Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Viral Pengusiran Kakek Meninggal Dunia Akibat Diusir, Warga Babatan Surabaya Klarifikasi Penuh

Viral Pengusiran Kakek Meninggal Dunia Akibat Diusir, Warga Babatan Surabaya Klarifikasi Penuh

  • account_circle Shinta ms
  • calendar_month Senin, 29 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMVideo viral di media sosial yang menarasikan seorang kakek meninggal dunia akibat pengusiran dan pembongkaran rumah memicu kegaduhan publik.

Menanggapi hal tersebut, warga Jalan Kepatihan 7, RT 06, RW 02, Kecamatan Bubutan, Surabaya, memberikan klarifikasi lengkap untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Video tersebut menampilkan jenazah seorang kakek bernama Ahwa dengan narasi seolah-olah kematiannya disebabkan oleh tindakan pengusiran atau tekanan dari pihak tertentu. Warga menegaskan bahwa narasi tersebut keliru dan berpotensi menyesatkan opini publik.

Ketua RT 06, Agustinus Setyo Jayadi, menjelaskan bahwa almarhum Ahwa merupakan adik dari Teng Lind Fen, penyewa rumah yang juga telah tutup usia. Rumah milik H. Husain tersebut awalnya disewa oleh orang tua Teng Lind Fen. Kepesertaan sewa kemudian diteruskan oleh Teng Lind Fen sendiri, sebelum akhirnya ditempati oleh adiknya, Teng Lind Djay, bersama Ahwa.

Agustinus menegaskan bahwa Ahwa bukanlah pemilik rumah, melainkan penghuni yang tinggal berdasarkan kelanjutan hubungan sewa keluarga. Berdasarkan informasi warga setempat, masa sewa rumah telah berakhir sejak tahun 2020. Namun hingga tahun 2025, penghuni masih menempati rumah tersebut tanpa membayar sewa selama kurang lebih lima tahun.

Peristiwa bermula pada Jumat, 31 Oktober 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, saat pemilik rumah melakukan pembongkaran sebagian kecil bagian atap bangunan. Langkah tersebut dilakukan karena penyewa selama lima tahun tidak membayar uang sewa. Akhirnya pemilik rumah ingin merenovasi untuk disewakan kepada orang lain.

“Meski rumah tersebut ditempati secara turun-temurun berdasarkan kesepakatan lisan di masa lalu, secara legal masa sewa telah berakhir pada 2020. Selama lima tahun terakhir, rumah tetap ditempati tanpa pembayaran sewa,” jelas Agustinus, Senin (29/12/2025).

Dalam proses pengosongan, sempat terjadi perbedaan pandangan terkait besaran uang kompensasi. Pemilik rumah menawarkan bantuan sebesar Rp15.000.000, jumlah yang juga diberikan kepada penghuni lain, sementara pihak penyewa melalui keponakannya meminta kompensasi sebesar Rp50.000.000. Persoalan tersebut kemudian dimediasi di Polsek Bubutan pada 31 Oktober 2025, dengan pendampingan aparat kelurahan, kecamatan, serta RT dan RW setempat.

Hasil mediasi tersebut dituangkan dalam kesepakatan tertulis, di mana pihak yang menempati rumah bersedia mengosongkan bangunan dalam jangka waktu sepuluh hari. “Dengan demikian tidak terdapat unsur pengusiran paksa, melainkan pengosongan rumah berdasarkan kesepakatan bersama yang ditandatangani di hadapan aparat kepolisian,” imbuhnya.

Terkait narasi meninggalnya kakek Ahwa, Agustinus meluruskan bahwa peristiwa tersebut tidak disebabkan oleh tekanan, intimidasi, maupun tindakan kekerasan dari pihak mana pun. Kakek Ahwa wafat pada 12 November 2025, tepat sepuluh hari setelah kesepakatan perdamaian ditandatangani.

Sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, kakek Ahwa jatuh pingsan saat sedang memindahkan barang-barang pribadinya secara mandiri sebagai bagian dari proses pindahan ke hunian baru. 

“Warga sekitar segera memberikan pertolongan dan menghubungi ambulans untuk membawa kakek Ahwa ke RS Soewandie. Namun pada pukul 07.00 WIB, kakek Ahwa dinyatakan meninggal dunia, akibat kelelahan fisik,” terangnya.

Mengenai kehadiran sejumlah orang di lokasi, Agustinus menegaskan bahwa situasi di lapangan tidak seperti yang digambarkan dalam video viral. Kehadiran mereka berawal dari informasi bahwa pihak keponakan penyewa akan melibatkan pihak luar.

Hal itu kemudian direspons pemilik rumah dengan meminta bantuan beberapa orang untuk membantu proses pengangkutan barang karena batas waktu pengosongan hampir berakhir.

“Tidak ada keributan maupun bentrokan fisik. Pemilik rumah bahkan menawarkan bantuan kendaraan untuk mengangkut barang-barang tanpa dipungut biaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RW 02, Suyono, menegaskan bahwa wafatnya kakek Ahwa disebabkan oleh faktor kelelahan saat memindahkan barang-barang pribadinya, bukan karena intimidasi, kekerasan, maupun pengabaian sebagaimana narasi yang beredar luas di media sosial.

Warga sekitar justru menunjukkan kepedulian dengan memberikan pertolongan pertama dan memastikan almarhum mendapatkan penanganan medis secepat mungkin.

“Warga kami berharap masyarakat tidak lagi menyebarkan video maupun narasi yang tidak sesuai dengan fakta hasil mediasi di Polsek Bubutan, serta lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi demi menjaga ketertiban dan kondusivitas lingkungan,” pungkasnya. (sms)

  • Penulis: Shinta ms

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kampus Juara Unesa Perkuat Jalur Prestasi dengan 96 Prodi Unggul

    Kampus Juara Unesa Perkuat Jalur Prestasi dengan 96 Prodi Unggul

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 360
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus bertransformasi sebagai perguruan tinggi negeri berbadan hukum atau PTN-BH yang adaptif, berprestasi, dan bereputasi global. Dalam perkembangannya, kampus berjuluk ‘Rumah Para Juara’ sudah memiliki 11 fakultas plus PSDKU Kampus 5 Magetan. Direktur Transformasi Pendidikan dan Teknologi Pembelajaran, Fida Rachmadiarti dalam Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SNBP (Seleksi Nasional […]

  • SWI Sidoarjo Teguhkan Peran Sosial Lewat Kerja Bakti Lingkungan

    SWI Sidoarjo Teguhkan Peran Sosial Lewat Kerja Bakti Lingkungan

    • calendar_month Sabtu, 14 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Memasuki usia ke-3 tahun, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Kabupaten Sidoarjo meneguhkan peran sosialnya melalui kegiatan kerja bakti lingkungan. Aksi bersih-bersih sampah digelar di kawasan Perum Citra Surya Mas (CSM), Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Jumat (13/2/2026), Bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-80. Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari […]

  • Viral Satgas Palsu Curi di Warung

    Viral Satgas Palsu Curi di Warung

    • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 231
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah video yang memperlihatkan aksi dugaan pencurian oleh seorang pria berseragam Satgas mendadak viral di media sosial. Dalam video tersebut, pelaku tampak mengenakan seragam bertuliskan Satgas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) saat mencuri di sebuah warung pada Kamis (17/4). Video tersebut langsung memicu spekulasi dan kekhawatiran […]

  • hari angkutan nasional 2025, agung hari

    Suroboyo Bus & Wirawiri di Hari Angkutan Nasional 2025: Antara Harapan dan Tantangan Transportasi Publik Masa Kini

    • calendar_month Kamis, 24 Apr 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 254
    • 0Komentar

    *Oleh: Agung Hari (Penikmat Bus Tayo) DIAGRAMKOTA.COM, Surabaya 24 April 2025 — Memperingati Hari Angkutan Nasional, Suroboyo Bus menjadi simbol penting dalam wacana transformasi transportasi publik perkotaan. Di tengah pertumbuhan kendaraan pribadi dan kemacetan yang semakin meresahkan, layanan ini tetap menunjukkan relevansi sebagai alternatif mobilitas yang ramah lingkungan dan terjangkau bagi warga Surabaya. Berikut penulis […]

  • Polres Bojonegoro Bongkar Jaringan Peredaran Sabu dan Ganja, 13 Tersangka Ditangkap

    Polres Bojonegoro Bongkar Jaringan Peredaran Sabu dan Ganja, 13 Tersangka Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 43
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Bojonegoro tetap menunjukan komitmennya dalam memberantas peredaran Narkoba untuk mewujudkan Bojonegoro zero Narkoba. Sejak Januari hingga 10 Maret 2026 Polres Bojonegoro berhasil mengungkap sebanyak 11 kasus peredaran narkotika. Dari total kasus tersebut, seluruhnya merupakan tindak pidana narkotika dengan rincian 10 kasus narkotika jenis sabu dan satu kasus narkotika jenis ganja. Hasil pengungkapan […]

  • Program Diskon Besar-besaran di Surabaya, Diskon Hingga 80 Persen di 17 Mal

    Program Diskon Besar-besaran di Surabaya, Diskon Hingga 80 Persen di 17 Mal

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIDAGRAMKOTA.COM – Surabaya kembali menjadi pusat perhatian dengan hadirnya program diskon besar-besaran yang menarik minat banyak masyarakat. Program ini diberi nama Surabaya Holiday Super Sale (SHSS) dan telah dimulai pada 1 Desember hingga 31 Desember 2025. Berbagai tempat seperti mal, restoran, hotel, hingga destinasi wisata turut serta dalam program ini. Keterlibatan Seluruh Ekosistem Perekonomian Program SHSS […]

expand_less