Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » HUKRIM » KPK Masalah Kuota Haji dan Dampak pada Jemaah Reguler

KPK Masalah Kuota Haji dan Dampak pada Jemaah Reguler

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKasus kuota haji yang terjadi di Indonesia telah menimbulkan kekhawatiran besar terhadap masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap bahwa sekitar 8.400 jemaah reguler gagal berangkat pada tahun 2024 akibat perubahan pembagian kuota haji. Hal ini menyebabkan penundaan yang sangat panjang bagi para calon jemaah, yang sebelumnya telah menabung selama bertahun-tahun untuk bisa melakukan perjalanan ke Tanah Suci.

Penyebab Perubahan Pembagian Kuota Haji

Pembagian kuota haji pada tahun 2024 dilakukan dengan skema 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus. Namun, KPK menilai bahwa pembagian tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan dalam Rapat Kerja Kementerian Agama bersama Komisi VIII DPR RI pada November 2023. Dalam rapat tersebut, disepakati bahwa tambahan kuota haji seharusnya dialokasikan sebesar 92 persen untuk haji reguler dan hanya 8 persen untuk haji khusus.

Dampak pada Masyarakat

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menjelaskan bahwa kondisi ini sangat merugikan masyarakat yang mendaftar haji reguler. Banyak dari mereka telah menabung sejak usia muda untuk bisa berangkat haji, ketika usia mereka sudah lebih mapan. Dengan masa tunggu yang panjang, penundaan keberangkatan bisa berdampak serius bagi calon jemaah.

“Harusnya mereka sudah berangkat, tapi karena antreannya bertambah jadi harus menunggu lagi. Padahal kita tidak pernah tahu usia seseorang. Ada yang akhirnya belum sempat berangkat haji karena keburu dipanggil Yang Maha Kuasa, itu ironi,” ujarnya.

Data Kuota Haji Tahun 2024

Tercatat, jumlah jemaah haji reguler mencapai 213.320 orang, sedangkan jemaah yang berangkat melalui perusahaan pariwisata atau haji khusus berjumlah 27.680 orang. Pembagian kuota di atas menggunakan skema pembagian kuota haji 50 persen untuk haji reguler dan 50 persen untuk haji khusus. Namun, dalam pelaksanaannya, pembagian kuota dinilai tidak mengikuti kesepakatan tersebut, sehingga berdampak pada bertambahnya masa tunggu bagi jemaah haji reguler.

Penanganan oleh KPK

KPK juga menyoroti adanya indikasi dugaan korupsi dalam pengaturan kuota haji. Dalam kasus ini, KPK telah melakukan penyelidikan terhadap aliran dana yang diduga terkait dengan pembagian kuota haji. Selain itu, KPK juga mengungkap bahwa ada dugaan fee percepatan jemaah haji khusus yang digunakan untuk kepentingan pribadi.

Reaksi dan Tindakan yang Dilakukan

Beberapa pihak terkait, termasuk mantan dubes dan pengamat, telah menemui Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk membahas masalah ini. Selain itu, KPK juga menahan sejumlah pihak terkait dalam kasus kuota haji, termasuk Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, yang diduga terlibat dalam pengaturan kuota haji.

Masalah kuota haji yang terjadi di Indonesia tidak hanya memengaruhi masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah haji, tetapi juga menjadi isu penting dalam konteks pemerintahan dan pengelolaan sumber daya negara. Diperlukan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi dalam pengambilan keputusan terkait kuota haji agar tidak terulang kembali. Masyarakat diharapkan dapat mendapatkan haknya untuk melaksanakan ibadah haji tanpa adanya kendala yang tidak seharusnya.***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Teguh Prakosa Santai Menanggapi Hasil Survei Wali Kota Solo 2024 Elektabilitas Dibawah Gusti Bhre

    Teguh Prakosa Santai Menanggapi Hasil Survei Wali Kota Solo 2024 Elektabilitas Dibawah Gusti Bhre

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Teguh Prakosa, Wali Kota Solo menanggapi mengenai hasil survei bakal calon Wali Kota Solo 2024 yang dilakukan oleh Solo Raya Polling. Meskipun Teguh Prakosa tidak menerima hasil survei secara resmi, ia mengetahui hasil survei tersebut dari grup WhatsApp yang beranggotakan para awak media. “Aku kok ora dikandani (tidak diberitahu) Pak Wardi, aku gur […]

  • PIP , an

    Panduan Lengkap Cara Cek Penerima PIP Juni 2026 dan Jadwal Penyaluran Bantuan

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026 masih berlangsung melalui tiga termin pencairan. Pada bulan Juni, pemerintah tetap menjalankan proses penyaluran dana secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Untuk memastikan kejelasan status penerima, siswa dan orang tua dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui sistem online. Cara Cek Status Penerima PIP Juni 2026 Untuk […]

  • chromebook diknas nganjuk

    Kepala Sekolah dan Pejabat Diknas Nganjuk Diperiksa Terkait Kasus Chromebook

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 330
    • 0Komentar

      DIAGRAMKOTA.COM – Penyelidikan terhadap kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dengan nilai sekitar Rp9,9 triliun terus berlangsung. Kejaksaan Negeri (Kejari) di berbagai wilayah telah diperintahkan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak, termasuk kepala sekolah serta pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) yang terkait dengan pengadaan tersebut. Seperti yang terjadi di […]

  • Kasus Korupsi Bupati Cilacap: Operasi Tangkap Tangan KPK yang Menggegerkan

    Kasus Korupsi Bupati Cilacap: Operasi Tangkap Tangan KPK yang Menggegerkan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 123
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan kegigihannya dalam memberantas praktik korupsi di berbagai lapisan pemerintahan. Pada Jumat, 13 Maret 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi mengenai skala serta dampak dari tindakan tersebut. Penangkapan Bupati Cilacap oleh KPK […]

  • PEMKOT SURABAYA MANUKAN

    Pemkot Surabaya Penertiban di Kawasan Manukan: Menjaga Fungsi Saluran Air dan Ketertiban Umum

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 81
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota Surabaya terus memperkuat upaya menjaga ketertiban umum sekaligus mengembalikan fungsi saluran air di kawasan Manukan. Kegiatan penertiban ini dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama berbagai instansi terkait, termasuk Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), serta TNI-Polri. Upaya Mengembalikan Fungsi Saluran Air Kegiatan penertiban yang dilaksanakan pada […]

  • Profil Laurin Ulrich: Gelandang Jerman Keturunan Surabaya yang Menarik Perhatian Timnas Indonesia

    Profil Laurin Ulrich: Gelandang Jerman Keturunan Surabaya yang Menarik Perhatian Timnas Indonesia

    • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Laurin Ulrich, seorang pemain sepak bola muda asal Jerman, kini menjadi sorotan utama di dunia sepak bola Eropa. Meski lahir dan besar di Jerman, ia memiliki darah keturunan Surabaya yang membuatnya memenuhi syarat untuk membela Timnas Indonesia. Performanya yang konsisten bersama klub FC Magdeburg musim ini menarik perhatian pelatih dan manajemen Timnas Indonesia, yang […]

expand_less