Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Dukung Perlindungan Anak di Ruang Digital: Kebijakan Baru Kota Surabaya

DPRD Surabaya Dukung Perlindungan Anak di Ruang Digital: Kebijakan Baru Kota Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Kota Surabaya, Jawa Timur, kini tengah mengambil langkah penting dalam melindungi anak-anak dari dampak negatif penggunaan gawai. Kebijakan yang dicanangkan oleh Pemkot Surabaya adalah gerakan dua jam tanpa gawai setiap hari, yang berlaku dari pukul 18.00 hingga 20.00 WIB. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa anak-anak memiliki waktu berkualitas bersama keluarga dan lingkungan sekitar.

Tujuan Utama Kebijakan

Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mengembalikan interaksi sosial yang sehat antara anggota keluarga. Dengan membatasi penggunaan gawai selama dua jam, anak-anak diharapkan dapat lebih fokus pada aktivitas nyata, seperti makan bersama, belajar, atau bermain di luar rumah. Hal ini juga bertujuan untuk meminimalkan paparan konten tidak sesuai usia serta risiko lainnya yang terkait dengan penggunaan digital yang berlebihan.

Dukungan dari DPRD Surabaya

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Laila Mufidah, menyambut baik kebijakan ini. Ia menilai bahwa kebijakan ini bukan hanya sekadar pembatasan penggunaan telepon pintar, tetapi juga upaya untuk membangun kembali kedekatan keluarga. Menurut Laila, ketergantungan terhadap gawai dapat mengurangi komunikasi antaranggota keluarga, sehingga kebijakan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan ruang kebersamaan.

Laila juga menekankan bahwa kebijakan ini akan efektif jika didukung oleh berbagai pihak, termasuk sekolah, Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, serta perangkat kelurahan dan RT/RW. Ia menyarankan agar ruang publik seperti balai RW, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya dimanfaatkan selama jam tanpa gawai untuk kegiatan belajar bersama, membaca Al Quran, atau diskusi pelajaran.

Sinergi Antar Instansi

Menurut Laila, perlindungan anak dari dampak negatif digital merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya satu instansi. Oleh karena itu, ia mengusulkan adanya sinergi antarorganisasi perangkat daerah. Dengan kerja sama yang kuat, kebijakan ini diharapkan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.

Kebijakan Nasional yang Selaras

Gerakan dua jam tanpa gawai ini juga sejalan dengan kebijakan nasional terkait perlindungan anak di ruang digital. Termasuk dalam hal pengawasan akses berbasis usia. Pemkot Surabaya berharap dengan kebijakan ini, ruang interaksi dalam keluarga dapat kembali terbentuk. Saat layar dipadamkan, waktu kebersamaan diharapkan kembali menyala.

Tanggung Jawab Bersama

Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membawa manfaat dan risiko bagi anak. Mulai dari paparan konten yang tidak sesuai usia, perundungan siber, penipuan daring, hingga penyalahgunaan data pribadi. Melalui kebijakan ini, Pemkot Surabaya berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi anak-anak.

Langkah Konkret

Untuk mendukung kebijakan ini, Pemkot Surabaya juga mengajukan beberapa langkah konkret. Salah satunya adalah optimalisasi ruang publik selama jam tanpa gawai. Tempat-tempat tersebut dapat digunakan untuk kegiatan belajar bersama, membaca Al Quran, diskusi pelajaran, hingga aktivitas kreatif lainnya. Dengan demikian, anak-anak dapat merasa nyaman dan terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Simomulyo

    Warga Simomulyo Mengeluhkan Masalah Bangunan Liar dan Limbah Potong Ayam

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 76
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Warga Kelurahan Simomulyo, Kecamatan Sukomanunggal, menghadapi beberapa masalah yang memengaruhi kualitas hidup mereka. Masalah utama yang mereka laporkan adalah keberadaan bangunan liar (bangli) di atas tanah milik Pemerintah Kota Surabaya serta aktivitas pemotongan unggas yang diduga mencemari lingkungan sekitar. Hal ini menjadi perhatian serius dari Komisi B DPRD Surabaya, yang mengadakan rapat dengar […]

  • TNI Bantu Bangun 800 Gerai Koperasi di Bekasi

    TNI Bantu Bangun 800 Gerai Koperasi di Bekasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Dukungan TNI dalam Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih DIAGRAMKOTA.COM – Pembangunan 800 gerai, pergudangan, dan sarana pendukung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Barat khususnya Kabupaten Bekasi mendapatkan dukungan penuh dari Mabes TNI. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat pembangunan ekonomi kerakyatan di tingkat desa. Wakil Panglima TNI, Jenderal Tandyo […]

  • Malaysia Open 2026, Christo Popov

    Persaingan Sengit dalam Babak 32 Besar Malaysia Open 2026, Unggulan Christo Popov Tersingkir

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 145
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan yang berlangsung di Axiata Arena, Kuala Lumpur, menjadi panggung bagi persaingan sengit antara dua pebulu tangkis. Salah satu pertandingan yang menarik perhatian adalah laga antara Lu Guang Zu dan Ng Ka Long Angus. Pertandingan ini menunjukkan kekuatan dan strategi masing-masing pemain. Kehadiran Rival Jonatan Christie Lu Guang Zu, yang dikenal sebagai rival […]

  • 3 Film Korea dengan Adegan Banjir, Parasite hingga The Great Flood

    3 Film Korea dengan Adegan Banjir, Parasite hingga The Great Flood

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 241
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejak akhir November 2025, terjadi banjir bandang yang menimpa sanak saudara kita di Sumatra. Bencana alam tersebut pun sampai menelan ratusan korban jiwa dan ratusan ribu orang lainnya harus mengungsi. Curah hujan yang ekstrem adalah penyebab hal itu terjadi. Apalagi diperparah dengan lingkungan yang telah rusak. Tanah pun tidak mampu menyerap air tersebut. Nah, […]

  • Polres Mojokerto Libatkan 250 Personel Amankan Libur Panjang Idul Adha, Lokasi Wisata Jadi Prioritas

    Polres Mojokerto Libatkan 250 Personel Amankan Libur Panjang Idul Adha, Lokasi Wisata Jadi Prioritas

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 203
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Libur panjang Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada bulan Juni 2025, Polres Mojokerto Polda Jatim meningkatkan kesiapsiagaan pengamanan, dengan fokus utama pada destinasi pariwisata. Langkah ini diambil menyusul proyeksi peningkatan mobilitas masyarakat yang akan memanfaatkan momen libur untuk berwisata. Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Ihram Kustarto, S.H., S.I.K., M.Si., M.H. mengungkapkan […]

  • Persebaya Surabaya

    Persebaya Surabaya Diambang Kekhawatiran: Ancaman Kehilangan Pemain Bintang

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 61
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persebaya Surabaya, salah satu klub sepak bola terkemuka di Indonesia, sedang menghadapi situasi kritis menjelang akhir musim Super League 2025/2026. Klub yang dikenal dengan julukan Green Force ini berisiko kehilangan sembilan pemain bintang dengan total nilai pasar mencapai Rp 34,31 miliar. Situasi ini memicu kekhawatiran serius dari para penggemar dan pihak manajemen. Pemain Bintang […]

expand_less