Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Kronologi Pria Diduga ODGJ Tewas Usai Ditembak Tiga Anggota Polisi di OKU, Jejak Digital Korban Terungkap

Kronologi Pria Diduga ODGJ Tewas Usai Ditembak Tiga Anggota Polisi di OKU, Jejak Digital Korban Terungkap

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Monologi pria diduga ODGJ tewas usai ditembak tiga anggota polisi di OKU. Jejak digital korban lalu terungkap.

Seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) tewas usai ditembak anggota polisi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, pada Selasa (28/10/2025). Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo menjelaskan bahwa awalnya korban yaitu Padly (29) terekam CCTV merusak dua pos polisi di depan Ramayana dan Simpang Unbara, Baturaja Timur, sekitar pukul 02.15 WIB.

“Pelaku datang seorang diri mengendarai sepeda motor dengan pelat nomor BG 6560 RC. Ia melemparkan batu hingga menyebabkan kaca pos lantas pecah,” ujar Endro, dilasir dari Kompas.com.

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rekaman CCTV dan kamera ETLE memperlihatkan wajah pelaku sehingga ciri-cirinya dikenali petugas. Berdasarkan bukti itu, tim gabungan Satreskrim Polres OKU lalu ditugaskan untuk menangkap Padly di Kelurahan Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 WIB, ada tiga personel polisi yang mendatangi lokasi, yaitu Aiptu DK, Bripda AS, dan Bripka JF. Saat melakukan pengamanan, Padly diduga melakukan perlawanan menggunakan batu dan parang.

“Pelaku bersikap tidak kooperatif dan menyerang petugas sehingga salah satu anggota jatuh,” ujar Endro.

Lantaran hal tersebut, polisi kemudian melepaskan enam kali tembakan peringatan ke udara agar pelaku menyerah. Namun, Padly tetap mengancam keselamatan petugas dengan menunjukkan gestur hendak melempar benda bulat hitam ke arah polisi.

“Anggota sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan sambil mundur, tapi pelaku masih mendekat dan mengancam akan meledakkan anggota,” ujarnya.

Di saat genting, petugas akhirnya melepaskan dua tembakan ke arah Padly, mengenai bahu dan perut korban sehingga membuatnya jatuh. Setelah tindakan penembakan tersebut, Padly segera dibawa ke RSUD dr. Ibnu Stowo Baturaja, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan, dan kini tiga anggota polisi yang terlibat dalam kasus ini telah ditahan.

“Komitmen kami untuk bersikap transparan, terbuka, dan jujur dalam menangani kasus penembakan Padly bin Indri Kalfi,” kata AKBP Endro Aribowo.

Endro juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban. Selain itu, penyidik masih melakukan pengusutan terhadap informasi yang diberikan oleh keluarga yang menyebutkan bahwa Padly adalah ODGJ.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam terkait kejadian ini. Tiga anggota yang terlibat telah ditugaskan ke lokasi khusus untuk menjalani pemeriksaan oleh Propam dan Ditintelkam Polda Sumsel,” katanya.

“Kami sebelumnya belum mengetahui kondisi tersebut. Informasi yang diberikan oleh keluarga akan kami lanjutkan,” ujar Endro.

Dalam rangkaian kejadian pria yang diduga merupakan ODGJ tewas ditembak, ayah korban bernama Indri Kalfi menyatakan kekecewaannya terhadap tindakan polisi yang menembak anaknya. Ia berpendapat bahwa petugas seharusnya melakukan penangkapan dengan cara yang lebih manusiawi, mengingat Padly mengalami gangguan mental.

“Anakku itu gila, jika memang bersalah tangkap saja, jangan tembak,” kata Indri.

Melansir dari Tribunnews.com, dia mengatakan bahwa selama ini putranya kerap berbicara sendiri dan menunjukkan perilaku tak wajar. Indri sendiri tak tahu jika anaknya melakukan perusakan pos polisi dan dia berharap insiden tewasnya Padly ini bisa ditindak tegas oleh petugas yang berwenang.

“Kami keluarga sangat sedih. Jika memang anak saya bersalah, tangkap dan beri perawatan, bukan ditembak hingga mati,” katanya.

Selanjutnya, dari penyelidikan awal, polisi menemukan indikasi bahwa Padly memiliki kebencian terhadap institusi Polri. Hal ini diketahui lewat jejak digitalnya, di mana dia sering mengunggah kata-kata kasar dan ancaman terhadap polisi di media sosial.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan bukti media sosial milik Padly, terlihat bahwa ia pernah memposting tulisan yang merendahkan dan menyatakan niat untuk membunuh polisi tanpa alasan yang jelas,” kata Endro.

Selanjutnya, kejadian penembakan ini mendapat perhatian dan pertanyaan dari masyarakat mengenai prosedur penggunaan senjata api oleh petugas. Endro sendiri menyatakan akan menindak anggota jika terbukti melanggar prosedur standar dalam penangkapan.

“Kami tegaskan, apabila ada pelanggaran prosedur, pasti akan kami tindak sesuai aturan,” tegas AKBP Endro Aribowo. (*)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surabaya dan Utang yang Tak Terucap

    Rp1,5 Triliun Surabaya dan Utang yang Tak Terucap: Saat “Pembiayaan Alternatif” Jadi Bahasa Baru Fiskal Kota

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 413
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tampaknya sedang gemar berinovasi—bukan hanya pada proyek infrastruktur, tapi juga dalam diksi fiskal. Surabaya dan utang yang tak terucap. Alih-alih menggunakan istilah utang daerah, kini muncul frasa baru yang terdengar lebih lembut dan modern: pembiayaan alternatif. Namun di balik permainan kata yang halus itu, esensinya tetap sama: ada kewajiban […]

  • Peringati HUT ke-79 Jatim, MAKI Gelar ‘Jatim Emas Exhibition Fair 2024’

    Peringati HUT ke-79 Jatim, MAKI Gelar ‘Jatim Emas Exhibition Fair 2024’

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 246
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ratusan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan ekonomi kreatif di Jawa Timur, siap menyelenggarakan “Jatim Emas Exhibition Fair (JEEF) 2024” di Atrium Grand City Surabaya pada 6-10 November 2024. Acara ini tidak hanya menjadi ajang […]

  • Wagub Emil Dardak

    Pascademo 30 Agustus, Wagub Emil Dardak Soroti Kerusakan Fasilitas Publik dan Serukan Perlindungan Masyarakat

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 344
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pascademonstrasi pada 30 Agustus 2025 yang berdampak pada bangunan sisi barat Gedung Negara Grahadi Surabaya, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyampaikan keprihatinannya. Ia menyoroti kerusakan fasilitas publik yang semestinya menjadi penopang kehidupan masyarakat sehari-hari. Dalam pernyataannya melalui video di akun Instagram resmi, Wagub Emil menegaskan bahwa pihaknya percaya aparat berwenang akan […]

  • konser westlife

    Westlife Menghadirkan Malam Nostalgia di Surabaya dengan Konser Orkestra

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 181
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Westlife, grup musik ikonik asal Irlandia, sukses menghadirkan pengalaman konser yang tak terlupakan bagi para penggemarnya di Surabaya. Konser bertajuk “A Gala Evening in Surabaya” digelar di Ballroom Graha Unesa pada Minggu (8/2/2026), menawarkan nuansa yang berbeda dari biasanya. Dengan konsep orkestra yang megah dan intim, malam ini menjadi momen penuh kenangan bagi ribuan […]

  • Jadwal dan Harga Tiket Kapal DLU Surabaya-Kupang Februari 2026

    Jadwal dan Harga Tiket Kapal DLU Surabaya-Kupang Februari 2026

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Calon penumpang yang ingin melakukan perjalanan dari Surabaya ke Kupang dapat memanfaatkan jadwal kapal DLU untuk bulan Februari 2026. Terdapat dua keberangkatan utama yang tersedia, yaitu pada tanggal 1 Februari dan 24 Februari 2026. Perjalanan menggunakan kapal Dharma Rucitra 8 akan memakan waktu lebih dari dua hari dengan beberapa kali transit di pelabuhan-pelabuhan tertentu. […]

  • Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Wilayah Terdampak Gerimis

    Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Wilayah Terdampak Gerimis

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 71
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memberikan informasi terkini mengenai prakiraan cuaca di Kota Surabaya. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat mempersiapkan diri menghadapi perubahan iklim yang terjadi setiap hari. Kondisi Cuaca Pagi Hari Pagi ini, seluruh wilayah Surabaya mengalami kondisi cuaca cerah berawan. Suhu udara pada saat itu berkisar antara 24 […]

expand_less