Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya: Program 2 Jam Tanpa Gawai, Kebijakan untuk Melindungi Generasi Muda

DPRD Surabaya: Program 2 Jam Tanpa Gawai, Kebijakan untuk Melindungi Generasi Muda

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota yang terus berkembang dalam berbagai aspek, kini menghadapi tantangan baru di era digitalisasi. Salah satu upaya pemerintah setempat adalah program 2 jam tanpa gawai yang ditujukan kepada pelajar. Inisiatif ini menjadi fokus utama dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif penggunaan perangkat digital.

Tujuan Utama Program 2 Jam Tanpa Gawai

Program tersebut dicanangkan oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 400.2.4/7809/436.7.8/2026 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital. Pada waktu yang ditentukan, yaitu pukul 18.00 hingga 20.00, pelajar diminta untuk tidak menggunakan perangkat elektronik seperti ponsel atau tablet.

Laila Mufidah, Wakil Ketua DPRD Surabaya, menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan ini. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah penting dalam menghadapi tantangan digitalisasi yang semakin memengaruhi interaksi sosial antar anggota keluarga.

Dampak Digitalisasi pada Keluarga dan Anak

Di era modern, penggunaan smartphone telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, hal ini juga membawa konsekuensi, terutama bagi anak-anak. Laila menyoroti bahwa minimnya interaksi langsung antara orang tua dan anak bisa menjadi masalah serius.

“Semua tidak bisa menghindar di era digitalisasi saat ini. Tapi tidak boleh kebablasan. Apalagi ketagihan,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara manfaat dan risiko dari penggunaan teknologi.

Peran Orang Tua dalam Program Ini

Laila menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada penguatan keluarga. Orang tua dan anak harus saling memahami peran masing-masing. Anak memiliki tugas belajar dan bakti kepada orang tua, sementara orang tua bertanggung jawab atas pengawasan dan pembimbingan.

Ia menyarankan agar semua organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat, dan bahkan para pelajar aktif di media sosial turut serta dalam implementasi program ini. Sosok-sosok muda yang menguasai lini masa di medsos dapat menjadi mitra strategis dalam menjalankan kebijakan ini.

Implementasi dan Pengawasan

Untuk memastikan program berjalan efektif, Laila menyarankan adanya pemantauan yang ketat dari keluarga. Bagi pelajar yang tidak mematuhi aturan, harus ada sanksi yang mendidik. Sanksi ini akan diberikan oleh sekolah melalui Dinas Pendidikan.

“Tiap hari harus ada laporan yang bisa dipertanggungjawabkan bahwa gawai benar-benar nonaktif,” tutupnya. Dengan adanya mekanisme pengawasan ini, diharapkan program ini dapat mencapai tujuannya dengan baik.

Tantangan dan Harapan

Meski program ini dianggap sebagai langkah positif, masih ada tantangan dalam penerapannya. Misalnya, bagaimana cara memastikan bahwa semua pelajar mematuhi aturan? Bagaimana mengajak orang tua untuk lebih aktif dalam pengawasan?

Namun, Laila optimis bahwa dengan komitmen bersama, program ini bisa menjadi contoh sukses dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif digitalisasi. Ia berharap, kebijakan ini tidak hanya berlaku di Surabaya, tetapi juga bisa diadopsi oleh kota-kota lain di Indonesia.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Surabaya, PBB-P2

    Kebijakan Pemkot Surabaya: Penghapusan Denda PBB-P2 untuk Tunggakan 1994–2025

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 21
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengambil langkah strategis dalam upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pajak daerah. Salah satu inisiatif terbaru yang diluncurkan adalah penghapusan denda pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) untuk tunggakan dari tahun 1994 hingga 2025. Keputusan ini berlaku hanya selama sebulan, yaitu pada periode 1–30 April 2026, sebagai […]

  • Minyakita Langka di Pasar, Harga Melonjak Signifikan di Surabaya

    Minyakita Langka di Pasar, Harga Melonjak Signifikan di Surabaya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Minyakita, salah satu kebutuhan pokok masyarakat, kini menghadapi kelangkaan yang signifikan. Banyak pasar di berbagai daerah mulai kesulitan menemukan stok minyak ini. Di Surabaya, Jawa Timur, misalnya, kondisi ini terjadi karena adanya pembatasan pembelian dari produsen. Pedagang mengeluhkan bahwa sebulan terakhir, mereka hanya diperbolehkan membeli maksimal 5 dus dalam waktu dua minggu. Kondisi ini […]

  • Persib Bandung Memastikan Posisi Puncak Klasemen Super League 2025/26

    Persib Bandung Memastikan Posisi Puncak Klasemen Super League 2025/26

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 94
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persib Bandung berhasil memperkuat posisinya di puncak klasemen sementara Super League 2025/26 setelah mengalahkan Persik Kediri dengan skor 3-0 dalam pertandingan pekan ke-25 yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Senin, 9 Maret 2026. Kemenangan ini memperkuat keunggulan PERSIB dengan 57 poin, unggul empat angka dari Borneo FC di peringkat kedua. Performa Mengesankan […]

  • Kapolsek dukuh pakis

    Kapolsek Dukuh Pakis Dorong Siswa SMAK Dharma Mulya Fokus Berprestasi dan Hindari Kenakalan Remaja

    • calendar_month Rabu, 30 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 306
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolsek Dukuh Pakis, Kompol Masdawati Saragih, S.H., M.H., mengadakan bimbingan dan penyuluhan kepada 80 siswa kelas 12 SMAK Dharma Mulya Surabaya pada Rabu pagi, bertempat di Aula Sekolah di Jl. Raya Dukuh Kupang Barat No. 47 Surabaya, (30/10/24). Acara ini bertujuan memberikan pembekalan dan pemahaman penting bagi siswa untuk menghindari perilaku menyimpang serta […]

  • Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Diperkuat, DPRD Jatim Minta Program Masuk MPLS

    Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Diperkuat, DPRD Jatim Minta Program Masuk MPLS

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 248
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Upaya memperkuat budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah terus digalakkan di Jawa Timur. Hal ini menjadi perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, yang mendorong agar program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga masuk ke dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dorongan tersebut disampaikan […]

  • Honorer Kabupaten Serang Mengadu ke BKPSDM Usai Gagal PPPK dan CPNS

    Honorer Kabupaten Serang Mengadu ke BKPSDM Usai Gagal PPPK dan CPNS

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Forum Honorer Kabupaten Serang Mengadu ke BKPSDM Puluhan honorer non database, yang gagal menjadi CPNS, TMS (Tenaga Kontrak), dan tidak ikut dalam program paruh waktu di Kabupaten Serang melakukan audiensi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) pada Rabu, 24 September 2025. Audiensi ini dilakukan untuk menanyakan nasib mereka setelah tidak masuk dalam […]

expand_less