Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » Bukan Sekadar KTP, Ini Penjelasan Aldy Blaviandy soal Desil, Fasilitas Publik dan Beasiswa Pendidikan di Surabaya

Bukan Sekadar KTP, Ini Penjelasan Aldy Blaviandy soal Desil, Fasilitas Publik dan Beasiswa Pendidikan di Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 menit yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Anggota Komisi A DPRD Surabaya Aldy Blaviandy menegaskan bahwa fasilitas publik yang dibiayai melalui APBD harus diprioritaskan bagi warga yang memiliki KTP Surabaya. Penegasan itu disampaikan saat agenda reses bersama warga Kelurahan Kedungdoro di gedung olahraga (GOR) Chynbar, Minggu pagi (24/5/2026), yang turut membahas persoalan fasilitas publik, pendidikan dan bantuan beasiswa Pemuda Tangguh.

Dengan total APBD Kota Surabaya tahun 2025 yang mencapai Rp 11,8 triliun, tuntutan warga agar belanja daerah benar-benar menyentuh masyarakat setempat menjadi semakin relevan. Surabaya sendiri tercatat sebagai kota dengan jumlah penduduk lebih dari 3 juta jiwa, namun mobilitas warga pendatang yang tinggi kerap menimbulkan persoalan ketidaktepatan sasaran program.

Aspirasi Warga: Pemerataan Fasilitas Umum Jadi Sorotan Utama

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pemanfaatan fasilitas umum, bantuan sosial, hingga akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu. Aspirasi yang paling banyak disorot yakni perlunya pemerataan manfaat fasilitas publik agar benar-benar dirasakan masyarakat Surabaya.

Sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya, Aldy menegaskan bahwa keberadaan fasilitas publik harus memiliki asas keadilan dan keberpihakan terhadap warga kota. Karena itu, mekanisme pendataan hingga verifikasi penerima manfaat dinilai penting untuk menghindari ketidaktepatan sasaran — apalagi mengingat Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia menjadi magnet urbanisasi yang terus tumbuh setiap tahunnya.

“Kalau fasilitas itu dibangun dari anggaran daerah, tentu harus diprioritaskan untuk warga Surabaya yang memiliki KTP Surabaya. Jangan sampai manfaatnya justru tidak maksimal dirasakan masyarakat kota sendiri,” ujar Aldy.

Jaring Pengaman Pendidikan bagi Ribuan Pelajar Surabaya

Selain membahas fasilitas publik, warga juga menyoroti pentingnya keberlanjutan program bantuan pendidikan melalui beasiswa Pemuda Tangguh. Program tersebut dinilai sangat membantu pelajar dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan.

Data Dinas Pendidikan Kota Surabaya menunjukkan lebih dari 60.000 siswa tergolong dalam keluarga kurang mampu, sementara angka putus sekolah di tingkat SMA/SMK masih menjadi perhatian serius pemerintah kota. Aldy, yang di Fraksi Golkar dikenal konsisten menyuarakan isu pemberdayaan pemuda, menyebut program Pemuda Tangguh sebagai salah satu instrumen strategis untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu sektor penting yang harus mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Dukungan melalui beasiswa dinilai bukan hanya membantu ekonomi keluarga, tetapi juga menjadi investasi sumber daya manusia bagi masa depan Surabaya.

“Beasiswa Pemuda Tangguh harus terus diperkuat karena banyak anak muda Surabaya yang membutuhkan dukungan pendidikan agar bisa terus sekolah dan kuliah,” kata politisi Golkar tersebut.

Kenali Desil DTSEN, Aldy Blaviandy: Penentu Siapa yang Berhak Dapat Bantuan

Agar warga memahami mekanisme penerima manfaat, penting untuk mengenal sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi acuan utama pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial maupun fasilitas publik bersubsidi.

DTSEN membagi kondisi ekonomi warga ke dalam 10 desil (tingkatan), di mana Desil 1 adalah kelompok paling miskin dan Desil 10 adalah yang paling mampu. Dalam praktiknya, program bantuan pemerintah umumnya menyasar warga yang masuk Desil 1 hingga Desil 4.

Aldy Blaviandy menegaskan, sinkronisasi antara data DTSEN dan kepemilikan KTP Surabaya menjadi kunci agar tidak ada warga asli yang justru tergeser haknya oleh pendatang yang belum memenuhi syarat administratif.

“Datanya harus valid, KTP-nya harus Surabaya. Dua syarat itu yang memastikan fasilitas dan beasiswa benar-benar sampai ke tangan yang tepat,” tegasnya.

Reses DPRD: Momen Strategis Serap Aspirasi Langsung dari Masyarakat

Aldy menambahkan, reses menjadi momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. Seluruh aspirasi yang masuk akan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah kota agar program yang dijalankan benar-benar sesuai kebutuhan warga.

Bagi Aldy, turun langsung ke masyarakat bukan sekadar kewajiban legislatif, “Melainkan cara Fraksi Golkar memastikan suara akar rumput benar-benar terkoneksi dengan kebijakan di tingkat kota,” pungkasnya.

Warga berharap berbagai program bantuan dan fasilitas publik ke depan semakin tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat Surabaya.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perubahan Struktur Kabinet Prabowo: Wajah Baru dan Kembali Berkontribusi

    Perubahan Struktur Kabinet Prabowo: Wajah Baru dan Kembali Berkontribusi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 45
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Presiden Prabowo kembali melakukan perubahan dalam struktur pemerintahan dengan melantik sejumlah pejabat baru di jajaran Kabinet Merah Putih. Ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat koordinasi antar lembaga dan meningkatkan efisiensi dalam menjalankan program pemerintah. Dalam pelantikan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, beberapa posisi penting diisi oleh tokoh-tokoh baru maupun mantan pejabat yang […]

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lombok-Bali

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal Feri Lombok-Bali yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 124
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perjalanan laut antara Lombok dan Bali merupakan salah satu rute penting yang dilayani oleh sejumlah kapal feri. Rute ini menghubungkan Pelabuhan Lembar di Lombok Barat dengan Pelabuhan Padangbai di Karangasem, Bali. Jarak tempuhnya sekitar 38 mil laut dengan estimasi waktu perjalanan sekitar 4 jam 30 menit. Layanan kapal feri ini beroperasi selama 24 jam, sehingga […]

  • Di Tengah Sorotan PAD, Kebun Raya Mangrove Surabaya Klaim Tetap Utamakan Konservasi

    Di Tengah Sorotan PAD, Kebun Raya Mangrove Surabaya Klaim Tetap Utamakan Konservasi

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle Shinta ms
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM– Di tengah sorotan publik terhadap kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata, Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya menegaskan bahwa orientasi pengelolaannya tetap berpijak pada konservasi ekosistem dan edukasi lingkungan, bukan semata mengejar pemasukan daerah. Dengan luas kawasan mencapai 34 hektare yang tersebar di Gunung Anyar, Medokan Sawah, dan Wonorejo, Kebun Raya Mangrove Surabaya […]

  • 16 Bahan Tas Terbaik untuk Kenyamanan dan Ketahanan. Cek Rekomendasi EIGER di Sini

    16 Bahan Tas Terbaik untuk Kenyamanan dan Ketahanan. Cek Rekomendasi EIGER di Sini

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 275
    • 0Komentar

    Jenis-Jenis Bahan Tas yang Cocok untuk Berbagai Kebutuhan DIAGRAMKOTA.COM – Saat mencari tas baru, banyak orang langsung terpikat pada desainnya. Namun, di balik penampilan menarik, ada faktor yang lebih penting: bahan pembuatnya. Bahan tas memengaruhi seberapa lama tas bisa bertahan, seberapa nyaman digunakan, dan seberapa baik melindungi barang di dalamnya. Maka, sebelum membeli, penting untuk mengenal […]

  • Filosofi Tri Hita Karana Dalam Kehidupan Sehari-hari

    Filosofi Tri Hita Karana Dalam Kehidupan Sehari-hari

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 620
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Filosofi Tri Hita Karana dalam kehidupan sehari-hariLebih dari itu, ia adalah panduan hidup yang komprehensif untuk mencapai kebahagiaan dan keseimbangan dalam segala aspek kehidupan. Secara harfiah, Tri Hita Karana berarti "tiga penyebab kesejahteraan" yang mencakup hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parhyangan), manusia dengan alam (Palemahan), dan manusia dengan sesama manusia (Pawongan). Memahami […]

  • kolam renang tirtajwalita

    Disewa Pihak Ketiga, PAD Kolam Renang Tirta Jwalita Anjlok dari Rp300 Juta Jadi Rp124 Juta

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 209
    • 0Komentar

      Kolam Renang Tirta Jwalita: Dari Pendapatan Tinggi ke Penyewaan, Perubahan yang Membawa Harapan DIAGRAMKOTA.COM – Kolam renang Tirta Jwalita di Kabupaten Trenggalek kembali menjadi perhatian masyarakat. Selain dikenal karena insiden kehilangan nyawa tiga anak pada tahun lalu, fasilitas ini juga menjadi sorotan karena perubahan dalam sistem pengelolaannya. Sebelumnya, saat pemerintah daerah mengelola langsung, kolam ini […]

expand_less