Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » DPRD Surabaya Selidiki Hilangnya Sejarah yang Terkubur di Jalan Mawar

DPRD Surabaya Selidiki Hilangnya Sejarah yang Terkubur di Jalan Mawar

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Rumah Radio Bung Tomo, yang dulu menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 10 November 1945, kini menghilang dari peta sejarah Surabaya. Keberadaannya yang semakin kabur memicu tindakan dari Komisi A DPRD Surabaya untuk menelusuri bagaimana bangunan bersejarah ini bisa hilang tanpa jejak.

Penyelidikan Dilakukan untuk Menjaga Warisan Budaya

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa masalah ini tidak hanya berkaitan dengan kehilangan bangunan, tetapi juga dengan pentingnya menjaga nilai sejarah yang terkandung dalam lokasi tersebut.

“Ini menyangkut sejarah bangsa dan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Menurut informasi awal, Rumah Radio Bung Tomo sejak tahun 2016 sudah tidak lagi berada dalam penguasaan Pemerintah Kota Surabaya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang proses pengalihan aset dan apakah ada kesalahan dalam pengelolaan.

Dugaan Pengalihan Aset dan Proses yang Tidak Transparan

Yona menyoroti bahwa selama beberapa tahun, bangunan tersebut dikuasai oleh pihak lain. Hal ini diduga menjadi salah satu faktor mengapa rumah radio yang menjadi tempat perjuangan para pejuang kemerdekaan itu akhirnya lenyap.

“Faktanya, rumah radio itu bukan aset pemkot saat itu. Ini yang akan kami dalami, termasuk proses dan keputusan apa saja yang terjadi hingga bangunan tersebut tidak lagi ada,” katanya.

Meski bangunan mungkin telah dibongkar, Komisi A DPRD Surabaya tetap akan memastikan status hukum dan historis lokasi tersebut.

Nilai Sejarah yang Harus Dilindungi

Yona menegaskan bahwa meskipun bangunan tidak lagi berdiri, tanah yang dulu menjadi lokasi Rumah Radio Bung Tomo masih memiliki nilai sejarah yang tinggi.

“Kalaupun bangunannya sudah tidak ada, lokusnya masih ada. Tanah itu tetap memiliki nilai sejarah dan seharusnya dilindungi negara,” tambahnya.

Penyelidikan ini akan melibatkan komunikasi lintas komisi di DPRD Surabaya serta koordinasi dengan pemerintah kota dan pihak-pihak terkait sejak tahun 2016.

Peran Pemerintah Kota dalam Pelestarian Sejarah

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa Rumah Radio Bung Tomo masih dianggap sebagai cagar budaya meski telah dipugar. Namun, kebijakan pengelolaan dan perlindungan sejarah ini tetap menjadi sorotan publik.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto juga menyampaikan prihatinnya atas pembongkaran bangunan tersebut. Ia menilai bahwa upaya pelestarian sejarah harus lebih diperkuat.

Pertanyaan tentang Hak Atas Tanah dan Kepemilikan

Masalah utama yang muncul adalah siapa yang memiliki hak atas tanah tersebut dan bagaimana proses pengalihan aset berlangsung. Pertanyaan ini menjadi fokus utama dalam penyelidikan Komisi A DPRD Surabaya.

Selain itu, narasumber dari kalangan pemerhati sejarah menyebutkan bahwa kehilangan Rumah Radio Bung Tomo menjadi alarm bagi upaya pelestarian sejarah di Surabaya.

Tantangan dalam Pelestarian Warisan Budaya

Pengalaman ini menunjukkan bahwa pelestarian warisan budaya tidak hanya tergantung pada regulasi, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen dari pemerintah serta masyarakat.

Beberapa pihak mengkhawatirkan bahwa jika tidak ada tindakan nyata, sejarah lokal seperti Rumah Radio Bung Tomo akan terus terabaikan dan akhirnya hilang dari ingatan masyarakat.

Langkah Selanjutnya

Komisi A DPRD Surabaya akan terus melakukan investigasi dan meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait. Hasil penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan jawaban jelas tentang bagaimana bangunan bersejarah ini bisa hilang dan siapa yang bertanggung jawab.

Penyelidikan ini juga menjadi momentum untuk merevisi aturan dan mekanisme perlindungan cagar budaya di Surabaya agar kejadian serupa tidak terulang.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rob Edwards Resmi Jadi Pelatih Baru Wolverhampton, Tinggalkan Kontroversi Middlesbrough

    Rob Edwards Resmi Jadi Pelatih Baru Wolverhampton, Tinggalkan Kontroversi Middlesbrough

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar
  • Sistem Parkir Non Tunai di Surabaya: Dua Hal Penting yang Harus Diperhatikan Pengguna

    Sistem Parkir Non Tunai di Surabaya: Dua Hal Penting yang Harus Diperhatikan Pengguna

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penerapan sistem pembayaran parkir non tunai di Kota Surabaya telah dimulai, namun masyarakat perlu memperhatikan beberapa hal penting untuk memastikan pengalaman yang aman dan nyaman. Hal ini disampaikan oleh Trio Wahyu Bowo, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, yang menjelaskan bahwa ada dua poin utama yang harus dipenuhi pengguna jasa. Identifikasi Jukir […]

  • Percasi Surabaya Berangkatkan 25 Atlet Catur Ke Kejurprov Blitar

    Percasi Surabaya Berangkatkan 25 Atlet Catur Ke Kejurprov Blitar

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Diagram Kota Surabaya – Percasi Surabaya Memberangkatkan Sejumlah 25 atlet catur Kota Surabaya dari Kantor DPRD Surabaya,Senin (22/7/2024). Kedatangan para atlet di DPRD Surabaya ingin meminta doa restu untuk melaksanakan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Blitar. Ketua Percasi Surabaya Budi Leksono mengatakan, hari ini pihaknya melepas 25 atlet mengikuti Kejurprov Jatim 2024, yang akan digelar di […]

  • Pon XXI 2024

    PON XXI 2024, Akan Ditutup Secara Resmi Oleh Jokowi

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – PON XXI 2024 Aceh-Sumut akan di tutup secara resmi oleh Presiden RI, Joko Widodo pada Upacara Penutupan di Stadion Utama Sumatera Utama, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (20/9/2024) malam. Hal ini di ungkapkan Ketua Bidang Upacara Panitia Besar PON XXI/2024 M. Mahfullah Pratama Daulay di Medan. Mengutip laman ponxxi-acehsumut.id, Selasa (17/9/2024), dia tegaskan bahwa […]

  • Rutan surabaya

    Rutan Surabaya Perketat Keamanan, Lakukan Penggeledahan Tanpa Pemberitahuan

    • calendar_month Sabtu, 19 Jul 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 174
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM — Rutan Surabaya, Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara Kelas I Surabaya kembali melaksanakan penggeledahan mendadak di blok hunian warga binaan, Kamis (17/07). Operasi ini dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya kepada warga binaan maupun petugas lain di luar tim pelaksana. Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. […]

  • Perayaan Puncak Pemilihan Duta Wisata Jombang 2025

    Perayaan Puncak Pemilihan Duta Wisata Jombang 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 185
    • 0Komentar

    JOMBANG – Grand Final Pemilihan Duta Wisata Guk dan Yuk Kabupaten Jombang 2025 menjadi momen yang memukau, dihadiri oleh ribuan penonton yang hadir di GOR Merdeka. Acara ini tidak hanya menampilkan kecantikan dan ketampanan para peserta, tetapi juga menegaskan peran penting generasi muda dalam mengembangkan sektor pariwisata daerah. Kehadiran Bupati Jombang Bupati Jombang, H. Warsubi, hadir […]

expand_less