Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Teror Politik Bagi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto 

Teror Politik Bagi Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto 

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Saiful Huda Ems.

DIAGRAMKOTA.COM – Mencermati tindakan penggeledahan oleh KPK pada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di rumahnya, pada hari ini, Selasa (7/1/2024) saya melihatnya tak lebih dari sebuah teror politik yang sangat terang-terangan yang ditujukan untuk Hasto Kristiyanto.

Betapa tidak, KPK mendatangi rumah Hasto Kristiyanto itu dengan rombongan 8 unit mobil Innova, yang jika dikira-kirakan tiap 1 unit mobilnya berisi 6 orang berarti ada 48 orang penyidik KPK plus belasan Polisi yang menggeledah.

Dan kalau belasan Polisi itu ada 12 orang, maka ada 60 orang yang menggeledah rumah Hasto Kristiyanto. Waowww…luar biasa, hanya untuk mencari bukti soal tuduhan suap pada KPU, KPK harus mengerahkan 60 an orang untuk menggeledah rumah politisi (Hasto) yang paling vokal “menghajar” dan mengungkap skandal-skandal korupsi Jokowi. Ini penggeledahan apa penyerbuan? Ini penggeledahan apa teror politik?!.

Penggeledahan rumah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, itu memang kewenangan penyidik, namun sebagai praktisi hukum dan analis politik, saya melihat apa yang dilakukan KPK hari ini pada Hasto Kristiyanto tak lebih selayakya teror politik yang sangat terang-terangan.

Semua bukti soal suap Harun Masiku sudah ada di KPK, lalu untuk apa penyidik KPK harus menggeledah rumah Hasto yang kasusnya sudah sangat lama dan sudah inkracht di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat 2020 lalu?

“Pun ini bukan soal korupsi yang merugikan keuangan negara sama sekali, jadi apa yang mau dicari oleh KPK dan Polisi yang menggeledah rumah Hasto Kristiyanto?,”

Penggeledahan ini seolah mengesankan Hasto Kristiyanto itu penjahat besar, koruptor kakap yang merugikan keuangan negara ratusan bahkan ribuan triliun, padahal pada kasus ini, sekali lagi, tidak ada sepeserpun uang negara yang diambil atau dikorup oleh Hasto Kristiyanto.

Terus terang saya sangat khawatir, drama “Main Kayu” Jokowi, eee .. KPK ini dilakukan, mengingat mereka telah memanfaatkan kepercayaan rakyat yang nyaris menembus 80 % itu pada Jokowi.

Jadi seolah-olah pakai jurus aji mumpung, semumpung rakyat masih percaya pada Jokowi, maka politisi seperti Hasto atau siapapun yang selama ini vokal menyuarakan dugaan korupsi Jokowi harus digebuk.

Atau bisa jadi karena organisasi internasional OCCRP membuat rilis Jokowi Pemimpin Terkorup Dunia, yang mengguncangkan masyarakat Indonesia dan negara-negara lainnya, maka isuenya harus sebisa mungkin ditutup atau dialihkan dengan mendentumkan kembali kasus purba Harun Masiku yang dikait-kaitkan dengan Hasto Kristiyanto ini.

Sebagai lembaga antirasuah yang dahulu sangat disegani, dihormati oleh Rakyat Indonesia, KPK harusnya tetap profesional berkerja dan tidak dikendalikan oleh anasir politik di luar institusinya.

PDIP sebentar lagi akan menyelenggarakan acara Ulang Tahunnya, juga sedang sangat serius melakulan persiapan Kongres Partai. Karena itu, jangan sampai muncul kesan di masyarakat luas, bahwa kasus Hasto ini tak lebih hanyalah usaha dari kubu Jokowi yang ingin menghancurkan PDIP dengan mengarahkan KPK untuk melakukan teror politik pada Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.(dk/SHE).

Penulis: Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Analis Politik.

  • Penulis: Arie Khauripan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya, Data Sosial Ekonomi Nasional

    Penanganan Vandalisme di Surabaya: Sanksi Sosial untuk Membangun Empati

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah upaya pemerintah kota untuk menjaga keindahan dan ketertiban kota, tindakan vandalisme yang terjadi di viaduk Gubeng menjadi perhatian serius. Pemkot Surabaya memberikan sanksi sosial kepada pelaku yang mayoritas masih berusia remaja. Sanksi ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan efek jera, tetapi juga untuk menumbuhkan rasa empati terhadap warga rentan. Pelaku Vandalisme […]

  • Pengumuman Gaji Pensiunan PNS Oktober 2025: 5 Golongan Terbesar

    Pengumuman Gaji Pensiunan PNS Oktober 2025: 5 Golongan Terbesar

    • calendar_month Sabtu, 27 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Tahun 2025 DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia kembali memberikan kabar gembira bagi para pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024, pemerintah menetapkan kenaikan gaji pensiunan sebesar 12% yang akan berlaku mulai 1 Oktober 2025. Kenaikan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para abdi negara yang telah mengabdi selama […]

  • Rekrutmen Taruna Akpol 2026: Proses yang Bersih, Transparan, dan Berbasis Kualitas

    Rekrutmen Taruna Akpol 2026: Proses yang Bersih, Transparan, dan Berbasis Kualitas

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Proses rekrutmen calon taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 kembali menjadi perhatian publik. Polri menegaskan bahwa seleksi ini akan berjalan dengan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap tahapan seleksi dilakukan secara objektif, jujur, serta dapat dipertanggungjawabkan. Prinsip BETAH sebagai Dasar Seleksi Komitmen Polri […]

  • Polri Gelar Simulasi Keamanan Jelang Peringatan Puncak Hari Bhayangkara ke-79

    Polri Gelar Simulasi Keamanan Jelang Peringatan Puncak Hari Bhayangkara ke-79

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polri menggelar Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi keamanan jelang peringatan puncak hari Bhayangkara ke-79 yang akan digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, dan diikuti oleh unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP. TFG menjadi sarana koordinasi teknis untuk […]

  • Pemkot Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Krembangan

    Pemkot Surabaya Tinjau Rumah Tidak Layak Huni Milik Lansia di Krembangan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 137
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya dengan mendatangi kediaman seorang lansia, Ibu Sri Asnah Anwar, yang tinggal di rumah tidak layak huni di wilayah Krembangan. Kunjungan tersebut dilakukan pada Kamis, 19 Februari 2026, di rumah yang berlokasi di Jalan Krembangan Buyut Gang Buntu. Kehadiran jajaran pemerintah ini merupakan bentuk tindak lanjut atas […]

  • Akupunktur Menjadi Pilihan Utama dalam Layanan Kesehatan di Pulau Kangean

    Akupunktur Menjadi Pilihan Utama dalam Layanan Kesehatan di Pulau Kangean

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 279
    • 0Komentar

    DIARGRAMKOTA.COM – Pulau Kangean, bagian dari wilayah Kepulauan Sumenep, Jawa Timur, kembali menerima layanan kesehatan dari Tim Pelayanan Kesehatan Bergerak Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur pada tanggal 17 November 2024. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses kesehatan di daerah terpencil dengan pendekatan yang lebih tradisional. Salah satu layanan yang paling diminati oleh warga adalah terapi […]

expand_less