Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI » Purbaya Izinkan Tarif PPh Final 0,5% dengan Syarat!

Purbaya Izinkan Tarif PPh Final 0,5% dengan Syarat!

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
  • comment 0 komentar

DIAGRAMKOTA.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sedang mempertimbangkan penerapan pajak penghasilan (PPh) final untuk sektor UMKM dengan tarif 0,5% tanpa batas waktu atau bersifat tetap.

Meskipun demikian, Purbaya menetapkan persyaratan agar UMKM tidak lagi memanipulasi omzetnya untuk mendapatkan tarif pajak yang lebih murah.

“Nanti kita lihat kondisinya bagaimana. Jika memang benar-benar UMKM mereka tidak melakukan penipuan, seharusnya tidak masalah untuk diperpanjang,” ujar Purbaya dalam Media Briefing, Jumat (14/11/2025).

Meskipun demikian, Purbaya akan memperhatikan kondisi perekonomian selama dua tahun mendatang, sambil mengamati pelaksanaannya di lapangan saat ini.

“Kita lihat bagaimana keadaannya dua tahun mendatang (ekonominya). Biar saya terlebih dahulu melihat bagaimana penerapannya di lapangan,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Rizal Taufikurahman menganggap, kebijakan ini menunjukkan arah reformasi fiskal yang lebih inklusif dan mendukung pertumbuhan.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2018 dan PP Nomor 55 Tahun 2022 yang mengatur pajak penghasilan final untuk UMKM, sebelumnya tarif pajak penghasilan final UMKM memiliki masa berlaku tertentu.

Sekarang, pemerintah berupaya memberikan kepastian dan kemudahan jangka panjang kepada pelaku usaha kecil yang masih berusaha mempertahankan arus kas serta kompetitifnya.

“Metode berbasis pendapatan ini memang mudah dan hemat dalam pengelolaan administrasi, sehingga mampu memperluas jumlah wajib pajak, mendorong pengakuan resmi usaha, serta meningkatkan kemampuan beli dan perputaran ekonomi di sektor bawah yang menjadi tulang punggung konsumsi dalam negeri,” ujar Rizal.

Namun, Rizal menganggap kebijakan ini memiliki dampak struktural yang perlu diperhatikan. Menurutnya, skema pajak berbasis pendapatan cenderung bersifat regresif dan bisa menyebabkan efeklock-in,di mana pengusaha memutuskan untuk tetap kecil secara administratif agar terus mendapatkan tarif yang murah.

Peristiwa ini, menurut Rizal, berpotensi menyebabkan pengelompokan usaha yang terpecah dan mengurangi semangat untuk naik kelas. Dari segi keuangan, ia melihat potensi penerimaan pajak jangka panjang dapat menurun jika tidak diikuti dengan evaluasi berkala serta sistem pengawasan anti-pengelompokan yang ketat.

Oleh karena itu, Rizal mengatakan skema permanen ini seharusnya dilengkapi dengan evaluasi berkala setiap tiga tahun untuk mengevaluasi efektivitasnya terhadap ketaatan, penerimaan, serta mobilitas vertikal UMKM dalam sistem ekonomi formal. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antara Tugas Negara dan Views YouTube: Siapa Sebenarnya yang Mereka Layani?

    Antara Tugas Negara dan Views YouTube: Siapa Sebenarnya yang Mereka Layani?

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam era digital saat ini, jabatan publik tak lagi hanya bersandar pada kekuasaan birokrasi—melainkan juga pada kemampuan menghasilkan “value” di ruang publik, termasuk lewat platform konten digital. Kasus dua figur publik Indonesia yakni Dedi Mulyadi (Gubernur Jawa Barat) dan Armuji (Wakil Wali Kota Surabaya) menjadi ilustrasi menarik bagaimana gaji dan tunjangan resmi pejabat […]

  • Reses di Tanah Merah, Bang Udin Mendalami Kebutuhan Mendesak Masyarakat

    Reses di Tanah Merah, Bang Udin Mendalami Kebutuhan Mendesak Masyarakat

    • calendar_month Sel, 29 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Diagramkota.com SURABAYA – M.Saifuddin, anggota DPRD komisi A kota Surabaya, melaksanakan reses pertamanya di wilayah tanah merah RW 04 kecamatan Kenjeran Surabaya pada 28 Oktober 2024. Kegiatan ini berlangsung hingga 4 November 2024 dan menjadi titik awal untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Dalam reses, Saifuddin menerima berbagai usulan dari warga terkait pembangunan fisik, pengembangan UMKM, dan […]

  • Viral! Sepasang Suami Istri di Surabaya Resmi Ditahan Usai Terlibat Kasus Perusakan Mobil

    Viral! Sepasang Suami Istri di Surabaya Resmi Ditahan Usai Terlibat Kasus Perusakan Mobil

    • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 129
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sepasang suami istri yang sempat menjadi sorotan publik karena aksi mereka viral di media sosial, kini harus menghadapi proses hukum. Keduanya resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polrestabes Surabaya dalam kasus perusakan mobil milik seorang warga yang diketahui bernama Nimus. Pasangan yang diketahui bernama Jan Hwa Diana dan Hendi Soenaryo ini kini mendekam di […]

  • Pengairan Tanaman Sayuran di Lahan Warga Jadi Perhatian Bhabinkamtibmas Desa Jiken

    Pengairan Tanaman Sayuran di Lahan Warga Jadi Perhatian Bhabinkamtibmas Desa Jiken

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya mendukung ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jatim terus digencarkan di wilayah Desa Jiken, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Salah satu bentuk dukungan tersebut tampak dari perhatian khusus yang diberikan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jiken, Aiptu M. Subandik, terhadap kegiatan pertanian milik warga. Sabtu (26/4/2025), Aiptu M. Subandik terlihat meninjau langsung kegiatan pengairan tanaman sayuran […]

  • PIPAS Rutan Surabaya Donasikan Alat Kebersihan untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

    PIPAS Rutan Surabaya Donasikan Alat Kebersihan untuk Lingkungan yang Lebih Sehat

    • calendar_month Sen, 10 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 169
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dalam upaya meningkatkan kebersihan serta menciptakan lingkungan yang sehat di rumah tahanan, Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Rutan Kelas I Surabaya menyerahkan donasi alat kebersihan pada Jumat (07/02/2025). Bantuan ini mencakup berbagai perlengkapan seperti sapu, pel, kain lap, cairan pembersih, serta alat kebersihan lainnya. Ketua PIPAS Rutan Surabaya, Ny. Senja Tomi Elyus, secara langsung […]

  • KPK

    Kasus Korupsi Monumen Reog Meluas, KPK Lakukan Penggeledahan Rumah Ketua KONI Ponorogo

    • calendar_month Ming, 30 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terhadap sejumlah rumah yang diduga terkait dengan kasus korupsi proyek pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) di Ponorogo. Operasi ini dilakukan setelah kasus tersebut menjerat Bupati nonaktif Ponorogo Sugiri Sancoko. Penggeledahan Dilakukan di Dua Lokasi Berbeda Penggeledahan pertama dilakukan di rumah mantan pejabat Pemkab Ponorogo, Yesi […]

expand_less