Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Skandal Joki UTBK di Surabaya Terungkap, KTP Asli Dijual Rp50 Ribu Per Keping

Skandal Joki UTBK di Surabaya Terungkap, KTP Asli Dijual Rp50 Ribu Per Keping

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Praktik joki Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Surabaya kini semakin kompleks dan mengkhawatirkan. Kasus ini menunjukkan bagaimana sistem pemeriksaan identitas peserta ujian bisa dikalahkan melalui penggunaan dokumen kependudukan asli yang disalahgunakan oleh oknum tertentu.

Sistem Pemeriksaan Identitas Bocor

Dalam penyelidikan yang dilakukan oleh Polrestabes Surabaya, ditemukan bahwa sindikat joki UTBK menggunakan blanko E-KTP asli untuk memalsukan identitas peserta. Dokumen-dokumen ini berasal dari oknum pegawai kecamatan yang menjualnya secara ilegal kepada para pelaku joki. Harga per kepingnya mencapai Rp50 ribu, yang membuat praktik ini sangat menguntungkan bagi pelaku.

“Di kecamatan, orang mau bikin KTP selalu dibilang blangko habis, blangko habis. Ternyata kamu jualin,” ujar Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, dalam sebuah video yang diunggah melalui akun resmi luthfie.daily pada Rabu (6/5/2026). Hal ini menunjukkan betapa mudahnya dokumen resmi negara bisa disalahgunakan jika tidak dijaga dengan baik.

Pelaku Joki Ahli Matematika

Salah satu pelaku joki UTBK diketahui memiliki latar belakang kuat dalam bidang matematika. Ia bahkan pernah menjadi peringkat dua dalam kompetisi paralel sebelumnya. Selama enam tahun terakhir, ia berhasil meloloskan banyak peserta ke universitas ternama, terutama Fakultas Kedokteran. Praktik ini tidak hanya merugikan sistem pendidikan, tetapi juga membahayakan proses seleksi yang seharusnya adil dan transparan.

Penyelidikan dan Penyitaan Barang Bukti

Polrestabes Surabaya telah menyita 25 keping blanko E-KTP sebagai barang bukti dalam kasus ini. Dokumen-dokumen tersebut digunakan untuk memanipulasi data peserta UTBK agar bisa melewati sistem verifikasi. Dalam video yang dirilis, Kombes Pol Luthfie menanyakan sumber dari blanko-blanko tersebut kepada para tersangka.

“Dapat dari saya ndan, satu keping blangko KTP asli dijual dengan harga Rp50.000. Sudah saya jual 25 keping,” ungkap salah satu tersangka. Dari jawaban ini, polisi kemudian menemukan dua pelaku yang bekerja di sebuah kantor kecamatan, meskipun nama kecamatan tersebut tidak disebutkan.

Aliran Blanko yang Melibatkan Banyak Pihak

Aliran blanko E-KTP ini tidak hanya melibatkan oknum pegawai kecamatan, tetapi juga berbagai pihak lain seperti staf administrasi dan sindikat joki. Mereka saling terlibat dalam proses pembuatan identitas palsu untuk peserta ujian. Proses ini sangat terstruktur dan terencana, sehingga sulit untuk diungkap tanpa investigasi intensif.

Konsekuensi dan Tindakan yang Diambil

Kasus ini menunjukkan kerentanan sistem pemeriksaan identitas yang seharusnya menjadi standar dalam proses ujian nasional. Dengan adanya praktik joki yang semakin canggih, pihak berwenang harus lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap dokumen-dokumen penting seperti KTP.

Selain itu, tindakan hukum terhadap pelaku joki dan oknum yang terlibat juga perlu diperketat. Tidak hanya untuk memberi efek jera, tetapi juga untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

Tantangan dalam Pengawasan Dokumen Negara

Kasus ini juga menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah dalam mengawasi dokumen-dokumen kependudukan. Blanko KTP yang seharusnya digunakan untuk kepentingan warga justru menjadi alat untuk kejahatan. Ini menunjukkan perlunya peningkatan pengawasan dan pengelolaan dokumen-dokumen resmi negara agar tidak disalahgunakan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Benarkah NTT Terpecah Jadi 3 Provinsi Baru? Ini Fakta Sebenarnya

    Benarkah NTT Terpecah Jadi 3 Provinsi Baru? Ini Fakta Sebenarnya

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 434
    • 0Komentar

    Isu Pemekaran Wilayah di NTT Kembali Muncul DIAGRAMKOTA.COM – Isu pemekaran wilayah kembali menjadi topik yang menarik perhatian masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Selama beberapa dekade, Kupang telah menjadi pusat pemerintahan, ekonomi, dan pendidikan bagi seluruh provinsi. Namun, kini muncul wacana bahwa NTT bisa terbagi menjadi tiga provinsi baru yang masing-masing memiliki karakteristik dan potensi […]

  • Video Nasib Pengemudi Pajero dengan Plat Polisi Palsu yang Bunyikan “Tot Tot Wuk Wuk” Saat Macet, Diamankan

    Video Nasib Pengemudi Pajero dengan Plat Polisi Palsu yang Bunyikan “Tot Tot Wuk Wuk” Saat Macet, Diamankan

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 251
    • 0Komentar

    Pengemudi Mobil Pajero dengan Pelat Polri Diamankan DIAGRAMKOTA.COM – Sebuah kejadian yang menarik perhatian masyarakat terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang pengemudi mobil Pajero menggunakan rotator dengan bunyi khas “Tot Tot Wuk Wuk”. Kehadiran mobil tersebut di tengah kemacetan memicu perhatian banyak orang. Akhirnya, pihak kepolisian mengambil tindakan terkait kasus ini. Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) […]

  • Polres Lumajang Dampingi Anak-anak Pengungsi Semeru: Beri Hiburan dan Pulihkan Trauma

    Polres Lumajang Dampingi Anak-anak Pengungsi Semeru: Beri Hiburan dan Pulihkan Trauma

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 109
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya pemulihan psikologis bagi anak-anak pengungsi erupsi Gunung Semeru terus dilakukan oleh Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) Polres Lumajang, Polda Jatim. Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar melalui Ketua Tim Psikologi, Iptu Purwaningsih, menyampaikan bahwa hari pertama pascakejadian menjadi masa yang cukup berat, terutama bagi anak-anak yang ikut merasakan kepanikan orang tua […]

  • Donovan Mitchell

    Donovan Mitchell Menyampaikan Pandangan tentang Kemungkinan Pertandingan Terakhir LeBron James di Cleveland

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 102
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Cleveland Cavaliers dan Los Angeles Lakers yang akan digelar pada hari Rabu menjadi perhatian besar bagi para penggemar NBA. Kehadiran LeBron James dan putranya, Bronny James, kembali ke kota asalnya membuat banyak orang berspekulasi apakah pertandingan ini akan menjadi pertandingan terakhir James di Cleveland. Donovan Mitchell, bintang Cavaliers, memberikan komentarnya mengenai […]

  • Film Horor Terseram Sepanjang Masa Yang Wajib Ditonton

    Film Horor Terseram Sepanjang Masa Yang Wajib Ditonton

    • calendar_month Sabtu, 15 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 312
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Film horor terseram sepanjang masa yang wajib ditontonTak semua film horor berhasil menciptakan pengalaman menonton yang benar-benar menegangkan dan membekas di ingatan. Namun, beberapa film berhasil melampaui batasan dan menjadi ikon genre horor, menciptakan mimpi buruk yang tak terlupakan bagi penontonnya. Berikut enam film horor terseram sepanjang masa yang wajib ditonton, bagi Anda […]

  • Rilis drama baru, Netflix umumkan deretan pemeran Cashero

    Rilis drama baru, Netflix umumkan deretan pemeran Cashero

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 254
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Netflix merilis drama Korea baru yang sangat dinantikan. Serial ini menarik perhatian karena pemilihan pemainnya yang mewah, berjudul Cashero. Berikut daftar nama pemeran Cashero dan karakter yang diperankan. Lee Jun Ho Lee Jun Ho baru-baru ini membuktikan kekuatan box office-nya dengan Typhoon Family di tvN, yang mencatat rating pemirsa puncak 10,3 persen, mengambil peran […]

expand_less