Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMILU » Bu Risma Temui Relawan di Lamongan, Bahas Solusi untuk Jawa Timur yang Lebih Baik

Bu Risma Temui Relawan di Lamongan, Bahas Solusi untuk Jawa Timur yang Lebih Baik

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Diagramkota.com LAMONGANCalon Gubernur Jawa Timur Tri Rismaharini menggelar pertemuan dan silaturahim dengan para relawan pemenangan di Kabupaten Lamongan, Rabu (11/9/2024) sore.

Kunjungan Bu Risma ke Lamongan kali ini disambut antusias oleh para simpul relawan yang ingin mendengar langsung cerita dan pengalaman dari mantan Wali Kota Surabaya tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Bu Risma berbagi kisah tentang beberapa kebijakan penting yang telah ia jalankan selama masa kepemimpinannya di Surabaya dan sebagai Menteri Sosial RI.

Beberapa topik yang disampaikan Bu Risma antara lain penutupan lokalisasi prostitusi Dolly di Surabaya, sebuah kebijakan kontroversial yang mendapatkan banyak sorotan publik namun berhasil dilakukan dengan pendekatan persuasif dan humanis. Ia juga menceritakan upaya pembinaan bagi penyandang disabilitas di Surabaya melalui Kementerian Sosial, yang kini banyak di antaranya sukses menjadi wirausahawan.

Tidak hanya itu, Bu Risma juga menyoroti pentingnya pendidikan bagi generasi muda dengan program pendidikan 12 tahun gratis bagi sekolah swasta dan negeri di Surabaya. Selain itu, ia menekankan pentingnya memperlakukan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dengan penuh kemanusiaan, memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan dan dukungan yang layak.

“Kita tidak bisa membiarkan satu pun warga Jawa Timur yang kesulitan, termasuk ODGJ. Mereka juga harus tetap dimanusiakan, diberikan kesempatan, dan dukungan penuh dari pemerintah. Ini menjadi tugas kita semua,” ungkap Bu Risma di hadapan para relawan yang hadir.

Kunjungan yang berlangsung di Jl. Airlangga, Ngelom Menongo, Kecamatan Sukodadi, Lamongan, tepatnya di Posko Pemenangan milik H. Romli dihadiri oleh berbagai simpul relawan pemenangan dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Lamongan, kota berjuluk Laskar Joko Tingkir.

Mereka yang hadir di antaranya adalah pedagang pasar dari Sedayulawas, wali murid sekolah swasta dari Paciran, pengurus koperasi Bahari Banjarwati, petani dari Solokuro, guru, mahasiswa, istri nelayan, pemuda dari Kecamatan Pucuk, pelajar, ustad, ustadzah, serta anggota DPRD Lamongan Hj. Ning Darwati dari PDIP, yang tergabung dalam Gerakan Pencerahan (GENCAR) Resik Resik Jawa Timur.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Ketua Relawan Kabupaten Lamongan, Nu’man Suhadi, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bu Risma. Menurutnya, pertemuan ini menjadi momen penting bagi para relawan untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat Lamongan langsung kepada calon pemimpin mereka.

“Terima kasih kepada Bu Risma yang telah berkenan bersilaturahim dengan relawan pemenangan. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan langsung permasalahan yang dihadapi masyarakat di Kabupaten Lamongan sekaligus mendengarkan solusinya,” ujar Nu’man Suhadi.

Nu’man juga menegaskan bahwa Pilgub Jatim ini bukan hanya soal seberapa banyak partai politik yang mendukung, melainkan juga seberapa banyak ide dan solusi yang bisa dihadirkan untuk menjadi harapan masyarakat Jawa Timur.

“Yang dibutuhkan adalah pemimpin yang mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Dan kami yakin Bu Risma adalah sosok yang mampu menghadirkan solusi tersebut,” imbuhya.

Lebih lanjut, Bu Risma juga menekankan pentingnya pendekatan yang berfokus pada penyelesaian masalah masyarakat.

“Jawa Timur ini kaya akan potensi, tapi juga punya tantangan besar. Jika saya diberi amanah, saya berjanji untuk memastikan setiap masalah yang disampaikan masyarakat akan dicarikan solusinya,” tegas Bu Risma.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mobil Matik Sulit Naik Turunan? Waspadai Masalah Ini

    Mobil Matik Sulit Naik Turunan? Waspadai Masalah Ini

    • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Masalah Mobil Matik yang Tidak Kuat Menanjak DIAGRAMKOTA.COM – Banyak pemilik mobil dengan transmisi matik mengeluhkan kendaraannya terasa berat atau bahkan tidak kuat saat melewati tanjakan. Kondisi ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan, terutama jika terjadi di jalan menanjak yang padat. Hal ini sering membuat pengemudi merasa panik dan khawatir. Kamal, seorang pemilik bengkel Kafka di Bogor, menjelaskan […]

  • Personel Gabungan Polri-TNI Amankan 61 Ribu Lokasi Ibadah dan Rekreasi Saat Natal-Tahun Baru

    Personel Gabungan Polri-TNI Amankan 61 Ribu Lokasi Ibadah dan Rekreasi Saat Natal-Tahun Baru

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 264
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memastikan personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan 61 ribu lebih objek, seperti gereja dan tempat rekreasi, di momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Hal tersebut disampaikan Jenderal Sigit usai Rakor Bidang Operasional 2024 dalam rangka Kesiapan Pengamanan Natal 2024 & Tahun Baru 2025 di Auditorium STIK/PTIK sebagai […]

  • Proyek Monumen Reog Ponorogo

    Penyidik KPK Geledah Rumah Mantan Pejabat Disbudparpora Ponorogo

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 77
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di wilayah Kabupaten Ponorogo. Kali ini, fokusnya pada mantan pejabat Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Yesi Daniel Tri Baskoro. Penggeledahan dilakukan di rumahnya yang berada di Perumahan Kertosari Estate, Kecamatan Babadan. Rekam Jejak Yesi Daniel Tri Baskoro Yesi Daniel Tri Baskoro bukanlah sosok […]

  • IKN

    Kondisi Terkini IKN, Disebut Kota Hantu, Politisi PDIP: Bukan Janji Prabowo

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 199
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Kondisi terkini ibu kota negara mendapat perhatian. – Saat ini, perkembangan IKN menjadi perbincangan. – Pembaruan terkini mengenai IKN menarik perhatian publik. – Kondisi terkini dari IKN kini menjadi sorotan utama. Bahkan, kini dijuluki sebagai kota yang kosong. Dilansir dari Tribunnews, politisi PDI Perjuangan Ferdinand Hutahaean merespons mengenai Ibu Kota Nusantara (IKN) yang disebut […]

  • Pengunjung Kebun Raya Mangrove Surabaya Naik, DPRD Soroti Kontribusi PAD yang Dinilai Belum Optimal

    Pengunjung Kebun Raya Mangrove Surabaya Naik, DPRD Soroti Kontribusi PAD yang Dinilai Belum Optimal

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jumlah pengunjung Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya mengalami peningkatan signifikan sepanjang 2025. Data Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DPKP) Kota Surabaya mencatat, total kunjungan ke KRM Gunung Anyar dan Wonorejo mencapai 86.021 orang sejak Januari hingga 21 Desember 2025. Meski demikian, tingginya angka kunjungan tersebut kembali memunculkan sorotan soal […]

  • Guru Besar UGM, Penyakit Kusta

    Guru Besar UGM: Penyakit Kusta di Indonesia, Masih Menjadi Ancaman Serius

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyakit kusta, yang sering dianggap sebagai penyakit kuno, masih menjadi isu kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius. Di Indonesia, penyakit ini menempati posisi ketiga dunia dalam jumlah kasus penderita setelah India dan Brasil. Meski demikian, banyak masyarakat masih mengabaikan gejala kusta karena stigma sosial yang menyertainya. Perlu Edukasi dan Deteksi Dini Menurut Prof. Hardyanto […]

expand_less