Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penanganan HIV/AIDS di Surabaya: Data dan Upaya Pencegahan yang Dilakukan Dinkes, Catat 985 Kasus Sepanjang 2025

Penanganan HIV/AIDS di Surabaya: Data dan Upaya Pencegahan yang Dilakukan Dinkes, Catat 985 Kasus Sepanjang 2025

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Surabaya, sebagai kota besar di Jawa Timur, terus berupaya menghadapi tantangan penyebaran HIV/AIDS. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, sepanjang tahun 2025, telah tercatat sebanyak 985 kasus HIV dan AIDS yang ditangani. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 10,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2024.

Nanik Sukristina, Kepala Dinkes Surabaya, menjelaskan bahwa dari total kasus tersebut, sekitar 52,48 persen tidak berasal dari warga Surabaya. Hal ini menunjukkan bahwa akses layanan pemeriksaan HIV di kota ini sudah sangat memadai. “Mengingat akses layanan pemeriksaan HIV di Kota Surabaya yang sudah sangat memadai,” ujarnya.

Kelompok Rentan Terinfeksi HIV/AIDS

Menurut Nanik, kelompok yang paling rentan terinfeksi HIV/AIDS adalah laki-laki yang melakukan hubungan seks dengan sesama jenis, pekerja seks perempuan dan pelanggannya, pengguna napza suntik, ibu hamil, pasien TBC, pasien IMS, serta warga binaan pemasyarakatan. Faktor utama penularannya adalah hubungan seks bebas tanpa pengaman (kondom), berganti-ganti pasangan seksual, dan penggunaan napza suntik.

Upaya Pencegahan dan Edukasi

Untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS, Pemkot Surabaya telah meluncurkan berbagai program edukasi dan kampanye pencegahan. Salah satunya adalah edukasi pada kelompok usia produktif seperti pelajar SMP, SMA/SMK sederajat, ibu hamil, dan calon pengantin. Selain itu, ada juga program pencegahan HIV yang berbasis tempat hiburan malam, panti pijat, dan komunitas populasi kunci.

Pemkot Surabaya juga memperluas akses layanan kesehatan dengan menyediakan lebih banyak fasilitas yang menawarkan layanan HIV, baik di Puskesmas, Rumah Sakit, maupun Klinik Berbasis Komunitas yang dilengkapi dengan sumber daya terlatih. Rutinnya skrining HIV dilakukan pada kelompok populasi kunci seperti lelaki seks lelaki, waria, pekerja seks perempuan, pengguna napza suntik, pasien TBC, ibu hamil, dan calon pengantin.

Dukungan untuk Pasien HIV/AIDS

Selain itu, Pemkot Surabaya memberikan dukungan melalui konseling agar Orang Dengan HIV (ODHIV) tetap konsisten dalam menjalani terapi ARV. Keberlanjutan pengobatan sangat penting untuk mencegah resistensi obat dan menekan laju penularan. Peran Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) juga ditingkatkan dalam memberikan edukasi pencegahan HIV dan cara penularannya bagi kelompok populasi kunci.

Tantangan dan Langkah Ke depan

Meskipun angka kasus HIV/AIDS di Surabaya mengalami penurunan, tantangan tetap ada. Di tengah situasi global yang mengalami penurunan pendanaan untuk penanggulangan HIV/AIDS, khususnya pada tahun 2025, upaya pencegahan dan pengobatan harus tetap dioptimalkan. DPRD Jawa Timur pun telah meminta penanganan komprehensif untuk mengatasi penyebaran HIV/AIDS di wilayah tersebut.

Dengan berbagai strategi yang diterapkan, Surabaya berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya HIV/AIDS serta memastikan akses layanan kesehatan yang lebih mudah dan merata. ***

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kisruh Persela: Imran Batal Latih, Pemain Pindah ke PSIS

    Kisruh Persela: Imran Batal Latih, Pemain Pindah ke PSIS

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Persela Lamongan pada 10 November 2025 mengumumkan penunjukan Imran Nahumarury sebagai pelatih utama. Namun, hal tersebut tidak terwujud. Manajemen Persela mengumumkan pembatalan ini karena kesepakatan yang sebelumnya dibuat hanya berupa ucapan dengan mantan CEO Persela Faris Julinar. Oleh karena itu, tidak ada perjanjian tertulis yang kuat. Keadaan ini memperpanjang daftar masalah dalam pengelolaan tim […]

  • Polda Jatim Kembalikan Motor kepada Pemiliknya Usai Ditemukan Saat Operasi Sikat Semeru 2025

    Polda Jatim Kembalikan Motor kepada Pemiliknya Usai Ditemukan Saat Operasi Sikat Semeru 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 115
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur menyerahkan kembali satu unit sepeda motor Honda Beat hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor dalam Operasi Sikat Semeru 2025. Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Widi Atmok mengatakan pengembalian barang bukti kepada pemilik yang sah merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Timur dalam memberikan pelayanan kepolisian yang […]

  • Upaya Ketahanan Pangan, Politisi PKS Luncurkan Program Pasar Murah

    Upaya Ketahanan Pangan, Politisi PKS Luncurkan Program Pasar Murah

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Anggota DPRD Kota Surabaya, Faris Abidin, S.Pi, memanfaatkan hari libur cuti bersama pada Kamis (26/12/2024) untuk turun langsung menyapa warga di Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari. Dalam kesempatan tersebut, Faris yang juga merupakan anggota Fraksi PKS, meluncurkan program pasar murah sebagai upaya mendukung ketahanan pangan masyarakat. Sebanyak lebih dari 50 paket sembako murah, yang […]

  • Industri Hotel Jawa Timur Optimistis Okupansi Nataru

    Potensi Bencana Mengintai, Industri Hotel Jawa Timur Optimistis Okupansi Nataru Tembus 90%

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 63
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur, yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, menghadapi tantangan berupa ancaman bencana cuaca ekstrem menjelang liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Meski begitu, pelaku industri perhotelan di wilayah ini tetap optimistis bahwa tingkat okupansi kamar akan mencapai 90% selama momen liburan tersebut. Ancaman Bencana Cuaca Ekstrem di Jawa […]

  • 3 Film Thailand Kriminal 2025 yang Tayang di Netflix, Kasus Apa Saja?

    3 Film Thailand Kriminal 2025 yang Tayang di Netflix, Kasus Apa Saja?

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 91
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Meskipun terkenal dengan kualitas film genre horornya yang telah mendunia, sineas Thailand tetap menghadirkan beragam film dengan genre yang variatif serta menghibur. Di tahun 2025, salah satu tema yang sering diangkat oleh film Thailand adalah kriminal. Berhasil mencuri perhatian, cerita yang dihadirkan pun semakin berani, gelap, dan sangat dekat dengan realitas sosial saat ini. […]

  • Bhabinkamtibmas Sidodadi Apresiasi warga, Dampingi Ketahanan Pangan Budidaya Lele

    Bhabinkamtibmas Sidodadi Apresiasi warga, Dampingi Ketahanan Pangan Budidaya Lele

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    DIAGARAMKOTA.COM – Langkah memperkuat ketahanan pangan Polresta Sidoarjo Polda Jawa Timur, Bhabinkamtibmas Desa Sidodadi Polsek Candi, Brigpol M. Rudi Supriyanto, melaksanakan pengecekan dan pendampingan terhadap Program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang menerapkan metode budidaya ikan lele, Kamis (12/6/2025).   Kegiatan yang berlangsung di belakang rumah salah satu warga, Doni, yang berlokasi di RT 01/RW 01 […]

expand_less