Aspirasi Warga Surabaya Terkait Infrastruktur dan Pasar PPI Diangkat dalam Reses DPRD
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

(ist)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Kegiatan reses DPRD Kota Surabaya menjadi momen penting untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Dalam acara ini, warga menyampaikan berbagai keluhan terkait infrastruktur, layanan kesehatan, serta rencana pemindahan Pasar PPI.
Masalah Infrastruktur Jadi Fokus Utama
Salah satu isu yang paling sering disampaikan oleh warga adalah kondisi Jalan PPI yang rusak. Arif, warga RT 2 RW 1, meminta pemerintah melakukan penanganan permanen dengan pengaspalan daripada hanya melakukan penambalan sementara.
“Jalan PPI itu maunya diaspal, bukan ditambal-tambal saja,” ujarnya saat menyampaikan aspirasi.
Selain itu, seorang warga dari Jalan Gresik PPI juga menyampaikan keluhan terkait BPJS Kesehatan. Ia berharap kepesertaannya bisa dialihkan ke BPJS pemerintah karena kesulitan finansial.
Solusi untuk Warga yang Tidak Mampu
H. Budi Leksono, anggota DPRD dari Fraksi PDI Perjuangan, menanggapi keluhan tersebut dengan tegas. Ia menilai bahwa warga yang benar-benar tidak mampu harus mendapatkan solusi yang lebih manusiawi.
“Kalau BPJS mandiri pasti disuruh melunasi. Harapan saya, kalau memang kondisinya tidak mampu, jangan membuat masyarakat galau berpikir harus melunasi. Langsung saja diputihkan,” kata Budi Leksono.
Penolakan Relokasi Pasar PPI
Warga secara kompak menolak rencana pemindahan Pasar PPI. Mereka menilai pasar tersebut masih dibutuhkan masyarakat sekitar dan tidak mengganggu lalu lintas.
“Terkait Pasar PPI yang mau dipindah, warga sudah sepakat tidak mau dipindahkan. Cukup diatur jam operasionalnya saja, karena tidak mengganggu jalan raya. Kalau memang dipindah, harus jelas tempatnya di mana dan apakah dijamin tetap ramai,” ujar Budi Leksono.
Fokus pada Peningkatan Ekonomi dan UMKM
Sebagai anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono juga menyoroti pentingnya penguatan sektor UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Reses ini merupakan kewajiban sekaligus bentuk tanggung jawab kami kepada masyarakat. Semua masukan warga akan kami tampung dan perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pemerintah kota,” paparnya.
Hubungan Antara Wakil Rakyat dan Masyarakat
Acara reses juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat. Hadirnya tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar menunjukkan antusiasme terhadap penyampaian aspirasi.
Harapan Masyarakat untuk Tindak Lanjut
Semua aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh pemerintah maupun DPRD Kota Surabaya. Warga berharap kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.***

>
>

Saat ini belum ada komentar