Kehadiran Ketua MPR RI dalam Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month Sabtu, 18 Apr 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Muzani, hadir secara langsung dalam acara pembukaan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 di Kota Surabaya. Acara ini menjadi bagian dari upaya MPR untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda melalui berbagai bentuk kegiatan yang relevan dan mendidik.
Muzani menjelaskan bahwa lomba cerdas cermat bukan hanya sekadar ajang kompetisi akademik, tetapi juga menjadi sarana penting dalam memperkuat pemahaman ideologi negara di kalangan pelajar. Ia menekankan bahwa MPR memiliki tanggung jawab konstitusional dalam menjaga dan merawat empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendapatkan perwakilan terbaik dari Jawa Timur yang nantinya akan berlaga di tingkat nasional. Ini adalah bagian dari upaya MPR dalam melakukan sosialisasi ideologi negara,” ujar Muzani saat membuka acara tersebut.
Pelaksanaan Lomba Secara Nasional
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar tidak hanya dilaksanakan di Surabaya, tetapi juga secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Pada hari yang sama, acara serupa juga berlangsung di Provinsi Lampung dan Banten. Muzani menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian seleksi nasional untuk mencari pelajar terbaik yang akan mewakili Jawa Timur pada ajang tingkat nasional di Jakarta, Agustus mendatang.
Ia menambahkan bahwa MPR RI terus berupaya untuk mendekatkan nilai-nilai empat pilar kebangsaan kepada masyarakat melalui berbagai metode, termasuk sosialisasi langsung oleh anggota MPR dan kegiatan yang menyasar pelajar serta mahasiswa.
Peran Pemerintah Daerah dalam Mendukung Kegiatan
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, memberikan apresiasi atas konsistensi MPR RI dalam menyelenggarakan kegiatan lomba cerdas cermat setiap tahun. Menurutnya, acara ini memiliki dampak positif dalam membangun karakter pelajar, khususnya dalam menumbuhkan semangat kebangsaan.
“Kegiatan ini sangat baik karena mampu memotivasi anak-anak untuk terus belajar sekaligus mencintai bangsa dan negaranya. Mereka belajar tentang empat pilar kebangsaan dan memahami pentingnya menjaga keutuhan NKRI,” jelas Aries.
Ia menambahkan bahwa peserta yang tampil di tingkat provinsi merupakan perwakilan terbaik dari kabupaten/kota se-Jawa Timur, yang sebelumnya telah melalui proses seleksi ketat di daerah masing-masing. “Ini adalah sekolah-sekolah terbaik yang telah menunjukkan prestasi di tingkat kabupaten/kota. Mereka menjadi representasi kualitas pendidikan di Jawa Timur,” tambahnya.
Harapan untuk Pengembangan Kegiatan
Aries berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut secara konsisten dan bahkan diperluas cakupannya. Ia mengusulkan agar lomba cerdas cermat tidak hanya terbatas pada materi empat pilar, tetapi juga mencakup pengetahuan umum, sains, dan bidang lainnya.
“Kita ingin ke depan ada lebih banyak variasi lomba cerdas cermat, termasuk yang bersifat umum seperti yang dulu pernah populer di televisi. Ini penting untuk menumbuhkan budaya belajar yang kompetitif dan menyenangkan,” ungkap Aries.
Menurutnya, program seperti ini sangat strategis dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. “Harapannya, kegiatan ini terus berkesinambungan dan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi,” pungkasnya.
Partisipasi Anggota DPR dan Pejabat Daerah
Dalam acara ini turut hadir Anggota DPR RI Anwar Sadad, Wakil Ketua DPRD Jatim Hidayat, Kepala Biro Hukum Setdaprov Jatim Adi Sarono, serta sejumlah pimpinan DPRD Kabupaten/Kota Jawa Timur. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan lomba cerdas cermat sebagai bagian dari upaya memperkuat pemahaman ideologi negara di kalangan pelajar.***

>

Saat ini belum ada komentar