Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » FORUM OPINI » Nasihat Romo Benny Susetyo Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhirnya

Nasihat Romo Benny Susetyo Sebelum Menghembuskan Nafas Terakhirnya

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Minggu, 6 Okt 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Oleh: Saiful Huda Ems.

DIAGRAMKOTA.COM – Orangnya sangat sederhana namun beliau sangat kaya wawasan dan kebijaksanaan hidup. Romo Benny Susetyo namanya, dikenal oleh masyarakat luas sebagai tokoh Intelektual Indonesia yang cakap mengemukakan gagasan-gagasan perubahannya.

Romo Benny tidak hanya cerdas dalam mengemukakan pemikiran-pemikiran politiknya meskipun beliau sesungguhnya merupakan tokoh spiritual Katolik–, namun juga cerdas dalam membumikan ilmu filsafat sebagai pengantar untuk menganalisa keadaan sosial masyarakatnya.

Hampir dua bulan yang lalu saat saya bertemu dengan beliau bersama sahabat-sahabat senior politik saya yang lainnya, di antaranya Mas Hasto Kristiyanto, saya spontan memujinya.

“Waow Romo Benny, sudah puluhan tahun ini saya suka melihat diskusi-diskusi Romo di Tv, dan sekarang saya bisa bertemu Romo secara langsung. Bersyukur sekali. Saya pengagum pemikiran-pemikiran filsafat Romo Benny.”

Dengan rendah hati Romo Benny menjawab;”Loh, saya juga selalu membaca tulisan-tulisan (Opini) Mas SHE, dan untuk filsafat, itu sebelah panjenengan (sambil jari beliau menunjuk Mas Hasto Kristiyanto) yang lebih ahli.

Sangat senang sekali bisa berjumpa Romo Benny dan bisa sedikit menggali pemikiran-pemikirannya yang kritis. Semenjak pertemuan itu kami berlanjut diskusi melalui japri Whats App. Namun sedih sekali, pagi ini Sabtu (05/10/24) saya mendengar Romo Benny Susetyo telah meninggal dunia.

Romo Benny Susetyo sangat peduli terhadap situasi kebangsaan. Dan sebagai salah satu tokoh agamawan, beliau tidak pernah tinggal diam di Gereja, melainkan terus berjuang menyuarakan ketimpangan-ketimpangan sosial politik yang terjadi di negeri kita.

Pesan terakhir beliau yang dapat kita lihat juga di video-video youtube; “Banyak orang-orang diberi beasiswa pendidikan, disekolahkan ke luar negeri agar mereka bisa mengelola Sumber Daya Alam untuk kemakmuran rakyat”.

“Namun sayang, pemimpin kita sekarang orientasinya hanya bagaimana kita mendapatkan kekuasaan. Setelah selesai mendapatkan kekuasaan, bagaimana bisa mewariskan ke anaknya dan kalau nanti sudah ke anaknya bagaimana kekuasaan itu diwariskan ke cucunya”.

“Maka yang terjadi kita kehilangan pemimpin yang berjiwa kenegarawanan. Maka harus ada koreksi total kalau mau memilih pemimpin ke depan ! Harus berani melawan hegemoni terhadap kartel politik, terhadap politik uang dan bansos !”.

Itulah pesan kebangsaan terakhir Romo Benny Susetyo sebelum menghembuskan nafas terakhirnya. Semoga almarhum Romo Benny damai di sisi Tuhan dan kita semua dapat meneladani kejernihan pemikirannya, serta dapat meneladani semangat perjuangannya untuk kemajuan bangsa dan negara.

Romo Benny bukan hanya tokoh agamawan, melainkan juga tokoh intelektual yang sangat toleran dan berani melintasi sekat-sekat keagamaan tanpa adanya pertentangan. Memperhatikan sepak terjang Romo Benny di pentas politik nasional, bagi saya beliau tak ubahnya seperti perpaduan antara Bu Megawati Soekarnoputri dan Gus Dur muda. Kritis, cerdas dan sangat peduli pada nasib rakyat yang lemah.

Sebagai intelektual yang layak dinobatkan sebagai simbol tokoh gerakan moral dan civil society, Romo Benny dalam WA-WA nya ke kami, juga selalu mengingatkan pentingnya perlawanan terhadap hegemoni penguasa yang semakin liar dan bringas menginjak-injak demokrasi dan tatanan hukum.

Romo Benny menjadi bagian kekuatan moral dan pergerakan masyarakat sipil yang teguh pada prinsip. Semangat perlawanannya terhadap rezim populis otoriter Jokowi mewarnai kehidupannya sehari-hari. Hampir seluruh percakapannya melaui wa dengan kami penuh dengan seruan moral dan semangat lerlawanan.

Dalam pandangan Romo Benny, kekuasaan itu dibentuk oleh rakyat dan menyatu dengan gagasan kolektif yang membentuknya.

“Ketika pemimpin melupakan mandatnya yang berasal dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat, terlebih melakukan manipulasi hukum dan kekuasaan, maka sejarah mengajarkan bahwa kekuasaan tersebut akan sirna oleh kekuatan kebenaran.”

Olehnya dengan meninggalnya Romo Benny seharusnya perlawanan terhadap hegemoni penguasa yang anti demokrasi itu juga tak boleh berhenti. Mungkin dengan cara itu kita akan bisa melihat Romo Benny tersenyum di alam kuburnya.

“Selamat jalan Romo Benny, pejuang gigih yang tak pernah mengenal kata menyerah.” (dk/SHE).

Penulis: Saiful Huda Ems (SHE). Lawyer dan Analis Politik.

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkota Surabaya Pembatasan Gawai di Sekolah

    Kebijakan Pemkota Surabaya Pembatasan Gawai di Sekolah: Dampak Positif yang Terlihat

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebijakan pembatasan penggunaan gawai di lingkungan sekolah, yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Surabaya, mulai menunjukkan hasil yang signifikan. Berbagai institusi pendidikan mengakui bahwa aturan ini membantu meningkatkan interaksi sosial, fokus belajar, serta pengawasan terhadap peserta didik. Penjelasan dari Kepala Sekolah Maria Widawati, kepala SMPK St. Vincentius Surabaya, menjelaskan bahwa kebijakan pembatasan gawai telah disosialisasikan […]

  • Bansos BPNT 2025

    Informasi Terkini tentang BLTS Kesra, Cek Nama Penerima 2025,

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 207
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Indonesia telah menyalurkan bantuan langsung tunai sementara kesejahteraan rakyat (BLTS Kesra) kepada lebih dari 27 juta keluarga. Setiap penerima menerima dana sebesar Rp900 ribu. Proses pencairan ini dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk perusahaan pos dan bank-bank milik negara. Penyaluran Bantuan BLTS Kesra Bantuan tersebut disalurkan melalui dua jalur utama, yaitu PT Pos Indonesia […]

  • Garda Indonesia Ajak Milenial Investasi Kreatif di Jombang

    Garda Indonesia Ajak Milenial Investasi Kreatif di Jombang

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Kegiatan Edukasi Literasi Keuangan untuk Generasi Muda DIAGRAMKOTA.COM – Garda Indonesia bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) menggelar acara bertajuk “Creative Millenial Investment Road to Kampus” di Universitas PGRI Jombang (UPJB), pada hari Kamis (2/10). Acara ini menjadi momen penting dalam membangkitkan kesadaran generasi muda terhadap literasi keuangan dan investasi. […]

  • Persebaya Surabaya

    Kekalahan Persebaya Surabaya Mengungkap Masalah Serius di Lini Depan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 56
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Kekalahan telak 5-1 dari Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda menjadi titik kritis bagi Persebaya Surabaya. Hasil ini tidak hanya mengguncang para penggemar, tetapi juga memicu wacana tentang kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini depan musim depan. Kritik keras datang dari Bonek, suporter setia Persebaya, yang menilai sektor penyerangan Green Force sedang dalam kondisi […]

  • Aliansi Rakyat Merdeka Demo di Depan DPRD Sidoarjo, Tabur Bunga dan Bakar Dupa Desak Gunakan Hak Interpelasi

    Aliansi Rakyat Merdeka Demo di Depan DPRD Sidoarjo, Tabur Bunga dan Bakar Dupa Desak Gunakan Hak Interpelasi

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 376
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Merdeka menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (24/7/2025). Dalam aksinya, massa membawa poster-poster tuntutan, membakar dupa, dan melakukan tabur bunga sebagai simbol matinya keadilan serta akuntabilitas anggaran yang dinilai bermasalah. Desakan ini muncul setelah Koalisi Sidoarjo Maju (KSM), yang terdiri dari […]

  • DA 7

    Siapa yang Tersingkir di Top 8 DA7 Malam Ini? Ini Daftar Peserta yang Pulang

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 802
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kompetisi Dangdut Academy 7 kian memanas dan penuh perasaan di babak Top 8. Persaingan sengit antara peserta menjadikan setiap tampilan menjadi perhatian publik. Penonton juga menantikan siapa yang akan berhenti berjuang di panggung megah ini. Pada malam eliminasi Top 8 yang diadakan pada Rabu, 12 November 2025, terjadi suasana penuh emosi. Delapan peserta tampil […]

expand_less