Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penangkapan Wali Kota Madiun dalam Kasus Korupsi: KPK Ungkap Modus Pemerasan dan Gratifikasi

Penangkapan Wali Kota Madiun dalam Kasus Korupsi: KPK Ungkap Modus Pemerasan dan Gratifikasi

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan komitmennya untuk memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. Dalam kasus terbaru, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun, Maidi, yang diduga terlibat dalam dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi. Kasus ini mencerminkan keberlanjutan upaya pemberantasan korupsi di tingkat daerah, yang sering kali menjadi sasaran utama bagi pelaku kejahatan.

Modus Pemerasan dan Penerimaan Gratifikasi

Menurut Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu, Wali Kota Madiun Maidi diduga meminta uang sebesar Rp600 juta kepada pengembang properti, yaitu PT HB. Proses penerimaan uang tersebut bermula dari pihak pengembang properti yang memberikan uang kepada SK, rekanan kepercayaan Maidi. Uang tersebut kemudian disalurkan kepada Maidi melalui perantara RR dalam dua kali transfer rekening.

“Pada Juni 2025, MD diduga meminta uang kepada pihak developer senilai Rp600 juta,” ujar Asep Guntur Rahayu. Hal ini menunjukkan bahwa modus yang digunakan adalah pemerasan dengan mengambil keuntungan dari proyek infrastruktur atau dana CSR perusahaan.

Penetapan Tersangka dan Klaster Kasus

Setelah OTT dilakukan, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka, yaitu Wali Kota Madiun Maidi (MD), Rochim Ruhdiyanto (RR) selaku orang kepercayaan Maidi, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Madiun Thariq Megah (TM). KPK juga mengungkap adanya dua klaster dalam kasus ini.

Klaster pertama berkaitan dengan dugaan pemerasan yang melibatkan Maidi dan Rochim Ruhdiyanto. Sementara itu, klaster kedua berkaitan dengan dugaan gratifikasi yang melibatkan Maidi dan Thariq Megah. Ini menunjukkan bahwa kasus korupsi di Madiun tidak hanya terjadi pada satu level, tetapi melibatkan berbagai pihak yang saling terkait.

Penggeledahan dan Penyitaan Barang Bukti

Selain menetapkan tersangka, KPK juga menyita barang bukti berupa uang senilai Rp550 juta dalam kasus ini. Uang tersebut diduga merupakan hasil dari pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang dilakukan oleh para tersangka. Penggeledahan dilakukan di berbagai lokasi terkait, termasuk tempat-tempat yang dianggap memiliki hubungan erat dengan para tersangka.

Respons Pemerintah dan Masyarakat

Respons dari pemerintah setempat terhadap kasus ini sangat penting untuk menunjukkan keseriusan dalam memberantas korupsi. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah memberikan pernyataan resmi terkait OTT yang dilakukan oleh KPK. Ia menegaskan bahwa korupsi harus diperangi dengan tegas, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Di sisi lain, masyarakat Madiun merasa prihatin atas penangkapan Wali Kota mereka. Banyak warga yang mengecam tindakan korupsi yang dilakukan oleh pejabat setempat. Mereka berharap KPK dapat terus menjalankan tugasnya dengan transparan dan akuntabel.

Tantangan dalam Pemberantasan Korupsi

Meski KPK telah berhasil menangkap banyak tersangka dalam beberapa waktu terakhir, tantangan dalam pemberantasan korupsi tetap ada. Salah satunya adalah keterbatasan sumber daya dan tenaga yang dimiliki oleh lembaga anti-korupsi. Selain itu, ada juga ancaman dari kelompok tertentu yang ingin menghalangi proses penyelidikan dan penuntutan.

Namun, dengan dukungan dari masyarakat dan pemerintah, KPK dapat terus bekerja keras untuk membersihkan sistem pemerintahan dari tindakan korupsi. Upaya ini tidak hanya akan memberikan keadilan bagi rakyat, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

Penangkapan Wali Kota Madiun Maidi oleh KPK menunjukkan bahwa korupsi di tingkat daerah masih menjadi masalah serius yang perlu segera diselesaikan. Dengan adanya kasus seperti ini, masyarakat dan pemerintah dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam pemerintahan. Semoga dengan tindakan tegas dari KPK, korupsi dapat diminimalisir dan sistem pemerintahan di Indonesia menjadi lebih bersih dan efektif.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Vokalis Element, Lucky Widja Meninggal

    Kehilangan Vokalis Element, Lucky Widja Meninggal di Usia 49 Tahun

    • calendar_month 14 jam yang lalu
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 40
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Lucky Widja, vokalis legendaris band Element, meninggal dunia pada usia 49 tahun. Kabar duka ini disampaikan oleh rekan-rekannya sesama personel band setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Almarhum menghembuskan napas terakhirnya pada malam hari di RS Halim, Jakarta. Kabar ini mengejutkan banyak pihak, termasuk para penggemarnya yang sangat menghargai kontribusi Lucky dalam […]

  • Bali Mall Icon Pusat Perbelanjaan Terbesar di Asia Tenggara Siap Dibuka

    Bali Mall Icon Pusat Perbelanjaan Terbesar di Asia Tenggara Siap Dibuka

    • calendar_month Minggu, 9 Jun 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Diagram Kota Denpasar – Bali Mall Icon, yang diklaim sebagai pusat perbelanjaan terbesar di Asia Tenggara, akhirnya siap untuk dibuka pada hari Jumat, 7 Juni 2024. Terletak di kawasan Sanur, Bali. Bali Mall Icon diperkirakan akan menjadi pusat perbelanjaan terkemuka di pulau ini, menargetkan pasar domestik dan internasional. Pusat perbelanjaan ini akan memiliki dua pintu […]

  • Satu Lagi Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditemukan, Total 14 Korban Meninggal

    Satu Lagi Santri Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ditemukan, Total 14 Korban Meninggal

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Evakuasi Korban Kedua di Area Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo DIAGRAMKOTA.COM – Pada malam Jumat (3/10), Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi satu korban tambahan yang tertimbun reruntuhan bangunan di area Pondok Pesantren Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan diekstraksi dari bagian sektor A4. Informasi ini disampaikan oleh Kasubdit Pengerahan dan Pengendalian […]

  • Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Akpol 1992 Gelar Bakti Kesehatan di Kalsel

    Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Akpol 1992 Gelar Bakti Kesehatan di Kalsel

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 339
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Angkatan Akpol 1992 yang dikenal sebagai Pratisara Wirya menyambut HUT ke-78 Bhayangkara dengan mengadakan berbagai kegiatan sosial di Kalimantan Selatan pada Minggu (23/6/2024). Kegiatan ini mencakup bakti sosial dan bakti kesehatan, yang berlangsung di beberapa lokasi di Banjarmasin. Acara ini dipimpin oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto dan didampingi oleh Dir Gakkum Korlantas […]

  • Satlantas polres bangkalan

    Satlantas Polres Bangkalan Tingkatkan Pelayanan Humanis dan Efisien dalam Ujian SIM

    • calendar_month Senin, 28 Okt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 171
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM Satlantas Polres Bangkalan, di bawah kepemimpinan Kasat Lantas AKP Diyon Fitrianto, S.H., M.H., terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat yang mengajukan Surat Izin Mengemudi (SIM) dengan pendekatan yang lebih humanis dan efisien. Peningkatan ini mencakup proses registrasi , uji teori, serta uji praktik bagi pemohon SIM, sesuai dengan arahan Kanit Registrasi dan Identifikasi […]

  • Polres Batu Berhasil Amankan 16 Tersangka Peredaran Gelap Narkoba

    Polres Batu Berhasil Amankan 16 Tersangka Peredaran Gelap Narkoba

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 282
    • 0Komentar

    Diagram Kota Batu – Jajaran Satresnarkoba Polres Batu menangkap 16 orang tersangka peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah hukum Polres Batu. Dari 16 tersangka yang diamankan itu terdiri dari 15 kasus. Rinciannya penyalahgunaan narkotika jenis sabu sebanyak 14 kasus dan pil dobel L atau pil koplo sebanyak satu kasus. Penangkapan 16 tersangka itu dilakukan […]

expand_less