Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » Sunyi di Ujung Usia: Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Sidoarjo

Sunyi di Ujung Usia: Pria 65 Tahun Ditemukan Meninggal Tergantung di Sidoarjo

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPagi yang biasanya tenang di Dusun Kendal, Desa Bakungpringgodani, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, mendadak berubah menjadi penuh duka. Seorang pria lanjut usia bernama Sukri (65) ditemukan dalam kondisi tergantung di dapur rumah warga, tempat ia menumpang tinggal, Jumat (16/5) pagi.

Peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh Ratna Setyowati, pemilik rumah, saat hendak menunaikan salat subuh. Sekitar pukul 04.50 WIB, langkahnya menuju kamar mandi terhenti ketika matanya menangkap sosok Sukri yang telah tak bernyawa — tergantung di kusen dapur dengan seutas tali plastik biru yang diikat pada rangka kayu.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Kapolsek Balongbendo, AKP Sugeng Sulistiyono, dalam keterangannya.

Hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengindikasikan bahwa korban menggunakan meja kayu sebagai pijakan sebelum menggantung diri. Di sekitar lokasi, polisi menemukan barang-barang milik korban seperti obat-obatan, sepasang sandal jepit, dan uang tunai sebesar Rp 5.000 yang tersimpan di saku celananya — seolah menjadi sisa-sisa diam kehidupan yang perlahan menghilang.

Dari keterangan pihak keluarga, Sukri diketahui pernah menjalani perawatan di RS Jiwa Radjiman Wediodiningrat, Malang, dengan diagnosa paranoid schizophrenia. Riwayat gangguan kejiwaan ini diduga menjadi latar belakang dari keputusan tragis yang diambilnya.

“Korban pernah dirawat di rumah sakit jiwa dan memang memiliki riwayat penyakit kejiwaan. Saat ini jasad korban telah kami bawa ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk dilakukan visum,” tambah AKP Sugeng.

Refleksi di Tengah Diamnya Jiwa

Kematian Sukri bukan sekadar angka dalam catatan kepolisian. Ia adalah potret dari banyak orang yang hidup dalam senyap, bergumul dalam dunia batin yang tak selalu bisa dimengerti oleh orang sekitar. Ketika gangguan kejiwaan tak mendapat cukup ruang untuk disembuhkan, tragedi kerap muncul tanpa aba-aba.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi kita semua: bahwa kesehatan mental sama nyatanya dengan kesehatan fisik. Bahwa pendampingan, penerimaan, dan dukungan sosial terhadap penyintas gangguan jiwa masih menjadi pekerjaan rumah besar bangsa ini.

Polisi masih melanjutkan penyelidikan sesuai prosedur untuk memastikan bahwa tidak ada unsur lain yang terlibat dalam kematian ini. Namun, satu hal telah nyata seorang manusia telah berpulang dalam kesendirian yang sepi, dan semoga kini jiwanya telah menemukan kedamaian yang selama ini ia cari. (dk/hmz)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulai Operasional 2026, Antareja Garap Tambang Batu Bara di Lahat Sumsel dengan Target 7 Juta Ton per Tahun

    Mulai Operasional 2026, Antareja Garap Tambang Batu Bara di Lahat Sumsel dengan Target 7 Juta Ton per Tahun

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 197
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Antareja Mahada Makmur (AMM), Member of PPA (PT Putra Perkasa Abadi), kembali mendapatkan kepercayaan untuk melaksanakan kegiatan operasional pertambangan batu bara milik PT Dizamatra Powerindo yang berlokasi di Lahat, Sumatera Selatan. Kepercayaan ini menambah daftar perusahaan pemegang IUP yang bersinergi dengan AMM pada tahun 2025. Untuk proyek di Dizamatra Powerindo, AMM mengemban […]

  • Disdukcapil Surabaya Eddy Christijanto

    Disdukcapil Surabaya: Pecah KK Hanya untuk Keluarga Inti Sesuai Domisili Nyata

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 879
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya (Disdukcapil Surabaya) mempertegas aturan terkait pecah Kartu Keluarga (KK). Kepala Disdukcapil, Eddy Christijanto, menegaskan bahwa pecah KK hanya bisa dilakukan oleh keluarga inti yang benar-benar tinggal di alamat tersebut. Aturan ini dinilai penting untuk menjaga ketertiban administrasi dan akurasi data kependudukan. Aturan Pecah KK Hanya untuk […]

  • Panggung Seni Hilang, Ekosistem Kebudayaan Surabaya Terancam Runtuh

    Panggung Seni Hilang, Ekosistem Kebudayaan Surabaya Terancam Runtuh

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 62
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hilangnya panggung seni di Surabaya mulai memicu kekhawatiran serius di kalangan pelaku budaya. Mereka menilai, kondisi ini tidak hanya menghambat kreativitas, tetapi juga mengancam runtuhnya ekosistem kebudayaan yang selama ini menjadi identitas kota. Para seniman menyebut, ruang tampil yang dulu hidup kini semakin sulit diakses. Frekuensi pertunjukan menurun drastis, sementara regenerasi pelaku seni […]

  • Pemkot Surabaya Akan Larang Pembayaran Tunai untuk Parkir

    Pemkot Surabaya Akan Larang Pembayaran Tunai untuk Parkir

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 72
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan segera melarang penggunaan uang tunai sebagai metode pembayaran parkir. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital dan meningkatkan transparansi serta efisiensi sistem administrasi parkir di kota. Sosialisasi Voucher Parkir Berstandar Peruri Sebagai bagian dari proses persiapan, Pemkot Surabaya melakukan sosialisasi voucher parkir berstandar Peruri […]

  • Spmb 2026

    SPMB 2026 Makin Ketat: Skema baru Dispendik Surabaya, Ribuan Anak Surabaya Belum Tentu Siap

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 108
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Tahun ini, wajah seleksi penerimaan murid baru di Surabaya berubah. Jika sebelumnya jalur prestasi akademik hanya mengandalkan nilai rapor, kini ada komponen baru yang masuk dalam hitungan: Tes Kompetensi Akademik (TKA) dengan bobot 40 persen. Kebijakan ini resmi diterapkan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Komposisi penilaian […]

  • Pencurian Kabel PJU

    Cegah Pencurian Kabel PJU, DPRD Surabaya Dukung Insentif Pelapor

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 186
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, menyampaikan dukungan atas langkah Pemerintah Kota Surabaya yang memberikan insentif kepada warga yang melaporkan aksi pencurian kabel PJU (Penerangan Jalan Umum). Menurutnya, kebijakan ini sangat relevan dengan karakter kota besar seperti Surabaya yang membutuhkan penguatan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Eri menjelaskan bahwa partisipasi warga […]

expand_less