Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Pramono tegaskan dukungan pada kebebasan pers: Saya tak pernah hubungi media untuk koreksi berita

Pramono tegaskan dukungan pada kebebasan pers: Saya tak pernah hubungi media untuk koreksi berita

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengakui selama hampir tiga puluh tahun bekerja di lingkungan pemerintahan, ia tidak pernah sekali pun menelepon media untuk meminta perbaikan berita yang membahas dirinya.

Sebelum menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta, Pramono pernah menjabat sebagai anggota DPR RI pada periode 1999 hingga 2015 serta menjabat sebagai sekretaris kabinet RI dari tahun 2015 sampai 2024.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam Malam Puncak Penghargaan Dewan Pers 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Pramono menjelaskan, komitmennya terhadap kebebasan pers bukanlah hal yang baru. Ia termasuk salah satu pihak yang turut menyusun Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers saat masih menjabat di Departemen Penerangan.

“Karena saya tahu secara langsung, bahwa UU ini yang menjadi pengawas, yang mengubah wajah negara kita,” ujar Pramono.

Undang-undang Pers, menurutnya, menjadi dasar bagi masyarakat dalam mengawasi kekuasaan, menyampaikan pendapat, serta menyuarakan kebenaran.

Pramono menekankan bahwa pers merupakan pilar keempat demokrasi sehingga perlu dipertahankan eksistensinya.

“Dan ini harus kita jaga bersama. Tidak boleh ruang demokrasi ini terganggu oleh siapa pun,” katanya.

Ia kemudian menyebutkan pengalamannya yang panjang dalam pemerintahan, selama 25 tahun sebagai pegawai negeri, dan kemungkinan mencapai 30 tahun jika menyelesaikan masa jabatannya.

“Maka, saya termasuk yang sudah berusia 25 tahun, ditambah 5 tahun lagi jika selesai menjadi Pj Gubernur, jadi total 30 tahun tidak pernah sama sekali menelepon atau memberikan koreksi terhadap pemberitaan. Termasuk ketika selama 10 tahun mengawal di istana,” katanya.

Pramono juga mendorong agar media tetap berkembang secara mandiri dan menjalankan perannya sebagai pengawas terhadap pemerintah, termasuk terhadap dirinya sendiri.

“Karena biarkan pers berkembang secara mandiri. Biarkan pers menjadi pengawas utama. Termasuk di Balai Kota, teman-teman pers yang berada di belakang ini, belum terlalu keras bahkan, ya sama saya. Karena saya juga pernah di-bully, tapi tidak apa-apa,” tambahnya. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Adetya

    Biodata dan Profil Ade Tya, Wanita yang Dikaitkan dengan Hubungan Ari Lasso dan Dearly Joshua

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 242
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hubungan antara penyanyi ternama Ari Lasso dan Dearly Joshua kini menjadi sorotan publik setelah dikabarkan berakhir. Isu ini muncul setelah Dearly Joshua mengumumkan secara resmi bahwa hubungannya dengan Ari Lasso telah berakhir. Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan kembali ke mantan kekasihnya tersebut. Dearly Joshua menyampaikan pernyataan yang sangat jelas dalam unggahan media […]

  • Asal Muasal Gunungan Tempe di Sendenganmijen, Sidoarjo

    Asal Muasal Gunungan Tempe di Sendenganmijen, Sidoarjo

    • calendar_month Minggu, 16 Feb 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 382
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tradisi Gunungan Tempe di Desa Sendengan Mijen, Krian, Sidoarjo. pertama kali muncul pada tahun 2018 sebagai bagian dari perayaan Sedekah Bumi. Tradisi ini lahir dari kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan mengangkat identitas desa yang dikenal sebagai sentra pengrajin tempe. Kepala Desa Sendengan Mijen, Hasanuddin, mengungkapkan pada awak Media Diagramkota.com Minggu,(16/02/2025) […]

  • Banjir dan Longsor melanda Bali, Polri Kerahkan Personel Bantu Penanganan

    Banjir dan Longsor melanda Bali, Polri Kerahkan Personel Bantu Penanganan

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 319
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Provinsi Bali pada 9 hingga 10 September 2025 memicu bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Sejumlah akses jalan utama tertutup material longsor, sementara beberapa pemukiman warga terendam air. Berdasarkan laporan sementara, bencana ini menewaskan 7 orang, melukai 47 orang, serta memaksa 237 warga mengungsi ke […]

  • Kapal Ro-Ro, Surabaya,Lewoleba

    Pembukaan Trayek Kapal Ro-Ro Surabaya-Lewoleba Dalam Perencanaan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT ASDP Indonesia Ferry sedang merancang pembukaan trayek kapal Ro-Ro yang akan menghubungkan Surabaya dengan Lewoleba, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Rencana ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperluas layanan pelayaran di kawasan timur Indonesia. Diskusi dengan Pemerintah Daerah Pertemuan antara jajaran ASDP dan Pemerintah Kabupaten Lembata berlangsung di Kuma Resort, Lewoleba, pada 10 Juni […]

  • Wakil Ketua DPRD: Penolakan Daging Ayam dari Surabaya di Jayapura, Kebijakan Karantina dan Reputasi Kota

    Wakil Ketua DPRD: Penolakan Daging Ayam dari Surabaya di Jayapura, Kebijakan Karantina dan Reputasi Kota

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah insiden penolakan daging ayam yang dikirim dari Surabaya ke Jayapura memicu perhatian serius dari pihak berwenang, khususnya DPRD Surabaya. Insiden ini terjadi setelah hasil pemeriksaan menemukan adanya kontaminasi mikroba pada daging tersebut. Meski demikian, Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyatakan bahwa daging ayam tersebut tidak berasal dari Surabaya. Penyebab Penolakan dan […]

  • Profil Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dihukum 50 Kerbau Akibat Candaan Adat Toraja, Kini Minta Maaf ke Publik

    Profil Pandji Pragiwaksono, Komika yang Dihukum 50 Kerbau Akibat Candaan Adat Toraja, Kini Minta Maaf ke Publik

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 258
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lihat profil Pandji Pragiwaksono, komedian yang terancam denda 50 kerbau karena candaan mengenai adat Toraja. Sekarang, komedian tersebut meminta maaf kepada publik. Diketahui, nama Pandji Pragiwaksono saat ini sedang menjadi perhatian. Hal ini terjadi karena masalah lelucon mengenai adat suku Toraja yang dia sampaikan pada tahun 2013 lalu. Di dalam video lama yang […]

expand_less