PPP Surabaya Dorong Pemkot Perkuat Sertifikasi Halal UMKM Kuliner
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

Muhaimin,Anggota Komisi A DPRD Surabaya.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya, yang dikenal sebagai pusat kuliner terbesar di Jawa Timur, kini tengah menghadapi tantangan baru dalam memenuhi kebutuhan masyarakat muslim akan produk halal. Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Surabaya, Muhaimin, menyoroti pentingnya pemerintah kota untuk lebih aktif dalam memperkuat program sertifikasi halal bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kuliner.
“Surabaya ini surganya kuliner. Karena itu Pemkot Surabaya perlu mendorong UMKM memiliki sertifikasi halal agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Muhaimin, Selasa (12/5/2026). Ia menekankan bahwa label halal bukan hanya sekadar formalitas, tetapi menjadi jaminan kualitas yang diperlukan oleh konsumen.
Pentingnya Sertifikasi Halal dalam Industri Kuliner
Menurut Muhaimin, keberadaan sertifikasi halal menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan industri makanan dan minuman di Kota Pahlawan. Selain memberi kepastian bagi konsumen, sertifikasi halal juga dapat meningkatkan daya saing UMKM lokal. “Mengingat mayoritas warga Surabaya muslim dan banyak warga nahdliyin, maka persoalan halal ini juga harus menjadi perhatian pemerintah,” tambahnya.
Dia menilai bahwa banyak pelaku UMKM masih kesulitan dalam proses pengurusan sertifikasi halal. Banyak dari mereka belum memahami prosedur administrasi maupun manfaat sertifikasi tersebut terhadap bisnis mereka. “UMKM jangan dibiarkan berjalan sendiri. Pemerintah harus membantu proses sertifikasi halal agar usaha kecil bisa berkembang dan lebih dipercaya masyarakat,” katanya.
Peran PPP dalam Mendukung Keberagaman dan Toleransi
Sebagai partai berbasis Islam, PPP juga menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek manfaat dan dampak dalam pengelolaan sektor kuliner di Surabaya. Muhaimin menilai bahwa keberadaan produk halal memiliki kaitan erat dengan kebutuhan masyarakat muslim di kota besar seperti Surabaya.
“Sebagai partai berbasis Islam, kami mengingatkan agar pelaku usaha juga memikirkan mana yang membawa manfaat dan mana yang berpotensi menimbulkan mudharat bagi masyarakat,” ujarnya.
Namun, ia juga menegaskan bahwa Surabaya tetap harus menjaga semangat toleransi dan kemajemukan yang selama ini menjadi ciri khas kota pahlawan. “Kita hidup di kota yang majemuk dan penuh toleransi. Tetapi kebutuhan masyarakat muslim terhadap produk halal juga harus dihormati dan difasilitasi dengan baik,” pungkasnya.
Langkah Konkret yang Harus Dilakukan Pemkot
Untuk mewujudkan tujuan tersebut, Muhaimin menyarankan Pemkot Surabaya agar lebih aktif dalam melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha kecil. Dengan adanya bimbingan yang tepat, UMKM dapat lebih mudah memahami proses sertifikasi dan memanfaatkannya untuk meningkatkan reputasi bisnis mereka.
Selain itu, ia juga mengajak pelaku usaha untuk lebih sadar akan pentingnya sertifikasi halal sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan profesionalisme. “Produk halal tidak hanya tentang agama, tapi juga tentang kepercayaan dan kualitas,” tegasnya.***
- Penulis: Diagram Kota

>
>

Saat ini belum ada komentar