Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » POLITIK » Peran Roy Suryo dalam Kasus Ijazah Jokowi

Peran Roy Suryo dalam Kasus Ijazah Jokowi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Roy Suryo, seorang tokoh yang terlibat dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi), mengklaim dirinya sebagai perwakilan dari masyarakat Indonesia yang ingin perubahan. Menurutnya, ia tidak hanya mewakili diri sendiri, tetapi juga mewakili seluruh rakyat yang memiliki keinginan untuk melihat perubahan di negeri ini.

“Saya bukan wakili saya sendiri, Dokter Rismon tidak mewakili Dokter Rismon sendiri, Dokter Tifa juga tidak. Kami mewakili seluruh rakyat Indonesia yang menginginkan perubahan atas negeri ini ya,” ujar Roy Suryo saat berbicara di hadapan wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (13/11/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Roy Suryo menyatakan bahwa upayanya membuktikan keaslian ijazah Jokowi bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak berani menyuarakan aspirasinya. Ia berharap, apa yang dilakukannya bisa bermanfaat bagi “silent majority” atau mayoritas diam yang sebenarnya menginginkan perubahan namun tidak bisa berteriak-teriak.

Penetapan Tersangka dalam Kasus Ijazah Palsu

Polda Metro Jaya telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi setelah penyidikan yang panjang. Kapolda Metro Jaya, Arjen Asep Edi Suheri, menjelaskan bahwa para tersangka ini dijerat dengan beberapa pasal terkait informasi dan transaksi elektronik serta hukum pidana.

“Polda Metro Jaya telah menetapkan 8 orang tersangka dalam perkara pencemaran nama baik, fitnah, ujaran kebencian, dan manipulasi data elektronik yang dilaporkan oleh Bapak Ir. H. Joko Widodo,” kata Kapolda Metro Jaya dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (7/11/2025).

Delapan tersangka ini dijerat dengan Pasal 27A dan Pasal 28 UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), serta Pasal 310 dan/atau 311 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Pembagian Klaster Tersangka

Para tersangka dibagi ke dalam dua klaster sesuai dengan perbuatannya. Klaster pertama terdiri dari lima orang dengan inisial ES, KTR, MRF, RE, dan DHL. Mereka dijerat dengan Pasal 160 KUHP dengan tuduhan penghasutan untuk melakukan kekerasan kepada penguasa umum.

Sementara itu, klaster kedua terdiri dari Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan Tifauzia Tyassuma. Mereka dijerat Pasal 32 ayat (1) dan Pasal 35 UU ITE tentang menghapus atau menyembunyikan, serta memanipulasi dokumen elektronik.

Tanggapan dan Persiapan Tersangka

Roy Suryo dan rekan-rekannya dalam klaster kedua telah bersiap menghadapi pemeriksaan polisi. Mereka akan membawa bukti digital untuk mendukung pernyataan mereka. Rismon Sianipar, misalnya, menyatakan bahwa ia akan membawa bukti digital saat diperiksa.

Bahkan, dalam pemeriksaan terbaru, Roy Suryo dan kawan-kawannya membawa emak-emak sebagai pendukung. Hal ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengandalkan argumen hukum, tetapi juga dukungan masyarakat luas.

Tantangan Hukum yang Mengancam

Tersangka dalam kasus ini menghadapi ancaman hukuman yang cukup berat. Selain Pasal 27A dan Pasal 28 UU ITE, mereka juga terkena Pasal 310 dan 311 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 6 tahun membuat situasi ini semakin serius.

Meskipun demikian, Roy Suryo dan kawan-kawannya tetap berkomitmen untuk membela kebenaran dan memberikan suara bagi masyarakat yang tidak berani menyampaikan aspirasinya. Mereka percaya bahwa upaya mereka dapat menjadi awal dari perubahan yang lebih besar di tengah dinamika politik yang kompleks. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prediksi Laga Kunci Bundesliga: Hamburger SV vs Union Berlin

    Prediksi Laga Kunci Bundesliga: Hamburger SV vs Union Berlin

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laga antara Hamburger SV dan Union Berlin menjadi salah satu pertandingan krusial dalam kompetisi Bundesliga 2026. Pertemuan ini tidak hanya menentukan posisi kedua tim di klasemen, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bagi pelatih baru Union Berlin, Steffen Baumgart. Dengan jarak tiga poin yang memisahkan kedua tim, laga ini diprediksi akan berjalan sengit dan penuh […]

  • Pantai Ria Kenjeran Dirancang Jadi Jalur Utama Menuju Pulau Reklamasi Proyek SWL

    Pantai Ria Kenjeran Dirancang Jadi Jalur Utama Menuju Pulau Reklamasi Proyek SWL

    • calendar_month Kamis, 23 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 431
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pantai Ria Kenjeran direncanakan menjadi akses utama menuju pulau reklamasi dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL). Namun, pelaksanaan proyek tersebut masih menunggu keputusan final dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sekretaris Bappedalitbang Surabaya, AA Gde Dwi Djajawardana, mengungkapkan bahwa kawasan Kenjeran diarahkan untuk pengembangan wisata, tetapi tetap harus memperhatikan kelestarian […]

  • Final Show Stand Up Comedy Rais Marasabessy Sudah Dibeli Raditya Dika tapi Terancam Pindah Venue

    Final Show Stand Up Comedy Rais Marasabessy Sudah Dibeli Raditya Dika tapi Terancam Pindah Venue

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 160
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Final show stand up comedy, Rais Marasabessy yang rencananya digelar 6 Desember 2025 mendadak jadi perbincangan hangat. Bukan hanya karena tiketnya laris, tapi juga karena ada kabar bahwa Raditya Dika telah membeli show yang sebelumnya berjudul Berlayar diubah menjadi Annissa Aziza—namun justru di tengah persiapan, acara ini terancam pindah venue. Permasalahan ini muncul […]

  • Emil Dardak dan Partai Demokrat Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sidoarjo

    Emil Dardak dan Partai Demokrat Salurkan 500 Paket Sembako untuk Korban Banjir di Sidoarjo

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Adis
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Diagramkota.com – Partai Demokrat Jawa Timur dan Sidoarjo menyalurkan 500 paket sembako kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Prambon, Sidoarjo, pada Senin (9/12/2024). Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap ratusan warga Desa Bendotretek dan Temu yang terdampak luapan air sungai akibat curah hujan tinggi beberapa hari terakhir. Selain dua desa di Kecamatan Prambon, banjir […]

  • 52,48 Persen Kasus HIV di Surabaya Ternyata Berasal dari Luar Kota, Dinkes Perkuat Layanan Tes

    52,48 Persen Kasus HIV di Surabaya Ternyata Berasal dari Luar Kota, Dinkes Perkuat Layanan Tes

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM- Lebih dari separuh kasus HIV baru yang tercatat di Surabaya sepanjang tahun 2025 berasal dari warga luar kota. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mencatat, hingga Oktober 2025 sebanyak 52,48 persen penderita HIV merupakan pendatang dari luar Surabaya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, mengungkapkan bahwa tingginya angka tersebut tidak lepas dari posisi […]

  • Penundaan Penyegelan Kantor Ormas Madas di Surabaya: Alasan dan Dampak

    Penundaan Penyegelan Kantor Ormas Madas di Surabaya: Alasan dan Dampak

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyegelan kantor organisasi kemasyarakatan (ormas) Madura Asli Daerah Anak Serumpun (Madas) di Jalan Raya Darmo, Surabaya, ditunda karena permintaan dari aparat kepolisian terkait situasi keamanan. Keputusan ini menjadi perhatian masyarakat setelah sebelumnya ada spekulasi bahwa tindakan penyegelan berkaitan dengan dugaan aktivitas ilegal yang dilakukan oleh ormas tersebut. Apa Itu Penyegelan dan Perbedaannya dengan Eksekusi? […]

expand_less