Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban di Surabaya Diperketat, Bersama DKPP dan SPTP
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMMKOTA.COM – Di tengah menjelang Hari Raya Iduladha, pemerintah kota Surabaya bersama institusi terkait memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa hewan yang dijual kepada masyarakat dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
Pemeriksaan Dilakukan di Lapak Penjualan Hewan Kurban
Kegiatan pemeriksaan dilakukan langsung di sejumlah lapak penjualan hewan kurban, salah satunya di kawasan Gunung Anyar, Surabaya. Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya bekerja sama dengan PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) untuk memastikan standar kesehatan terpenuhi.
Menurut Widyaswendra, Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, keikutsertaan perusahaan dalam pengawasan ini merupakan bentuk dukungan terhadap kesehatan masyarakat. Ia menekankan pentingnya edukasi bagi warga tentang pemilihan hewan kurban yang sehat.
“Masyarakat perlu memahami bahwa hewan kurban tidak hanya memenuhi syarat sah secara syariat, tetapi juga harus dipastikan sehat dan aman untuk dikonsumsi,” ujarnya.
Dukungan Teknis dan Operasional dari SPTP
SPTP memberikan dukungan teknis dan operasional dalam proses pengawasan yang berlangsung hingga pekan depan. Bantuan tersebut meliputi vaksin, perlengkapan pemeriksaan kesehatan hewan, serta kebutuhan tenaga medis veteriner.
Tahun lalu, SPTP menggelar pelatihan juru sembelih halal bersertifikat untuk mendukung pelaksanaan kurban yang sesuai standar kesehatan dan syariat. Tahun ini, fokus utama perusahaan adalah mendukung pengawasan bersama dokter hewan dan DKPP Surabaya.
Kesiapan Menjelang Iduladha
Pengawasan kesehatan hewan kurban menjadi prioritas utama dalam persiapan menjelang hari raya. Keterlibatan SPTP dan DKPP menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kualitas hewan kurban yang diterima masyarakat.
Langkah Edukasi untuk Masyarakat
Selain pemeriksaan fisik, SPTP juga aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilih hewan kurban yang sehat dan layak konsumsi.
Widyaswendra menambahkan, “Kami tergerak untuk ikut mengedukasi masyarakat bahwa hewan kurban yang diterima harus benar-benar sehat dan layak konsumsi.”
Komitmen Bersama untuk Kesehatan dan Keamanan
Kolaborasi antara DKPP dan SPTP menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat. Dengan pemeriksaan yang ketat, diharapkan dapat meminimalkan risiko penyakit yang berasal dari hewan kurban.
Pengawasan ini akan terus berlangsung hingga hari raya tiba, sehingga masyarakat dapat memperoleh hewan kurban yang berkualitas dan aman.***

>
>

Saat ini belum ada komentar