Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penurunan Angka Kriminal Perguruan Silat di Tulungagung: Strategi Baru yang Mengubah Dinamika Konflik

Penurunan Angka Kriminal Perguruan Silat di Tulungagung: Strategi Baru yang Mengubah Dinamika Konflik

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Pengurangan jumlah kasus kriminal yang melibatkan perguruan silat di Kabupaten Tulungagung selama tahun 2025 menunjukkan perubahan signifikan dalam cara menangani konflik antar anggota. Data kepolisian mencatat bahwa pada tahun 2024, terdapat 37 laporan tindak pidana yang terkait dengan perguruan pencak silat. Namun, pada tahun 2025, jumlah laporan tersebut menghilang sepenuhnya. Meski begitu, tidak berarti tidak ada konflik sama sekali.

Perubahan Pendekatan dalam Menyelesaikan Persoalan

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tulungagung, AKBP M Taat Resdi, menjelaskan bahwa dari 19 peristiwa yang terjadi di tahun 2025, para pihak yang terlibat memilih untuk menyelesaikan masalah secara non-hukum. Hal ini dilakukan dengan model penyelesaian konflik yang mulai diterapkan sejak November 2024.

Model ini terinspirasi dari praktik yang sudah berjalan di Kecamatan Besuki. Dalam pendekatan ini, pimpinan perguruan silat bertindak sebagai mediator atau orang tua yang membantu menyelesaikan sengketa tanpa harus melalui jalur hukum.

Kolaborasi Antar Pimpinan Perguruan Silat

Menurut Kapolres, ide ini muncul dari masukan para pimpinan perguruan silat saat menghadiri pertemuan pada November 2024. Mereka menyampaikan bahwa tidak semua konflik perlu dibawa ke ranah hukum.

“Ketika ada konflik, pimpinan perguruan saling berkomunikasi. Para ketua, pelatih, atau pengurus inilah yang kemudian mendudukkan perkara dan menyelesaikannya,” jelasnya.

Berbagai Metode Penyelesaian Konflik

Metode penyelesaian konflik yang digunakan sangat bervariasi. Beberapa di antaranya diselesaikan secara kekeluargaan, ada yang memberikan bantuan biaya pengobatan, dan ada juga yang mengganti kerusakan sebagai bentuk toleransi dan empati.

Kebijakan ini telah terbukti efektif dalam mengurangi keterlibatan anak-anak dalam proses hukum. Pada tahun 2024, tercatat 10 tersangka anak di bawah umur dalam kasus yang melibatkan perguruan pencak silat. Dengan metode baru ini, potensi anak berhadapan dengan hukum bisa diminimalkan.

Batasan dan Proses Hukum yang Tetap Berlaku

Meskipun metode penyelesaian di luar jalur hukum diterapkan, Kapolres menegaskan bahwa mekanisme ini memiliki batasan yang jelas. Jika upaya komunikasi tidak menemukan titik temu dan salah satu pihak menghendaki proses hukum, maka kepolisian tetap akan memproses laporan tersebut.

“Catatannya jelas. Kalau sudah menjadi laporan polisi, baik di Polsek maupun Polres, proses hukum tidak boleh dihentikan. Karena itu, komunikasi di tahap awal antar pimpinan perguruan harus benar-benar dioptimalkan,” tegasnya.

Dampak Positif dari Model Baru

Selama tahun 2025, metode ini dimanfaatkan secara maksimal oleh para pimpinan perguruan. Dari 19 peristiwa yang terjadi, semuanya diselesaikan secara internal tanpa harus berujung pada laporan pidana.

Dengan pendekatan ini, dinamika konflik antar perguruan silat berubah. Tidak lagi berupa tuntutan hukum yang sering kali berujung pada pengadilan, tetapi lebih pada solusi yang lebih manusiawi dan menjaga harmoni antar komunitas.

Peran Pimpinan Perguruan dalam Stabilitas Komunitas

Kepala Kepolisian Resor Tulungagung menilai bahwa peran pimpinan perguruan silat sangat penting dalam menjaga stabilitas komunitas. Dengan komunikasi yang baik dan kesadaran kolektif, konflik dapat dihindari atau diselesaikan dengan cara yang lebih damai. ***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BEM Nusantara jatim

    BEM Nusantara Jatim Refleksi 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 361
    • 0Komentar

    “Kritik Kami Adalah Bentuk Cinta untuk Republik” DIAGRAMKOTA.COM — Puluhan mahasiswa dari berbagai daerah di Jawa Timur yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Jawa Timur (BEM Nusantara Jatim) menggelar agenda reflektif bertajuk “Refleksi Satu Tahun Prabowo-Gibran: Evaluasi, Harapan, dan Komitmen untuk Indonesia Maju”, Senin (20/10/2025), di Ruang 507 Gedung F Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) […]

  • Migrant watch Aznil Tan mbg

    Migrant Watch Kritik Tajam, Program MBG Lebih Mendesak dari Lapangan Kerja?

    • calendar_month Kamis, 27 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 377
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pernyataan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang menyebut Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) lebih mendesak dibandingkan penciptaan lapangan kerja, menuai kritik tajam dari berbagai kalangan. Direktur Eksekutif Migrant Watch, Aznil Tan, menilai pernyataan tersebut tidak hanya menyesatkan, tetapi juga berpotensi memperburuk kondisi ekonomi nasional. “Seorang menteri yang bertanggung jawab atas perencanaan […]

  • Sejarah dan Keberhasilan Fiorentina di Viareggio Cup 2026

    Sejarah dan Keberhasilan Fiorentina di Viareggio Cup 2026

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 70
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejarah sepak bola Italia penuh dengan momen-momen penting yang mengubah wajah klub-klub besar. Salah satunya adalah kemenangan Fiorentina dalam turnamen Viareggio Cup 2026, yang menjadi trofeo pertama mereka sejak tahun 1992. Kemenangan ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi klub, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan yang ditunggu-tunggu oleh para penggemar. Perjalanan Panjang Menuju Kemenangan […]

  • Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Masyarakat Desa Dono Tulungagung 

    Pelayanan Kesehatan Terpadu untuk Masyarakat Desa Dono Tulungagung 

    • calendar_month Rabu, 14 Mei 2025
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 334
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Posyandu, atau Pos Pelayanan Terpadu, adalah kegiatan masyarakat yang dilaksanakan Pemerintah Desa Dono, Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung setiap bulan pada minggu kedua. Kepala Desa Dono, Priyambodo, merasa sangat berterima kasih atas antusiasme warga yang datang untuk memeriksakan kesehatan. Kegiatan ini melibatkan para kader posyandu desa Dono, Bidan Desa, Desy Trisnawati, dan dibantu satu […]

  • Kalender Masehi ,Hijriah

    Hari Ini Tanggal Berapa? Perbedaan Sistem Kalender Masehi dan Hijriah

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di Indonesia, khususnya bagi umat Islam, pengetahuan tentang perbedaan antara kalender Masehi dan Hijriah sangat penting. Kedua sistem penanggalan ini memiliki dasar perhitungan yang berbeda, sehingga tanggal dalam masing-masing kalender tidak selalu sama. Hal ini membuat banyak orang bertanya, seperti “Hari ini 15 Januari 2026 jatuh pada tanggal berapa dalam kalender Hijriah?” Menurut […]

  • Bambang Haryo Tinjau Pabrik Frozen Food Ikan di Safe’n’Lock, Apresiasi Model Hilirisasi Perikanan

    Bambang Haryo Tinjau Pabrik Frozen Food Ikan di Safe’n’Lock, Apresiasi Model Hilirisasi Perikanan

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 361
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), melanjutkan rangkaian kunjungan kerjanya di kawasan industri Safe’n’Lock Sidoarjo dengan meninjau PT Citra Prima Bahari, perusahaan pengolahan ikan air tawar berbasis frozen food. Dalam kunjungannya, BHS menyampaikan apresiasi terhadap sistem bisnis terintegrasi yang dijalankan perusahaan tersebut, mulai dari penyimpanan (cold storage), proses pemotongan, hingga […]

expand_less