Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » Presiden Prabowo Soroti Hilangnya Situs Bersejarah Radio Bung Tomo di Surabaya

Presiden Prabowo Soroti Hilangnya Situs Bersejarah Radio Bung Tomo di Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan kekhawatiran terhadap hilangnya salah satu situs bersejarah yang memiliki nilai penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Dalam sebuah pertemuan dengan para kepala daerah, ia mempertanyakan keberadaan rumah yang menjadi tempat penyiaran pidato legendaris Bung Tomo di Jalan Mawar, Surabaya. Bangunan tersebut dikenal sebagai lokasi yang menjadi saksi bisu semangat perjuangan rakyat Surabaya pada masa kemerdekaan.

Rumah Radio Bung Tomo tidak hanya menjadi tempat penyiaran pidato, tetapi juga menjadi simbol perlawanan terhadap penjajahan. Meski telah ditetapkan sebagai bangunan cagar budaya melalui Surat Keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 188.45/004/402.1.04/1998, bangunan itu akhirnya dibongkar. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai perlindungan dan penghargaan terhadap warisan sejarah bangsa.

Peran Penting Rumah Radio Bung Tomo dalam Sejarah

Pada tanggal 10 November 1945, Bung Tomo memberikan pidato yang menjadi pemicu semangat perjuangan rakyat Surabaya. Pidato tersebut membakar semangat dan menjadi bagian dari peristiwa heroik yang dikenal sebagai Peristiwa 10 November. Lokasi tersebut menjadi pusat perhatian sejarah, baik dari kalangan akademisi maupun masyarakat luas.

Namun, setelah pembongkaran, banyak yang merasa bahwa nilai-nilai sejarah yang melekat pada bangunan tersebut mulai terabaikan. Kehilangan rumah tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap warisan perjuangan bangsa. Beberapa warga Surabaya mencoba menjaga ingatan kolektif dengan mendirikan radio baru bernama “Radio Bung Tomo” serta menerbitkan buku berjudul “Jejak Bung Tomo”.

Kritik terhadap Pembangunan Tanpa Memperhatikan Sejarah

Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia didirikan melalui perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Ia menyoroti pentingnya pelestarian situs-situs sejarah sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan mereka. Menurutnya, pembangunan yang dilakukan harus disertai dengan pemahaman akan sejarah, bukan justru menghapus nilai-nilai luhur yang telah menjadi dasar negara.

“Di mana sekarang rumah radio Bung Tomo itu? Masih ada atau sudah dibongkar?” tanya Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul, Bogor. Pertanyaan ini menunjukkan kepedulian Presiden terhadap situasi yang terjadi di Surabaya.

Inisiatif Mandiri dari Warga Surabaya

Tidak hanya dari pihak pemerintah, warga Surabaya juga turut serta dalam upaya menjaga ingatan akan perjuangan Bung Tomo. Beberapa komunitas lokal mencoba untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan lewat berbagai cara, seperti pendirian radio dan penerbitan buku. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sejarah tidak hanya dimiliki oleh pemerintah, tetapi juga oleh masyarakat.

Selain itu, kader Partai Gerindra, A. Hermas Thony, mengingatkan bahwa ia pernah menginisiasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pemajuan Kebudayaan, Kejuangan, dan Kepahlawanan Surabaya. Namun, hingga saat ini, raperda tersebut belum rampung. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara niat dan realisasi dalam perlindungan warisan sejarah.

Tantangan dalam Pelestarian Warisan Budaya

Pembongkaran rumah Radio Bung Tomo menjadi contoh nyata dari tantangan dalam pelestarian warisan budaya. Di tengah tuntutan pembangunan yang semakin pesat, sering kali nilai-nilai sejarah diabaikan. Padahal, situs-situs seperti ini memiliki makna yang sangat penting bagi identitas nasional.

Dalam konteks ini, pentingnya regulasi yang dapat melindungi bangunan-bangunan bersejarah menjadi semakin jelas. Diperlukan kebijakan yang lebih tegas dan komitmen yang kuat dari pemerintah dan masyarakat dalam menjaga warisan budaya.

Kehilangan rumah Radio Bung Tomo di Surabaya menjadi isu penting yang menunjukkan betapa pentingnya pelestarian sejarah. Presiden Prabowo dan masyarakat Surabaya bersama-sama menyuarakan kepedulian terhadap warisan perjuangan bangsa. Dengan langkah-langkah yang tepat, diharapkan nilai-nilai sejarah dapat tetap dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukungan Transparansi Pemerintahan Desa, TNI Kawal Musyawarah APBDes

    Dukungan Transparansi Pemerintahan Desa, TNI Kawal Musyawarah APBDes

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 138
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kehadiran TNI di tengah masyarakat desa kembali terlihat dalam upaya mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan partisipatif. Melalui peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai aparat teritorial, TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal berbagai program kerja desa binaan di wilayah satuan Koramil. Keterlibatan ini menjadi bagian penting dari sinergi antara unsur pertahanan negara […]

  • Kolaborasi Pentahelix Jadi Fokus Hari Pramuka ke-63 di Jawa Timur

    Kolaborasi Pentahelix Jadi Fokus Hari Pramuka ke-63 di Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 294
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peringatan Hari Pramuka ke-63 di Jawa Timur menjadi ajang penting untuk memperkuat kolaborasi dalam menghadapi bencana. Acara yang diselenggarakan di Dyandra Convention Center Surabaya ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso, serta Ketua Kwarda […]

  • Persebaya Surabaya Francisco Rivera, Persebaya Surabaya,

    Francisco Rivera Jadi Pemain Kunci Persebaya Surabaya, Tapi Bisa Bergabung dengan Garudayaksa FC?

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 96
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Francisco Rivera, pemain asal Meksiko yang kini menjadi bagian dari Persebaya Surabaya, kembali menjadi sorotan setelah muncul rumor bahwa ia bisa bergabung dengan klub baru, Garudayaksa FC. Penampilannya yang luar biasa selama musim ini membuat banyak pihak memperhatikan karier sang playmaker. Performa Rivera yang Mengesankan Rivera tampil dominan sepanjang kompetisi, memberikan kontribusi besar bagi […]

  • Ops Zebra Semeru 2024: Langkah Polres Mojokerto Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas di Pasar

    Ops Zebra Semeru 2024: Langkah Polres Mojokerto Sosialisasikan Tertib Lalu Lintas di Pasar

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 394
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Mojokerto Kota melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat di Pasar Tanjung Anyar pada Rabu, 16 Oktober 2024, sebagai bagian dari Operasi Zebra Semeru 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Operasi Zebra Semeru yang berlangsung selama 14 hari ini dimulai pada 14 Oktober. Dipimpin oleh IPDA Slamet Hariyono, […]

  • Honor Power 2 Rilis Awal 2026, Desain iPhone dan Baterai Besar, Ini Ulasannya

    Honor Power 2 Rilis Awal 2026, Desain iPhone dan Baterai Besar, Ini Ulasannya

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 166
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengumuman resmi mengenai Honor Power 2 akan dilakukan pada 5 Januari 2026. Ponsel ini dibuat khusus bagi pengguna yang memerlukan kapasitas baterai yang tahan lama. Honor memperkenalkan desain mewah dengan modul kamera persegi panjang di sisi belakang. Susunan kamera ini dianggap mirip dengan tata letak iPhone versi terbaru. Honor Power 2 tersedia dalam tiga […]

  • TNI dan Warga Pasang Girder WF Jembatan Garuda di Desa Samar

    TNI dan Warga Pasang Girder WF Jembatan Garuda di Desa Samar

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Garuda di Desa Samar, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Kamis (07/05/2026). Babinsa Desa Samar Sertu Bambang Purwadi bersama anggota Koramil Tipe B 0807/15 Pagerwojo dan warga setempat kompak melaksanakan pemasangan balok baja struktur tipe Wide Flange (WF) sebagai rangka utama jembatan. […]

expand_less