar scabies. Hewan tersebut langsung diamankan setelah ditemukan.
Pentingnya Kesehatan Hewan Kurban
Pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan memastikan proses berkurban berjalan dengan baik. Selain itu, tindakan preventif seperti pemeriksaan rutin dan vaksinasi membantu mengurangi risiko penyakit yang dapat menyebar ke manusia.
Dalam keterangannya, Widyaswendra menekankan bahwa keikutsertaan SPTP bukan hanya sekadar bentuk tanggung jawab sosial, tetapi juga komitmen untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga kualitas hewan kurban.
Langkah Bersama untuk Masa Depan
Kolaborasi antara SPTP dan DKPP Surabaya mencerminkan upaya bersama dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan partisipasi berbagai stakeholder, sistem pengawasan bisa lebih efektif dan transparan.
Dalam konteks yang lebih luas, inisiatif ini juga menjadi contoh bagaimana perusahaan swasta dapat berkontribusi dalam program pemerintah daerah, terutama dalam aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.***

>
>

Saat ini belum ada komentar