Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » OJK: Hapus Buku dan Hapus Tagih Kredit Macet Hanya untuk UMKM

OJK: Hapus Buku dan Hapus Tagih Kredit Macet Hanya untuk UMKM

  • account_circle Arie Khauripan
  • calendar_month Sabtu, 2 Nov 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan bahwa ketentuan khusus hapus buku dan hapus tagih kredit macet bagi bank milik pemerintah hanya berlaku untuk segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan Oktober 2024.

Dian menjelaskan bahwa isu hapus buku dan hapus tagih kredit merupakan isu khusus bagi bank BUMN. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sudah lazim dilakukan oleh bank swasta, namun bank BUMN terkendala oleh kekhawatiran masalah hukum.

“Pemerintah saat ini tengah menyusun peraturan turunan dari UU PPSK tersebut. Itu ketentuan khusus itu hanya terkait UMKM,” kata Dian Ediana Rae dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan Oktober 2024, Jumat (1/11/2024).

Undang-Undang Penguatan dan Pengembangan Sektor Keuangan (UU PPSK) memberikan landasan hukum bagi hapus buku bank BUMN dan lembaga jasa keuangan non-bank BUMN, dengan syarat dapat dibuktikan tata kelola yang baik. Saat ini, pemerintah tengah menyusun peraturan turunan dari UU PPSK tersebut.

Dian juga menegaskan bahwa pencadangan atau CKPN industri perbankan RI sudah mencukupi untuk melaksanakan penghapusan utang tersebut. Namun, ia menekankan pentingnya memperhatikan teknis operasional untuk menghindari potensi moral hazard.

Pemerintah akan mendiskusikan lebih lanjut mengenai teknis pelaksanaan penghapusan utang ini. “Tinggal bagaimana nanti teknis operasionalnya. Tentu salah satu yang kita hindarkan, moral hazard. Dan pemerintah akan diskusi lebih lanjut masalah ini,” kata dia.

Kebijakan hapus buku dan hapus tagih kredit macet bagi UMKM ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha kecil untuk bangkit dan berkembang. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. (akha)

  • Penulis: Arie Khauripan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan SPPG di Mako Brimob Depok, Kapolri Disambut Brimob Cilik

    Resmikan SPPG di Mako Brimob Depok, Kapolri Disambut Brimob Cilik

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 187
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Mako Korbrimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (17/7/2025). Kedatangan Kapolri disambut hangat oleh anak-anak TK berseragam Brimob, yang akrab disebut “Brimob Cilik”. Pukul 10.30 WIB, sejumlah siswa TK dengan seragam Brimob tampak telah menunggu kehadiran Kapolri sambil membawa bendera Merah Putih. Setibanya […]

  • TransJakarta

    Kebijakan TransJakarta untuk Pendukung Ibadah Puasa Selama Ramadan

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) mengambil langkah inovatif dalam mendukung pelanggan yang menjalankan ibadah puasa selama bulan Ramadan. Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kenyamanan dan kebutuhan spiritual pengguna layanan transportasi umum, terutama saat waktu berbuka tiba di tengah perjalanan. Penyesuaian Aturan untuk Menyambut Ramadan Dalam rangka menyambut bulan suci, TransJakarta memberikan kelonggaran bagi penumpang yang […]

  • BGN

    Wakil Kepala BGN Kaget Dapur MBG Ilegal Marak di Banyumas

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Gizi Nasional(BGN) meragukan maraknya pembukaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di berbagai daerah, khususnya di bekas Karesidenan Banyumas. Di wilayah tersebut jumlahnya melebihi kuota yang ditetapkan dan berdiri tanpa sepengetahuan internal lembaga. Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang mengatakan temuan tersebut berpotensi memicu persaingan antar penerima manfaat dan mengganggu kualitas layanan program makan […]

  • SMSI Surabaya Apresiasi Kinerja JUDES, Mantapkan Profesionalisme Jurnalis Menuju 2026

    SMSI Surabaya Apresiasi Kinerja JUDES, Mantapkan Profesionalisme Jurnalis Menuju 2026

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 69
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Sekitar 35 pengurus dan anggota Jurnalis Dewan Surabaya (JUDES) Indonesia menggelar Refleksi Akhir Tahun 2025 di Villa Limas, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jumat malam (19/12/2025). Kegiatan yang mengusung tema “Meneguhkan Sinergi dan Profesionalisme Pers” ini menjadi ruang evaluasi kinerja sekaligus perumusan langkah strategis JUDES Indonesia menyongsong tahun 2026. Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota […]

  • BPN: Status Tanah di Jalan Darmo Surabaya Dinilai Milik Negara

    BPN: Status Tanah di Jalan Darmo Surabaya Dinilai Milik Negara

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemilik tanah dan bangunan di Jalan Darmo Nomor 153, Surabaya, masih menjadi perdebatan. Berdasarkan penjelasan dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN), lokasi tersebut tidak memiliki sertifikat hak kepemilikan. Hal ini memicu pertanyaan tentang siapa sebenarnya pemilik sah dari lahan tersebut. Kepala BPN I Surabaya, Budi Hartanto, menjelaskan bahwa tanah yang berada di lokasi tersebut belum […]

  • Kuliner Khas Daerah Dan Sejarah Di Baliknya

    Kuliner Khas Daerah Dan Sejarah Di Baliknya

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kuliner khas daerah dan sejarah di baliknyaMasing-masing daerah memiliki hidangan khas yang tak hanya lezat, tetapi juga menyimpan cerita dan sejarah panjang di baliknya. Mempelajari kuliner daerah bukan sekadar menikmati rasa, tetapi juga menyelami akar budaya dan perjalanan sejarah suatu komunitas. Salah satu contoh yang menarik adalah Rendang dari Sumatera Barat. Lebih dari […]

expand_less