Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » ‘Bento’ Sang Ketua Parpol Jawa Timur: Hadir di Gedung, Absen di Adab

‘Bento’ Sang Ketua Parpol Jawa Timur: Hadir di Gedung, Absen di Adab

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Seni Menghindar di Ruang Sendiri Catatan kecil tentang tuan Bento yang lupa cara menemui tamu yang telah meluangkan waktu

Ada perbedaan mendasar yang sering diabaikan oleh mereka yang terbiasa duduk di kursi kekuasaan: meluangkan waktu dan menunggu ada waktu luang adalah dua hal yang sama sekali berbeda.

Yang pertama adalah bentuk penghormatan. Yang kedua adalah kebiasaan orang sibuk yang lupa bahwa orang lain pun punya kesibukan.

Suatu hari, sebuah undangan datang melalui ‘orangnya’. Waktu ditentukan sang Ketua salah satu partai politik provinsi Jawa Timur. Parpol yang minim kader menurut sang wartawan. Sebut saja namanya ‘Bento’. Tapi cukup sekali, jangan sebut namanya tiga kali Bento, Bento, Bento — asyik.

Tempat pun ia yang memilih. Maka datanglah seorang wartawan — bukan karena kebetulan lewat, bukan karena ada waktu senggang — melainkan karena sengaja meluangkan waktu, mengosongkan jadwal untuk memenuhi undangan yang ia buat sendiri.

Yang terjadi kemudian, cukup untuk dijadikan bahan renungan panjang.

Bento ada. Di sana. Di gedung yang sama. Tapi ia tidak menemui tamunya. Deretan jajarannya yang melangkah mewakili — tersenyum, menjelaskan sesuatu yang tidak perlu dijelaskan, karena ketidakhadiran sang ketua untuk menemui sudah berbicara jauh lebih keras dari kata-kata apapun.

Ketika Karakter Berbicara Lebih Keras dari Janji

Psikolog sosial Robert Cialdini, dalam karyanya Influence, menyebut bahwa konsistensi antara ucapan dan tindakan adalah penanda utama integritas seseorang. Ketika seseorang gagal menepati hal-hal kecil yang ia tentukan sendiri, publik berhak mempertanyakan hal-hal besar yang ia janjikan.

Senada dengan itu, psikolog klinis Dr. Tara Bennett-Goleman pernah menulis bahwa cara seseorang memperlakukan orang yang “tidak menguntungkannya secara langsung” adalah cermin karakter yang paling jujur. Bukan bagaimana ia bersikap di hadapan kamera. Bukan bagaimana ia berpidato di atas panggung. Tapi bagaimana ia bersikap ketika tidak ada yang menghitung.

Di panggung politik nasional, almarhum Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dikenang bukan hanya karena kebijakan-kebijakannya, tapi karena ia dikenal menyempatkan diri untuk orang-orang kecil — bahkan di tengah jadwal kepresidenan yang padat. Bagi Gus Dur, menemui orang adalah bentuk menghormati manusia, bukan sekadar agenda protokoler.

Di level internasional, Nelson Mandela pun terkenal dengan hal serupa. Staf-stafnya bersaksi bahwa Mandela selalu mengingat nama, selalu menyapa duluan, selalu hadir ketika ia berjanji hadir. Bukan karena ia tidak sibuk — tapi karena baginya, kehadiran adalah bentuk paling sederhana dari kepemimpinan.

Pilihan Kecil yang Bercerita Besar

Dalam politik, justru pilihan-pilihan kecil inilah yang sering luput dari sorotan. Padahal di sanalah karakter sesungguhnya berdiam — bukan di atas panggung kampanye, bukan di balik spanduk bergambar wajah setengah tersenyum, tapi di momen-momen biasa ketika tidak ada kamera besar yang menyorot.

Pengamat politik Burhanuddin Muhtadi pernah mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap politisi dibangun dari akumulasi gestur kecil, bukan semata dari program besar. Rakyat, katanya, lebih peka dari yang dikira — mereka membaca sinyal-sinyal kecil itu, meski tidak selalu mengatakannya.

Dan sinyal Bento hari itu cukup jelas terbaca.

Seorang pemimpin yang kelak akan meminta kepercayaan publik Jawa Timur — yang namanya akan tercetak di surat suara, yang bicaranya akan dikutip sebagai arah kebijakan — ternyata tidak cukup berkenan menemui satu tamu yang waktunya ia tentukan sendiri, tempatnya ia pilih sendiri.

Sang wartawan pulang dengan senyuman — cukup tahu. Tanpa wawancara, tanpa bertemu. Tapi tidak sepenuhnya tanpa hasil — ia pulang membawa sesuatu yang lebih berharga dari sekadar kutipan: sebuah catatan karakter, yang ditulis bukan oleh penanya, melainkan oleh Bento sang ketua itu sendiri, dengan cara paling jujur yang mungkin — ketidakhadirannya untuk menemui.

Konon, cara terkecil untuk mengenal seseorang adalah melihat bagaimana ia memperlakukan orang yang tidak bisa berbuat apa-apa untuknya. Hari itu, Bento sudah menjawab pertanyaan itu — tanpa diminta, tanpa sadar, dan sayangnya, tanpa bisa ditarik kembali.

Di bilik suara, rakyat tidak hanya memilih program. Mereka memilih manusia. Dan manusia yang tidak mampu menghormati satu tamu yang ia undang sendiri — di waktu yang ia tentukan, di tempat yang ia pilih — sedang memberitahu kita, jauh sebelum kampanye dimulai, tentang seperti apa ia akan memperlakukan jutaan orang yang kelak menitipkan suaranya.

Jadi teringat Ungkapan “ikan busuk dari kepalanya” sering dikutip oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidato-pidatonya (seperti pada pelantikan 2024).

*Oleh: Agung

— Catatan lapangan, suatu siang di Surabaya

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggaran APBD Bojonegoro 2025 Optimis Capai Target 80%

    Anggaran APBD Bojonegoro 2025 Optimis Capai Target 80%

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya memastikan realisasi belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan data terkini, anggaran yang dialokasikan untuk belanja daerah pada tahun ini mencapai Rp7,8 triliun, dengan target realisasi sebesar 80% atau setara dengan Rp6,2 triliun di akhir tahun. Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menjelaskan […]

  • 884 Atlet Siap Berlaga, Jawa Timur Targetkan Juara Umum di PON XXI 2024

    884 Atlet Siap Berlaga, Jawa Timur Targetkan Juara Umum di PON XXI 2024

    • calendar_month Sabtu, 31 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 323
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penjabat (Pj.) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, optimis bahwa kontingen Jawa Timur (Jatim) dapat meraih gelar Juara Umum di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang akan digelar di Aceh-Sumut pada 9-20 September mendatang. Optimisme tersebut disampaikan oleh Adhy Karyono saat melepas keberangkatan Kontingen Jawa Timur di Halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat […]

  • Lonjakan Bitcoin Sentimen Pasar Kripto Menguat Akibat Data Inflasi AS yang Stabil

    Lonjakan Bitcoin Sentimen Pasar Kripto Menguat Akibat Data Inflasi AS yang Stabil

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 98
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Harga koin digital utama, Bitcoin (BTC), mengalami penguatan signifikan dalam sepekan terakhir. Pada perdagangan terbaru, harga BTC sempat mencapai level US$ 96.232 atau setara dengan Rp 1,62 miliar berdasarkan asumsi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan ini didorong oleh sentimen positif dari data inflasi AS yang menunjukkan penurunan tekanan inflasi. Pengumuman […]

  • Polsek Krian Apresiasi Program Ketahanan Pangan Pertanian Jagung

    Polsek Krian Apresiasi Program Ketahanan Pangan Pertanian Jagung

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bhabinkamtibmas Desa Gamping, Polsek Krian, Aipda Abdoel Gopoer bersama anggota Polsek Krian Polresta Sidoarjo, memberikan apresiasi terhadap optimalnya pelaksanaan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di tingkat desa, khususnya dalam mewujudkan ketahanan pangan. Apresiasi tersebut disampaikan saat meninjau langsung lahan pertanian jagung milik Jiono, warga Dusun Gamping Wetan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada […]

  • Dandim 0806/Trenggalek Pantau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Lima Desa

    Dandim 0806/Trenggalek Pantau Progres Koperasi Desa Merah Putih di Lima Desa

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dukungan terhadap percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) terus diperkuat oleh jajaran TNI di wilayah Kabupaten Trenggalek. Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., meninjau langsung progres pembangunan KDMP di sejumlah desa di Kecamatan Karangan, Jumat (27/2/2026), sebagai bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program strategis pemerintah untuk memperkuat […]

  • Menteri Keuangan Purbaya redenominasi rupiah Purbaya Perpanjang Insentif Pajak

    Purbaya Sidak Bea Cukai Tanjung Perak, Kaget Barang Rp117 Ribu Dijual Rp50 Juta

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 205
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Perak. Tujuan utamanya adalah untuk memastikan proses pengawasan barang impor berjalan sesuai standar. Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan beberapa temuan yang mengejutkan. Barang Impor dengan Harga yang Tidak Sesuai Selama sidak, Purbaya mengecek […]

expand_less