Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Soroti Program Rusunami: Solusi Kebutuhan Perumahan atau Ancaman bagi Masyarakat Rentan?

DPRD Surabaya Soroti Program Rusunami: Solusi Kebutuhan Perumahan atau Ancaman bagi Masyarakat Rentan?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berkembang, menghadapi tantangan signifikan dalam memenuhi kebutuhan perumahan masyarakat. Salah satu inisiatif yang dianggap sebagai solusi adalah program Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami). Namun, dengan peningkatan jumlah penghuni Rusunawa yang mencapai 10 ribu orang, pemerintah dan legislatif kini lebih waspada terhadap implementasi kebijakan ini.

Tujuan Utama Rusunami Harus Tetap Jelas

Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Muhammad Saifuddin, menegaskan bahwa tujuan utama dari Rusunami adalah untuk mengurangi kepadatan di Rusunawa. “Tujuan utamanya jelas: mengurai kepadatan di Rusunawa. Saat penghuni Rusunawa naik kelas ke Rusunami, unit yang kosong harus segera diisi oleh warga di daftar tunggu. Ini yang harus dijaga,” ujarnya.

Program ini dirancang sebagai solusi untuk mengakomodasi antrean panjang masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal layak. Saat ini, banyak keluarga berpenghasilan rendah (MBR) yang masih menunggu kesempatan untuk mendapatkan rumah sederhana. Oleh karena itu, kebijakan harus tetap fokus pada kelompok desil 1 hingga 5, yang paling membutuhkan.

Fokus pada Kelompok Paling Membutuhkan

Meski ada wacana untuk menyediakan unit Rusunami bagi generasi milenial dan pasangan muda, Saifuddin menekankan bahwa kebijakan teknis tidak boleh menggeser prioritas utama. “Bagus mengakomodasi anak muda, tapi jangan sampai kebijakan teknis itu justru menggeser mereka yang paling membutuhkan. Jangan keluar dari marwah Perda,” katanya.

Pemenuhan kebutuhan perumahan harus tetap berpihak pada masyarakat rentan, bukan hanya sekadar memenuhi target pembangunan. Dengan demikian, Rusunami tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pengawasan yang Lebih Ketat

Selain itu, pengawasan terhadap Rusunawa diperketat. Masa kontrak penghuni kini dibatasi tiga tahun dan bisa diperpanjang hingga maksimal 12 tahun. Setelah itu, penghuni wajib mandiri dan keluar. Langkah ini bertujuan agar Rusunami tidak menjadi tempat tinggal permanen, melainkan solusi sementara bagi masyarakat yang sedang menunggu kesempatan untuk memiliki rumah sendiri.

Tantangan dan Kritik Terhadap Implementasi

Namun, tidak semua pihak sepakat dengan cara penerapan kebijakan ini. Beberapa pengamat mengkhawatirkan potensi penyimpangan dari aturan yang telah ditetapkan. Misalnya, adanya dugaan penggunaan Rusunami untuk kepentingan lain, seperti disalahgunakan sebagai tempat usaha atau bahkan hotel berkedok kos. Hal ini bisa merusak tujuan awal dari program tersebut.

Legislator juga mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Rusunami. “Perlu adanya evaluasi berkala untuk memastikan bahwa program ini benar-benar berjalan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat,” tambah Saifuddin.

Program Rusunami di Surabaya memiliki potensi besar untuk menjadi solusi kebutuhan perumahan masyarakat. Namun, keberhasilannya bergantung pada penerapan kebijakan yang tepat dan pengawasan yang ketat. Selain itu, pentingnya menjaga fokus pada kelompok paling membutuhkan harus tetap menjadi prioritas utama. Dengan demikian, Rusunami dapat menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi beban kepadatan di Rusunawa.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Sidoarjo Ungkap Perdagangan Ilegal Satwa Lindung Jaringan Internasional

    Polresta Sidoarjo Ungkap Perdagangan Ilegal Satwa Lindung Jaringan Internasional

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polresta Sidoarjo Polda Jatim membongkar praktek perdagangan satwa dilindungi secara ilegal. Seorang pria berinisial RC (33), warga Kecamatan Krembung, ditangkap setelah kedapatan menyimpan dan memperjualbelikan sejumlah satwa langka tanpa izin antar negara. Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing menyampaikan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat adanya perdagangan satwa dilindungi secara illegal di […]

  • Balai Kota Surabaya Disulap Jadi Ruang Hiburan, Musik Akustik dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan

    Balai Kota Surabaya Disulap Jadi Ruang Hiburan, Musik Akustik dan UMKM Ramaikan Akhir Pekan

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 120
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus menghadirkan ruang publik yang hidup dan ramah bagi warga. Salah satunya melalui agenda rutin musik akustik dan festival UMKM yang digelar setiap akhir pekan di kawasan Balai Kota Surabaya. Kegiatan ini menjadi daya tarik baru bagi masyarakat yang ingin menikmati hiburan gratis sekaligus mendukung pelaku usaha lokal. Sejak […]

  • 5 Destinasi Wisata Religi Di Indonesia Yang Penuh Sejarah

    5 Destinasi Wisata Religi Di Indonesia Yang Penuh Sejarah

    • calendar_month Selasa, 28 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 292
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – 5 Destinasi wisata religi di Indonesia yang penuh sejarahLebih dari sekadar tempat ibadah, tempat-tempat ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang peradaban dan penyebaran agama di Nusantara. Berikut lima destinasi wisata religi di Indonesia yang patut Anda kunjungi: 1. Masjid Agung Demak, Jawa Tengah: Simbol Awal Penyebaran Islam Masjid Agung Demak, berdiri megah di […]

  • Divhumas Polri Ungkap Perkembangan lanjutan Sidang KKEP Kasus DWP 2024

    Divhumas Polri Ungkap Perkembangan lanjutan Sidang KKEP Kasus DWP 2024

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 322
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Divisi Humas Polri melaporkan hasil sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) terkait dugaan pelanggaran kode etik yang melibatkan dua personel Polri dalam kasus Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi Adrimurlan Chaniago, S.I.K., S.H., M.Si., menyampaikan informasi tersebut Jumat (3/1/2025) di Lobby Divhumas Polri. Sidang KKEP dilaksanakan pada […]

  • Aksi Kopda Bangkit Dampingi Petani di Desa Binaan

    Aksi Kopda Bangkit Dampingi Petani di Desa Binaan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 136
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Babinsa Desa Gondanggunung, Kopda Bangkit Prakoso, anggota Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo, melaksanakan kegiatan pendampingan matun padi atau membersihkan gulma di lahan milik warga binaan di Desa Gondanggunung, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026). Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan peran aktif TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam membantu […]

  • Soal Riset Celios Tentang Setahun Prabowo-Gibran, Evident Institute Anggap Cuma Gimmick

    Soal Riset Celios Tentang Setahun Prabowo-Gibran, Evident Institute Anggap Cuma Gimmick

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 244
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat penilaian minor dari lembaga riset Celios. Hasil riset Celios ini pun dipertanyakan oleh Direktur Eksekutif Evident Institute Rinatania Anggraeni Fajriani. Rinatania meminta agar data riset ini dipublikasikan secara utuh. Sehingga, bisa dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. “Sekarang semua orang sepertinya bisa membuat PDF, diberi grafik, diberi skor kemudian bilang ini […]

expand_less