Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Minimnya SMA Negeri di Surabaya, Erick Komala Desak Solusi PPDB Berkeadilan

Minimnya SMA Negeri di Surabaya, Erick Komala Desak Solusi PPDB Berkeadilan

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Meski hujan mengguyur Kalijudan, Mulyorejo, pada Senin (24/2/2025), warga RT05 RW03 tetap antusias menghadiri reses yang digelar oleh Erick Komala, anggota Komisi A DPRD Jawa Timur dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Acara yang dipandu oleh pelawak Surabaya, Insyap dari Trio Borolo, ini membahas berbagai keluhan warga, mulai dari sulitnya bantuan bagi lansia miskin hingga sistem zonasi PPDB yang dinilai tidak adil.

Ketua RT05 RW03, Hasasih, mengapresiasi kehadiran Erick Komala. “Biasanya, setelah jadi, anggota DPRD tidak akan kembali ke konstituennya. Kami sangat menghargai Pak Erick yang mau mendengar langsung keluhan warga,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi warga, Erick menegaskan bahwa menjadi anggota DPRD berarti harus kembali ke masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban. “Saya bertugas di Komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan. Mitra kami adalah OPD seperti Kominfo dan Satpol PP. Meski begitu, semua aspirasi yang bapak ibu sampaikan akan saya perjuangkan,” katanya.

Salah satu isu yang disoroti adalah minimnya SMA Negeri di Surabaya. Erick menjelaskan bahwa beberapa kecamatan, termasuk Mulyorejo, tidak memiliki SMA Negeri, sementara di kecamatan lain seperti Genteng, jumlahnya cukup banyak.

“Kami akan perjuangkan agar minimal satu kecamatan memiliki satu SMA Negeri atau mengubah sistem PPDB agar lebih berkeadilan, misalnya dengan mempertimbangkan nilai akademik,” jelasnya.

Selain itu, warga juga mengeluhkan ketidaktepatan pendataan bantuan sosial, maraknya judi online, serta perlunya bantuan mesin jahit dan pemasangan CCTV untuk meningkatkan keamanan lingkungan.

Erick berjanji mengawal pembaruan data bantuan sosial agar lebih tepat sasaran serta mendorong perbaikan sistem beasiswa. Ia juga siap memfasilitasi bantuan mesin jahit dengan syarat tidak diperjualbelikan dan menyarankan usulan CCTV diajukan melalui Musrenbang.

Terkait layanan kesehatan, Erick menjelaskan bahwa warga kurang mampu bisa mendapatkan BPJS Kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran (PBI). Selain itu, warga Surabaya bisa berobat gratis hanya dengan menunjukkan KTP, berkat program Universal Health Coverage (UHC) yang telah berjalan di kota ini.

Reses ditutup dengan komitmen Erick untuk terus memperjuangkan aspirasi warga dan menindaklanjuti setiap keluhan dengan langkah konkret di tingkat provinsi. (dk/dms)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Keuangan Purbaya Ubah RAPBN 2026, Ini Perubahan Pentingnya

    Menteri Keuangan Purbaya Ubah RAPBN 2026, Ini Perubahan Pentingnya

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 318
    • 0Komentar

    Perubahan Postur RAPBN 2026 yang Menyebabkan Melebarnya Defisit Anggaran DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah melakukan perubahan signifikan terhadap postur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2026. Perubahan ini dilakukan setelah sebelumnya disusun pada masa Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Dalam rapat yang diadakan oleh Banggar DPR bersama pemerintah dan Gubernur Bank Indonesia (BI), usulan revisi RAPBN […]

  • KPK ,Kejagung ,,OTT di Banten

    Penyidik KPK Periksa Mantan Pejabat Terkait Kasus Korupsi Proyek Rel Kereta Api

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – KPK kembali memanggil saksi dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Pemeriksaan dilakukan terhadap R Reza Maullana Maghribi, mantan pejabat pembuat komitmen (PPK) di Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Timur pada periode 2021-2022. Pemanggilan ini dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi […]

  • Menhub Apresiasi Langkah Strategis Kakorlantas, Arus Mudik Hingga H-4 Lebaran Terkendali

    Menhub Apresiasi Langkah Strategis Kakorlantas, Arus Mudik Hingga H-4 Lebaran Terkendali

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi Korlantas Polri yang telah melakukan langkah strategis pengelolaan arus mudik Lebaran 2025. Terlihat hingga H-4 lebaran, arus lalu lintas masih lancar di Tol Jakarta-Cikampek. “Alhamdulillah kita malam ini ada di kilometer 29. Tadi kita melihat di dalam, secara umum, arus mudik yang melewati jalan tol ini cukup lancar. […]

  • Pelabuhan Tanjung Api-api: Penghubung Utama Sumatra Selatan dan Pulau Bangka

    Pelabuhan Tanjung Api-api: Penghubung Utama Sumatra Selatan dan Pulau Bangka

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MDINETWORK – Pelabuhan Tanjung Api-api (TAA) di Banyuasin, Sumatra Selatan, menjadi salah satu titik penting dalam transportasi laut yang menghubungkan wilayah Pulau Sumatra dengan Pulau Bangka. Letak strategisnya di Pantai Timur Sumatra, tepat berhadapan dengan Selat Bangka, menjadikannya sebagai akses utama bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menyeberang. Jadwal Keberangkatan Kapal Feri yang Teratur Pada 26 […]

  • Perbedaan Gaji Andik di DC United dan Persebaya Hanya Rp 50 Juta

    Perbedaan Gaji Andik di DC United dan Persebaya Hanya Rp 50 Juta

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 117
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Siapa yang tidak kenal mantan wonderkid Indonesia, Andik Vermansyah. Pemain yang pernah ditackling oleh David Beckham itu punya banyak cerita menarik di dunia sepak bola. Sebelum melanglang buana ke luar negeri, Andik Vermansyah dikenal sebagai bintang di Persebaya Surabaya. Para bonek sangat senang dengan permainan dari Andik Vermansyah. Akan tetapi, dari kisah sukses […]

  • Kehidupan yang Berjuang dan Berkembang: Kisah Jamal Bhuyan, Legenda Sepak Bola Bangladesh

    Kehidupan yang Berjuang dan Berkembang: Kisah Jamal Bhuyan, Legenda Sepak Bola Bangladesh

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Perjalanan Hidup yang Penuh Tantangan DIAGRAMKOTA.COM – Jamal Bhuyan, seorang pemain sepak bola Bangladesh yang kini berusia 36 tahun, memiliki kisah hidup yang penuh dengan kegagalan dan keberhasilan. Lahir pada tahun 1990 di Denmark, ia mengalami cedera parah saat berusia 16 tahun akibat penembakan yang terjadi di luar sekolahnya. Dalam peristiwa tersebut, ia ditembak empat kali, […]

expand_less