Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kebijakan Baru Pemkot Surabaya: Membatasi Penggunaan Gadget untuk Anak

Kebijakan Baru Pemkot Surabaya: Membatasi Penggunaan Gadget untuk Anak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, kota terbesar di Jawa Timur, kini mengambil langkah signifikan dalam melindungi anak-anak dari ancaman digital. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menetapkan kebijakan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai yang berlaku pada jam 18.00 hingga 20.00 WIB. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah memperkuat perlindungan anak di ruang digital sekaligus meningkatkan interaksi sosial dalam keluarga.

Kebijakan ini diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Surabaya Nomor 400.2.4/7809/436.7.8/2026 tentang Perlindungan Anak di Ruang Digital. SE ini tidak hanya berupa imbauan, tetapi menjadi gerakan bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam sistem pengawasan terpadu.

Perkembangan Teknologi dan Risiko yang Mengancam

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi membawa manfaat besar, namun juga meningkatkan kerentanan anak terhadap berbagai bentuk ancaman digital. Ia menyatakan bahwa perlindungan anak tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus terarah dan melibatkan semua pihak.

Anak-anak saat ini berada pada posisi paling rentan terhadap paparan konten tidak sesuai usia, perjudian daring, penipuan, perundungan siber, eksploitasi seksual, hingga penyalahgunaan data pribadi. Untuk mengatasi hal ini, Pemkot Surabaya menetapkan batasan yang lebih tegas dalam pengawasan akses digital berbasis usia.

Pembatasan Akses Berdasarkan Usia

Menurut SE tersebut, anak di bawah 13 tahun hanya diperbolehkan menggunakan aplikasi khusus anak dengan persetujuan orang tua, serta dilarang memiliki akun media sosial. Sementara itu, anak usia 13 hingga 16 tahun hanya dapat mengakses platform berisiko rendah dengan izin orang tua atau wali, serta tetap tidak diperkenankan memiliki akun media sosial maupun mengakses platform berisiko tinggi secara mandiri.

Adapun kelompok usia 16 hingga kurang dari 18 tahun diperbolehkan mengakses media sosial, namun tetap berada di bawah persetujuan dan pengawasan orang tua atau wali. Orang tua dilarang memalsukan usia anak dalam pendaftaran akun digital karena justru membuka risiko yang lebih besar.

Membangun Komunikasi Terbuka dengan Anak

Terkait penerapan Gerakan Surabaya Tanpa Gawai pukul 18.00-20.00 WIB, keluarga diwajibkan menyediakan waktu bebas perangkat digital sebagai ruang interaksi langsung antara orang tua dan anak. Kebijakan ini juga menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka dan kepercayaan dengan anak, serta berani melapor apabila mengalami atau menemukan ancaman di ruang digital kepada orang tua, guru, maupun melalui layanan pengaduan seperti Command Center 112.

Eri Cahyadi menegaskan bahwa kebijakan ini diterbitkan dengan merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Tunas tentang Tata Kelola Perlindungan Anak di Ruang Digital serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital (Permenkomdigi) Nomor 9 Tahun 2026 yang menekankan penguatan perlindungan anak, pembatasan akses berbasis usia, serta tanggung jawab penyelenggara sistem elektronik dalam menciptakan ekosistem digital yang aman.

Ia menambahkan, “Perkembangan digital membawa manfaat besar, tetapi juga risiko nyata. Karena itu perlindungan anak tidak bisa parsial, harus terarah dan melibatkan semua pihak.”

Mempersiapkan Masa Depan yang Lebih Aman

Kebijakan ini merupakan langkah proaktif dalam melindungi generasi muda dari dampak negatif teknologi. Dengan membatasi penggunaan gawai pada jam tertentu, Surabaya berupaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi anak-anak. Selain itu, kebijakan ini juga mendorong penggunaan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.***

  • Penulis: Diagram Kota

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Isyana Sarasvati , Satanic

    Isyana Sarasvati Bantah Tuduhan Terkait Simbol yang Dianggap Satanic

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Isyana Sarasvati, penyanyi ternama di Indonesia, mengklarifikasi isu yang beredar di media sosial terkait tuduhan bahwa dirinya bergabung dengan sekte satanik. Pernyataan ini muncul setelah netizen menemukan visual mata satu dalam video musiknya yang menimbulkan spekulasi. Isyana menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar dan hanya merupakan bagian dari kreativitas dalam pembuatan konten. Klarifikasi […]

  • Timnas U-20 Indonesia

    Persiapan Timnas U-20 Indonesia untuk Kompetisi Internasional

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 110
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-20 telah dimulai di Stadion Gelora 10 November, Surabaya. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mempersiapkan skuad Garuda Muda menghadapi dua ajang internasional utama tahun ini, yaitu Piala AFF U-19 2026 dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Fokus pada Pembentukan Kerangka Tim Pelatih Timnas U-20, Nova Arianto, menjelaskan […]

  • Polres Probolinggo Siagakan Personel dan Siapkan Jalur Alternatif Akibat Lubang di Jembatan Pajarakan

    Polres Probolinggo Siagakan Personel dan Siapkan Jalur Alternatif Akibat Lubang di Jembatan Pajarakan

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 505
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Probolinggo Polda Jatim menyiagakan personelnya untuk mengurai kepadatan arus kendaraan akibat lubang yang ada di Jembatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Selain menyiagakan personel, pihak kepolisian juga sudah menyiapkan jalur alternatif, mengingat perbaikan lubang jembatan tersebut diperkirakan selesai pada Selasa (15/4/2025). Kasat Lantas Polres Probolinggo AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen menyarankan […]

  • Tim Anti Bandit Simokerto Tangkap Komplotan Curanmor dan Pelaku Judi Online di Surabaya

    Tim Anti Bandit Simokerto Tangkap Komplotan Curanmor dan Pelaku Judi Online di Surabaya

    • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 287
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Aksi kejahatan yang meresahkan warga Surabaya akhirnya terungkap di penghujung tahun 2024. Tim Anti Bandit dari Polsek Simokerto berhasil membekuk empat pelaku kejahatan, terdiri dari komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pemain judi online, dalam operasi yang digelar pada Senin (30/12/24) malam. Empat tersangka yang diamankan adalah MH (22), RK (28), OK (23), […]

  • Pria Blitar Dipaksa Lapor Karena Purana Jadi Korban Begal

    Pria Blitar Dipaksa Lapor Karena Purana Jadi Korban Begal

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 273
    • 0Komentar

    Pengakuan Pria di Blitar yang Membuat Rekayasa Begal untuk Menghindari Utang DIAGRAMKOTA.COM – Seorang pria berinisial EW (35 tahun) asal Desa/Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, akhirnya mengakui bahwa dirinya pura-pura menjadi korban aksi pembegalan. Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Desa Brongkos, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Akibat dari tindakan yang dilakukannya, EW diberikan kewajiban lapor ke Polsek […]

  • Politik Adu Pedang Antara Mulyono dan Pratikno

    Politik Adu Pedang Antara Mulyono dan Pratikno

    • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems. DIAGRAMKOTA.COM – Untuk memperluas pengaruh imperiumnya, pendiri dan pemimpin pertama kekaisaran Mongol, yakni Jenghis Khan, konon ia telah meniduri lebih dari 1000 perempuan yang kemudian melahirkan keturunan-keturunannya. Dari keturunannya yang sangat banyak dan tak terhitung itu, Kekaisaran Mogol tumbuh pesat, meluas dan kuat serta sangat berpengaruh di Asia, khususnya ketika Kekaisaran Mogol […]

expand_less