Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » DPRD Surabaya Selidiki Hilangnya Sejarah yang Terkubur di Jalan Mawar

DPRD Surabaya Selidiki Hilangnya Sejarah yang Terkubur di Jalan Mawar

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Rumah Radio Bung Tomo, yang dulu menjadi simbol perjuangan kemerdekaan Indonesia pada 10 November 1945, kini menghilang dari peta sejarah Surabaya. Keberadaannya yang semakin kabur memicu tindakan dari Komisi A DPRD Surabaya untuk menelusuri bagaimana bangunan bersejarah ini bisa hilang tanpa jejak.

Penyelidikan Dilakukan untuk Menjaga Warisan Budaya

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menyatakan bahwa penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh. Ia menekankan bahwa masalah ini tidak hanya berkaitan dengan kehilangan bangunan, tetapi juga dengan pentingnya menjaga nilai sejarah yang terkandung dalam lokasi tersebut.

“Ini menyangkut sejarah bangsa dan tidak bisa dibiarkan begitu saja,” ujarnya.

Menurut informasi awal, Rumah Radio Bung Tomo sejak tahun 2016 sudah tidak lagi berada dalam penguasaan Pemerintah Kota Surabaya. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan tentang proses pengalihan aset dan apakah ada kesalahan dalam pengelolaan.

Dugaan Pengalihan Aset dan Proses yang Tidak Transparan

Yona menyoroti bahwa selama beberapa tahun, bangunan tersebut dikuasai oleh pihak lain. Hal ini diduga menjadi salah satu faktor mengapa rumah radio yang menjadi tempat perjuangan para pejuang kemerdekaan itu akhirnya lenyap.

“Faktanya, rumah radio itu bukan aset pemkot saat itu. Ini yang akan kami dalami, termasuk proses dan keputusan apa saja yang terjadi hingga bangunan tersebut tidak lagi ada,” katanya.

Meski bangunan mungkin telah dibongkar, Komisi A DPRD Surabaya tetap akan memastikan status hukum dan historis lokasi tersebut.

Nilai Sejarah yang Harus Dilindungi

Yona menegaskan bahwa meskipun bangunan tidak lagi berdiri, tanah yang dulu menjadi lokasi Rumah Radio Bung Tomo masih memiliki nilai sejarah yang tinggi.

“Kalaupun bangunannya sudah tidak ada, lokusnya masih ada. Tanah itu tetap memiliki nilai sejarah dan seharusnya dilindungi negara,” tambahnya.

Penyelidikan ini akan melibatkan komunikasi lintas komisi di DPRD Surabaya serta koordinasi dengan pemerintah kota dan pihak-pihak terkait sejak tahun 2016.

Peran Pemerintah Kota dalam Pelestarian Sejarah

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa Rumah Radio Bung Tomo masih dianggap sebagai cagar budaya meski telah dipugar. Namun, kebijakan pengelolaan dan perlindungan sejarah ini tetap menjadi sorotan publik.

Sementara itu, Presiden RI Prabowo Subianto juga menyampaikan prihatinnya atas pembongkaran bangunan tersebut. Ia menilai bahwa upaya pelestarian sejarah harus lebih diperkuat.

Pertanyaan tentang Hak Atas Tanah dan Kepemilikan

Masalah utama yang muncul adalah siapa yang memiliki hak atas tanah tersebut dan bagaimana proses pengalihan aset berlangsung. Pertanyaan ini menjadi fokus utama dalam penyelidikan Komisi A DPRD Surabaya.

Selain itu, narasumber dari kalangan pemerhati sejarah menyebutkan bahwa kehilangan Rumah Radio Bung Tomo menjadi alarm bagi upaya pelestarian sejarah di Surabaya.

Tantangan dalam Pelestarian Warisan Budaya

Pengalaman ini menunjukkan bahwa pelestarian warisan budaya tidak hanya tergantung pada regulasi, tetapi juga pada kesadaran dan komitmen dari pemerintah serta masyarakat.

Beberapa pihak mengkhawatirkan bahwa jika tidak ada tindakan nyata, sejarah lokal seperti Rumah Radio Bung Tomo akan terus terabaikan dan akhirnya hilang dari ingatan masyarakat.

Langkah Selanjutnya

Komisi A DPRD Surabaya akan terus melakukan investigasi dan meminta penjelasan dari pihak-pihak terkait. Hasil penyelidikan ini diharapkan dapat memberikan jawaban jelas tentang bagaimana bangunan bersejarah ini bisa hilang dan siapa yang bertanggung jawab.

Penyelidikan ini juga menjadi momentum untuk merevisi aturan dan mekanisme perlindungan cagar budaya di Surabaya agar kejadian serupa tidak terulang.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Film Paling Hebat Sepanjang Masa, Wajib Tonton untuk Penggemar Film

    5 Film Paling Hebat Sepanjang Masa, Wajib Tonton untuk Penggemar Film

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 64
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Letterboxd merupakan platform media sosial bagi para penggemar film yang memungkinkan penggunanya mencatat tontonan, menulis ulasan, membuat berbagai daftar film, serta berinteraksi dengan komunitas pecinta sinema dari seluruh dunia. Lewat platform ini, setiap pengguna dapat mencatat pengalaman menonton mereka secara personal sekaligus menemukan beragam judul baru melalui rekomendasi dan aktivitas sesama pengguna. Didalamnya […]

  • Tim SAR 24 Jam Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

    Tim SAR 24 Jam Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Kondisi Evakuasi di Pondok Pesantren Al Khoziny DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menjelaskan situasi yang terjadi selama proses evakuasi para korban yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan 4 lantai dari Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo. Ia menyampaikan penjelasan tersebut saat mendampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dalam kunjungan ke RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo. Emil […]

  • Kapolri Tekankan Pentingnya Edukasi Cegah Karhutla sejak dini saat buka Jambore Karhutla

    Kapolri Tekankan Pentingnya Edukasi Cegah Karhutla sejak dini saat buka Jambore Karhutla

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 196
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi inspektur Upacara Pembukaan Jambore Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2025. Kegiatan itu dilaksanakan di Bumi Perkemahan Tahura Sultan Syarif Hasyim, Kabupaten Siak, Riau. Dalam kesempatan ini, Sigit menekankan pentingnya upaya pencegahan Karhutla melalui edukasi, sosialisasi, patroli hingga pembuatan sekat kanal dan embung. “Polri bersama stakeholder terkait terus […]

  • Warga Rempang Menangis Saat Gugat PSN di MK

    Warga Rempang Menangis Saat Gugat PSN di MK

    • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 283
    • 0Komentar

      Kehidupan Warga Rempang Sebelum Proyek Strategis Nasional Masuk DIAGRAMKOTA.COM – Warga Kampung Sembulang Hulu, Pulau Rempang, bernama Sukri memberikan kesaksian sebagai saksi dalam gugatan proyek strategis nasional (PSN) di Mahkamah Konstitusi. Dalam sidang yang berlangsung pada Kamis, 11 September 2025, Sukri menyampaikan bahwa warga Rempang sudah sejahtera sebelum PSN masuk dan menegaskan bahwa mereka tidak […]

  • Kisruh Internal Pupuskan Event Olahraga Sekolah Muhammadiyah Surabaya

    Kisruh Internal Pupuskan Event Olahraga Sekolah Muhammadiyah Surabaya

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 200
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Event olahraga tingkat SD, SMP, dan SMA yang digelar oleh Sekolah Muhammadiyah di Tower Smamda Cub, Jalan Pucang Adi, Surabaya, pada Jumat (17/1/2025), menimbulkan kekecewaan mendalam. Acara yang diharapkan menjadi sarana pengembangan bakat siswa justru terhambat oleh konflik internal panitia. Permasalahan ini bermula dari perselisihan antar pihak di dalam kepanitiaan, yang berujung pada […]

  • Wisatawan di Jawa Timur Mencapai 6,2 Juta Saat Libur Nataru 2025/2026

    Wisatawan di Jawa Timur Mencapai 6,2 Juta Saat Libur Nataru 2025/2026

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 49
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur kembali menjadi destinasi utama bagi wisatawan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 6,2 juta wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, mengunjungi provinsi ini selama momen liburan tersebut. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan Kuantitas Wisatawan Evy Afianasari, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) […]

expand_less