Persiapan Porprov Jatim 2027: Tim KONI dan Dispora Surabaya Lakukan Peninjauan Venue
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 2 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur bersama dengan KONI Surabaya dan Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Surabaya telah memulai proses peninjauan venue yang akan digunakan untuk gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X 2027. Proses ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan awal agar semua fasilitas dapat memenuhi standar penyelenggaraan olahraga tingkat provinsi.
Pada tahap pertama, tim melakukan inspeksi di sejumlah aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang berada di sekitar Jalan Kertajaya. Beberapa venue yang diperiksa antara lain Dojo Karate, Dojo Judo, GOR Tenis Meja, GOR Bulutangkis Sudirman, Lapangan Jatim Seger, Kolam Renang Dispora Jatim, dan GOR Kertajaya.
Evaluasi Fasilitas dan Perbaikan yang Dibutuhkan
Dalam tinjauan tersebut, tim menilai kondisi bangunan serta sarana prasarana pendukung yang akan digunakan selama event berlangsung. Hasil evaluasi ini menjadi dasar dalam menentukan venue yang akan digunakan dan juga rekomendasi perbaikan fasilitas.
Anggota Binpres KONI Jatim, Jeffry Tagore, menyampaikan bahwa secara umum venue sudah siap untuk digunakan. Namun, masih ada beberapa hal kecil yang perlu diperbaiki.
“Memang sebetulnya venue ini rata-rata perlu perbaikan, tidak menyeluruh tapi cukup banyak yang harus diperbaiki kecil-kecil seperti kamar mandi belum layak, lantainya ada yang pecah bisa menganggu saat pertandingan,” ujarnya.
Jeffry berharap, tuan rumah Surabaya dan Dispora Jatim mampu memperbaiki segala kekurangan dengan cepat. Ia menekankan pentingnya persiapan awal agar tidak terkesan buru-buru menjelang pelaksanaan Porprov 2027.
Strategi Penyusunan Venue dan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
Sekretaris KONI Surabaya, Randika Asiani, menjelaskan bahwa pihaknya sedang memetakan venue-venue yang akan dipersiapkan untuk Porprov 2027. Ada tiga kluster utama yang disiapkan, yaitu aset Pemerintah Kota Surabaya, aset Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan kerja sama dengan pihak ketiga seperti Universitas Negeri Surabaya, Universitas Hang Tuah, dan Universitas Ciputra.
Menurut Randika, venue di area Kertajaya dinilai cukup baik dalam hal kesiapan. Meski begitu, beberapa perbaikan minor tetap diperlukan agar sesuai dengan standar penyelenggaraan Porprov.
“Dari segi kesiapan kalau venue Kertajaya saya rasa cukup baik sudah. Artinya tinggal perbaikan-perbaikan sedikit saja untuk bisa kita pakai di Porprov 2027,” katanya.
Selanjutnya, hasil peninjauan ini akan dibahas bersama Technical Delegate (TD) masing-masing cabang olahraga untuk menentukan venue yang paling sesuai. Ia berharap, seluruh venue dapat selesai diperbaiki pada tahun 2026, sehingga Porprov 2027 dapat berjalan dengan lancar.
Tantangan dan Harapan Masa Depan
Persiapan Porprov 2027 tidak hanya tentang pengadaan venue, tetapi juga tentang kesiapan atlet dan pengelolaan acara secara keseluruhan. KONI Jatim dan Surabaya berkomitmen untuk memberikan fasilitas terbaik bagi para atlet dan pengunjung.
Dengan adanya peninjauan awal, diharapkan tidak ada kendala besar yang muncul menjelang pelaksanaan acara. Selain itu, langkah ini juga menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan olahraga di Jawa Timur.
Peninjauan venue oleh KONI Jatim, KONI Surabaya, dan Dispora Surabaya adalah langkah penting dalam memastikan kelancaran penyelenggaraan Porprov Jatim 2027. Dengan evaluasi yang dilakukan, diharapkan semua fasilitas yang tersedia dapat memenuhi standar nasional dan memberikan pengalaman terbaik bagi peserta maupun penonton.***

>
>

Saat ini belum ada komentar