Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Sidang Perdana Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Diadakan di PN Tipikor Surabaya

Sidang Perdana Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Diadakan di PN Tipikor Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 9 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Bupati Ponorogo nonaktif Sugiri Sancoko dan dua terdakwa lainnya tiba di Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Jumat (10/4/2026). Mereka hadir dalam sidang perdana yang berkaitan dengan dugaan kasus korupsi yang melibatkan ‘jual beli’ jabatan, proyek RSUD Ponorogo, serta gratifikasi senilai sekitar Rp1,25 miliar.

Proses Penanganan Kasus Korupsi di Lingkungan Pemkab Ponorogo

Sidang ini menjadi momen penting dalam penanganan kasus korupsi yang menyeret sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), empat orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka adalah Sugiri Sancoko, eks Bupati Ponorogo; Agus Pramono, eks Sekda Ponorogo; dr. Yunus Mahatma, eks Direktur RSUD dr. Harjono; dan Sucipto, rekanan RSUD dr. Harjono.

Modus korupsi yang diduga dilakukan oleh para tersangka mencakup praktik ‘jual beli’ jabatan serta penerimaan uang suap sebesar Rp1,25 miliar. Selain itu, terungkap juga adanya fee proyek senilai Rp1,4 miliar yang disebut sebagai bagian dari kejahatan korupsi tersebut.

Kondisi Terdakwa Saat Hadir di Sidang

Sugiri Sancoko tampak dalam kondisi sehat saat tiba di lokasi sidang. Ia mengenakan kemeja lengan pendek berwarna putih dan berompi oranye bertuliskan “Tahanan KPK”. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada awak media yang telah menunggu di lokasi sejak pagi hari.

“Saya dalam kondisi sehat dan siap menjalani sidang perdana,” ujarnya seraya berjalan menuju ruang tahanan sementara di belakang kantor PN Tipikor Surabaya.

Dua terdakwa lainnya, yakni Agus Pramono dan dr. Yunus Mahatma, juga ikut memasuki ruangan yang sama. Mereka diangkut menggunakan mobil minibus milik Gegana, satuan khusus kepolisian yang biasa digunakan untuk pengawalan tahanan.

Kronologi OTT yang Mengguncang Publik Ponorogo

Operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK pada 7 September 2025 menjadi awal dari penangkapan para tersangka. Dalam operasi tersebut, KPK menemukan bukti-bukti kuat yang menunjukkan adanya dugaan korupsi di lingkungan Pemkab Ponorogo. Setelah proses penyelidikan dan penyidikan, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka pada 8 November 2025.

Menurut informasi yang dihimpun, modus korupsi bermula pada awal 2025 ketika dr. Yunus Mahatma mendapat kabar bahwa posisinya sebagai Direktur RSUD dr. Harjono akan diganti oleh Bupati Sugiri Sancoko. Hal ini diduga menjadi awal dari praktik suap dan penyalahgunaan wewenang yang terjadi selama beberapa bulan berikutnya.

Komentar Narasumber Terkait Kasus Korupsi

Seorang narasumber yang dekat dengan kasus ini mengatakan bahwa kasus ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga memberikan dampak buruk terhadap masyarakat Ponorogo. “Ini adalah bentuk kejahatan yang sangat merugikan rakyat, karena uang yang diperoleh secara ilegal bisa jadi berasal dari anggaran daerah yang seharusnya digunakan untuk pembangunan,” katanya.

Selain itu, mantan pegawai RSUD dr. Harjono juga menyampaikan kekecewaannya terhadap sistem yang dinilai tidak transparan. “Saya melihat banyak hal yang tidak sesuai dengan aturan. Ini harus dijadikan pelajaran agar tidak terulang lagi,” tambahnya.

Langkah Hukum yang Dilakukan oleh Pihak Terdakwa

Penasehat hukum Sugiri Sancoko telah mempersiapkan strategi terbaik untuk menghadapi sidang perdana. Mereka berkomitmen untuk membela kliennya secara maksimal dan mempertanyakan semua bukti yang diajukan oleh jaksa. “Kami akan memperkuat argumen kami dengan data dan fakta yang valid,” ujar salah satu pengacara terkait.

Namun, hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terdakwa mengenai tuduhan yang mereka terima. Mereka masih menunggu hasil persidangan yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Potensi Dampak bagi Pemerintahan Daerah

Kasus korupsi ini menimbulkan pertanyaan besar tentang efektivitas pengawasan di lingkungan pemerintahan daerah. Para ahli hukum menilai bahwa tindakan tegas terhadap pelaku korupsi sangat penting untuk membangun kepercayaan publik dan mencegah terulangnya kejahatan serupa.

“Kasus seperti ini harus dijadikan contoh agar pemerintah daerah lebih waspada dan meningkatkan pengawasan internal,” kata seorang ahli hukum yang diwawancarai oleh media lokal.

Sidang perdana ini akan menjadi langkah awal dalam proses hukum yang akan berlangsung selama beberapa minggu ke depan. Masyarakat Ponorogo dan sekitarnya sangat menantikan putusan akhir dari pengadilan.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo

    Presiden Prabowo tegaskan komitmen selamatkan kekayaan negara

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 87
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejak menerima mandat rakyat, Presiden Prabowo telah bertekad melawan korupsi tanpa pandang bulu. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembentukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara penyerahan laporan capaian hasil Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan penyelamatan keuangan negara tahun […]

  • Perayaan Maulid Nabi di Kenjeran Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Pemerintah

    Perayaan Maulid Nabi di Kenjeran Jadi Ajang Silaturahmi Warga dan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 195
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kenjeran berlangsung dengan suasana hangat dan khidmat, menjadi ajang yang mempererat kebersamaan antara warga dengan para pejabat setempat. Acara yang diadakan di Jalan Kedung Cowek No. 350 ini dihadiri oleh masyarakat lokal dan sejumlah pejabat penting, mencerminkan sinergi antara pemerintah dan warga. Camat Kenjeran, Bapak Yuri, […]

  • Sambangi Pesantren dan Instansi, Dandim Tulungagung Perkuat Kolaborasi Wilayah

    Sambangi Pesantren dan Instansi, Dandim Tulungagung Perkuat Kolaborasi Wilayah

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 31
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masih dalam suasana hangat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Komandan Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., melaksanakan silaturahmi dan halal bihalal dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat (Toga Tomas), Jumat (27/03/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara TNI dengan elemen masyarakat serta unsur Forkopimda di wilayah […]

  • Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq,

    Kasus Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Kepala Daerah dan Kompetensi Birokrasi: Tantangan yang Perlu Diperhatikan

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 50
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi II DPR RI, Deddy Sitorus, menyoroti pentingnya kompetensi dalam pengelolaan birokrasi oleh kepala daerah. Ia menyatakan bahwa banyak dari mereka tidak memiliki kemampuan yang memadai dalam mengelola anggaran dan sistem pemerintahan. “Memang ada banyak kejadian di mana Kepala Daerah terpilih tidak memiliki kompetensi, kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan birokrasi dan anggaran,” ujar […]

  • Wisata Surabaya Bangkit, 25,4 Juta Orang  Datang Sepanjang 2025

    Wisata Surabaya Bangkit, 25,4 Juta Orang Datang Sepanjang 2025

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 79
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sektor pariwisata Kota Surabaya menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, total kunjungan wisatawan mencapai 25,4 juta orang selama periode Januari hingga Desember 2025. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Herry […]

  • Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dapat Apresiasi dari Pejabat Nasional

    Kinerja Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Dapat Apresiasi dari Pejabat Nasional

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 38
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kinerja pemerintah provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mendapatkan apresiasi positif dari sejumlah pejabat nasional. Hal ini terungkap saat Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizamy Karsayuda, mengikuti safari Ramadan dan buka puasa bersama di Grhadika Bhakti Praja, Semarang, pada Sabtu, 7 Maret 2026. Rifqinizamy menilai […]

expand_less