Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » DPRD Surabaya Soroti Kasus Kekerasan Anak, Imam Syafi’i Pertanyakan Predikat Kota Layak Anak

DPRD Surabaya Soroti Kasus Kekerasan Anak, Imam Syafi’i Pertanyakan Predikat Kota Layak Anak

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ringkasan Berita:
Maraknya kasus kekerasan dan dugaan pelecehan terhadap anak di Surabaya memicu sorotan dari anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i. Ia mempertanyakan relevansi predikat Kota Layak Anak yang disandang Surabaya jika masih terjadi berbagai kasus yang mengancam keselamatan dan hak-hak anak. Menurutnya, predikat tersebut harus dibuktikan melalui perlindungan nyata, bukan sekadar penghargaan administratif.

Kasus Kekerasan Anak Jadi Alarm bagi Surabaya

Kota Surabaya yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah peraih predikat Kota Layak Anak dari pemerintah pusat kini menghadapi tantangan serius. Sejumlah kasus kekerasan dan dugaan pelecehan terhadap anak yang mencuat ke publik memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem perlindungan anak yang telah dibangun selama ini.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafi’i, menilai bahwa predikat Kota Layak Anak seharusnya mencerminkan kondisi kota yang benar-benar aman, nyaman, dan memberikan perlindungan maksimal bagi anak-anak.

Namun, menurutnya, berbagai kasus yang terjadi belakangan justru menunjukkan masih adanya kelemahan dalam upaya perlindungan anak di Kota Pahlawan.

Imam Syafi’i: Kota Layak Anak Harus Ada Konsekuensinya

Dalam keterangannya, Imam Syafi’i secara tegas menyatakan ketidaksetujuannya apabila predikat Kota Layak Anak hanya menjadi simbol tanpa implementasi yang nyata.

“Saya tidak sepakat ketika disebut kota layak anak, ada konsekuensi yang harus dilakukan,” tegas Imam.

Ia menyoroti sejumlah kasus yang mengemuka, mulai dari kekerasan yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia hingga dugaan pelecehan terhadap atlet muda. Menurutnya, kasus-kasus tersebut menjadi indikator bahwa perlindungan terhadap anak masih perlu diperkuat.

Dengan jumlah penduduk Surabaya yang mencapai sekitar 3 juta jiwa, Imam meyakini kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak yang terungkap kemungkinan hanya sebagian kecil dari permasalahan yang sebenarnya terjadi.

“Fenomena ini seperti gunung es. Yang muncul ke permukaan hanya sebagian kecil saja,” ungkapnya.

Regulasi Sudah Ada, Implementasi Harus Diperkuat

Imam mengakui bahwa Pemerintah Kota Surabaya sebenarnya telah memiliki sejumlah regulasi yang mengatur perlindungan anak dan perempuan.

Di antaranya adalah Peraturan Daerah (Perda) serta Peraturan Wali Kota (Perwali) mengenai kelurahan ramah anak dan perempuan yang menjadi landasan hukum dalam upaya pencegahan maupun penanganan kasus kekerasan.

“Regulasi itu sudah ada. Kemudian juga ada perda dan perwali kelurahan ramah anak dan perempuan. Jadi itu secara regulasi sudah ada,” ujar Imam.

Meski demikian, ia menilai keberadaan regulasi belum cukup apabila tidak dibarengi dengan pengawasan yang ketat, pelaksanaan yang konsisten, serta komitmen kuat dari seluruh pihak yang terlibat.

Perlindungan Anak Membutuhkan Keterlibatan Semua Pihak

Menurut Imam, perlindungan anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Peran masyarakat, keluarga, sekolah, hingga lembaga sosial sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak.

Ia menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak-hak anak agar berbagai bentuk kekerasan maupun pelecehan dapat dicegah sejak dini.

Selain itu, masyarakat juga perlu diberikan akses pelaporan yang mudah dan aman sehingga korban maupun saksi tidak ragu untuk melaporkan setiap tindakan yang mengancam keselamatan anak.

Langkah Konkret yang Perlu Dilakukan

Untuk memperkuat perlindungan anak di Surabaya, Imam Syafi’i mendorong sejumlah langkah strategis, antara lain:

Meningkatkan Sosialisasi Hak Anak

Pemerintah dan lembaga terkait perlu memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai hak-hak anak serta pentingnya menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan.

Memperkuat Kolaborasi Antar Lembaga

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), aparat penegak hukum, sekolah, serta organisasi masyarakat harus bekerja secara terintegrasi dalam menangani setiap kasus yang terjadi.

Meningkatkan Kapasitas Aparatur di Tingkat Kelurahan

Aparatur pemerintah di tingkat kelurahan dan kecamatan perlu dibekali kemampuan dalam mendeteksi, mencegah, dan menangani kasus kekerasan terhadap anak secara cepat dan tepat.

Membangun Sistem Pelaporan yang Mudah Diakses

Mekanisme pengaduan harus dibuat lebih sederhana, cepat, dan responsif agar korban dapat segera memperoleh perlindungan serta pendampingan.

Predikat Harus Dibuktikan dengan Perlindungan Nyata

Imam Syafi’i menegaskan bahwa predikat Kota Layak Anak tidak boleh berhenti pada penghargaan semata. Predikat tersebut harus diwujudkan melalui kebijakan, program, dan tindakan nyata yang mampu menjamin keamanan serta kesejahteraan anak-anak di Surabaya.

Menurutnya, hanya dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, sekolah, keluarga, dan seluruh pemangku kepentingan, Surabaya dapat benar-benar menjadi kota yang aman, ramah, dan layak bagi tumbuh kembang anak.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pelecehan Anak di Diskotek Black Owl, DPRD Surabaya Temukan Kebijakan Tidak Jelas

    Kasus Pelecehan Anak di Diskotek Black Owl, DPRD Surabaya Temukan Kebijakan Tidak Jelas

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 194
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur oleh seorang mantan karyawan Rekreasi Hiburan Umum (RHU) Black Owl di Jalan Basuki Rahmat menunjukkan isu yang lebih luas daripada sekadar tindak pidana. Komisi B DPRD Kota Surabaya menganggap kejadian ini sebagai bukti adanya kegagalan sistematis dalam pengawasan dan pengelolaan tempat hiburan malam di kota tersebut. […]

  • China kecam AS jual peralatan militer ke Taiwan senilai Rp 186 triliun

    China kecam AS jual peralatan militer ke Taiwan senilai Rp 186 triliun

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 177
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pasokan senjata Amerika Serikat (AS) ke Taiwan akan mendorong kawasan semakin dekat ke konflik bersenjata. Demikian peringatan Kedutaan Besar China di Washington, menyusul persetujuan penjualan persenjataan bernilai miliaran dolar kepada pulau tersebut. “Langkah semacam ini tidak akan membalikkan kegagalan yang tak terelakkan dari agenda ‘kemerdekaan Taiwan’, dan justru akan mendorong Selat Taiwan ke […]

  • Kasdam V/Brawijaya Buka Gelar Opsgaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026: TNI Prima, Taat Hukum

    Kasdam V/Brawijaya Buka Gelar Opsgaktib dan Yustisi Polisi Militer 2026: TNI Prima, Taat Hukum

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar S.H. M.Si. menjadi Inspektur Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TA 2026 di Lapangan Ahmad Yani Makodam V/Brawijaya. Jumat (13/02/2026). Upacara mengusung tema “TNI Prima, Taat Hukum, Berdaulat, Indonesia Maju” sebagai komitmen peningkatan disiplin kepatuhan hukum serta profesionalisme prajurit dan PNS TNI melalui pendekatan edukatif […]

  • Hari Jomblo Sedunia

    Sejarah dan Makna Hari Jomblo Sedunia 11 November 2025 dan Kapan Hari Pacar?

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 547
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Hari Jomblo atau Single’s Day, yang jatuh pada 11 November, memiliki sejarah yang unik dan menarik. Tanggal ini sering dikaitkan dengan perayaan bagi mereka yang belum menjalin hubungan asmara. Namun, mungkin tidak semua orang tahu bahwa hari ini berasal dari China dan memiliki makna yang berbeda dari apa yang biasanya dipahami. Asal Usul Hari […]

  • Zodiak

    Prediksi 6 Zodiak yang Mengalami Kenaikan Energi Positif di 5 Januari 2026, Cek Sekarang!

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 206
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Tahun 2026 menawarkan peluang baru bagi sebagian zodiak untuk menghadapi tantangan dan kesempatan dengan lebih optimis. Dari berbagai sumber ramalan, terdapat beberapa tanda bintang yang diprediksi akan merasakan kenaikan energi positif dalam beberapa bulan ke depan. Mereka tidak hanya diberi kesempatan untuk menjalani hari-hari dengan tenang, tetapi juga memiliki peluang besar untuk memperbaiki kondisi […]

  • Pimpinan DPRD Surabaya Hari Ini Di Tetapkan, Ketua Fraksi PDIP : Ditunggu Semua Anggota Dewan

    Pimpinan DPRD Surabaya Hari Ini Di Tetapkan, Ketua Fraksi PDIP : Ditunggu Semua Anggota Dewan

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 276
    • 0Komentar

    Diagramkota.com SURABAYA – DPRD Kota Surabaya hari ini akan menggelar rapat paripurna guna menetapkan pimpinan definitif. Rapat paripurna digelar setelah empat partai yang berhak atas kursi pimpinan telah mengirimkan nama calon pimpinan definitif. Ketua Fraksi PDI Perjuangan-PAN H Budi Leksono mengatakan, bahwa penetapan pimpinan definitif ditunggu seluruh anggota DPRD Kota Surabaya. “Ini adalah yang ditunggu […]

expand_less