Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Peran Sekda Agus Pramono dalam Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Ponorogo

Peran Sekda Agus Pramono dalam Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Ponorogo

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTRA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami peran Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, dalam dugaan kasus suap terkait pengurusan jabatan. Kasus ini melibatkan empat tersangka, termasuk Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma.

Penetapan Tersangka oleh KPK

Agus Pramono ditetapkan sebagai tersangka penerima dugaan suap, bukan sebagai pemberi. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, yang menyatakan bahwa KPK sedang menginvestigasi apakah Agus Pramono memberikan uang kepada Bupati Sugiri Sancoko untuk mempertahankan posisinya.

  • KPK menemukan bahwa Agus Pramono menerima dugaan suap dari kepala dinas.
  • Investigasi sedang berlangsung untuk menentukan apakah dia juga memberi uang kepada Bupati Sugiri Sancoko.

Struktur Kasus Suap di Pemkab Ponorogo

Kasus ini dibagi menjadi tiga klaster utama:

  1. Dugaan Suap Pengurusan Jabatan
  2. Penerima suap: Bupati Sugiri Sancoko dan Sekda Agus Pramono.
  3. Pemberi suap: Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma.

  4. Dugaan Suap dalam Proyek Pekerjaan di RSUD Dr. Harjono

  5. Penerima suap: Bupati Sugiri Sancoko dan Direktur RSUD Yunus Mahatma.
  6. Pemberi suap: Sucipto, seorang rekanan atau pihak swasta.

  7. Dugaan Gratifikasi di Lingkungan Pemkab Ponorogo

  8. Penerima suap: Bupati Sugiri Sancoko.
  9. Pemberi suap: Direktur RSUD Yunus Mahatma.

Proses OTT KPK di Ponorogo

Pada 9 November 2025, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Ponorogo dan menetapkan empat tersangka. Selain Agus Pramono, tersangka lainnya adalah Bupati Sugiri Sancoko, Direktur RSUD Yunus Mahatma, dan Sucipto.

  • OTT dilakukan setelah adanya indikasi korupsi dalam pengurusan jabatan dan proyek di RSUD.
  • KPK menyatakan bahwa kasus ini melibatkan dugaan penerimaan gratifikasi dari berbagai sumber.

Investigasi Lanjutan oleh KPK

Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa KPK sedang menggali lebih dalam tentang peran Agus Pramono dalam sistem suap yang terjadi di lingkungan Pemkab Ponorogo. Meskipun Agus Pramono tidak ditetapkan sebagai pemberi suap, perannya sebagai perantara antara kepala dinas dan Bupati masih menjadi fokus investigasi.

  • KPK ingin memastikan apakah Agus Pramono hanya menerima uang atau juga memperkuat posisi Bupati Sugiri Sancoko dengan memberikan uang.
  • Penyidik sedang mencari bukti-bukti tambahan untuk memperkuat tuduhan terhadap semua tersangka.

Reaksi dan Penyelidikan Lanjut

Kasus ini menimbulkan kekhawatiran terhadap transparansi dan akuntabilitas pemerintahan di Ponorogo. Masyarakat dan kalangan akademis mengecam tindakan yang dianggap merusak kredibilitas lembaga pemerintahan.

  • KPK akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan keadilan dalam proses hukum.
  • Hasil penyelidikan akan menjadi dasar untuk penuntutan lebih lanjut terhadap tersangka.

Kesimpulan

Peran Sekda Agus Pramono dalam dugaan jual beli jabatan di Pemkab Ponorogo menjadi sorotan utama dalam kasus korupsi yang sedang ditangani oleh KPK. Meskipun belum ada bukti kuat bahwa dia sebagai pemberi suap, perannya sebagai perantara tetap menjadi fokus penyidikan. KPK akan terus memastikan keadilan dalam kasus ini dan memastikan bahwa pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku.

 

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sandisk Luncurkan USB-C 1TB Mini yang Tak Pernah Lepas dari Laptop!

    Sandisk Luncurkan USB-C 1TB Mini yang Tak Pernah Lepas dari Laptop!

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 147
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jika kamu mengira penyimpanan besar pasti selalu besar dan berat, Sandisk memiliki jawaban yang akan membuatmu terkejut. Mereka baru saja meluncurkan USB-C drive dengan kapasitas 1TB yang sangat kecil, bahkan bisa dibiarkan menempel di laptop tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari. Bayangkan, kapasitas besar 1TB dalam bentuk sekecil jempol, praktis untuk dibawa kemana-mana, dan tetap […]

  • Kritik dari Pelatih St. Pauli Setelah Kekalahan di Gladbach

    Kritik dari Pelatih St. Pauli Setelah Kekalahan di Gladbach

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 67
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Setelah kekalahan 0-2 dari Borussia Mönchengladbach, pelatih FC St. Pauli Alexander Blessin mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap performa timnya. Pertandingan yang dianggap penting untuk posisi klasemen menjadi momen yang mengecewakan bagi para pemain dan penggemar. Kesalahan yang Menentukan Hasil Pertandingan Dalam wawancara setelah pertandingan, Danel Sinani mengakui bahwa timnya tidak mampu mempertahankan permainan yang seimbang. […]

  • Wakil Wali Kota Surabaya ,Kasus Nenek 80 Tahun yang Diusir Paksa ,Anggota Ormas perampasan rumah nenek di Surabaya

    Klarifikasi Ormas Madas Mengenai Kasus Pengusiran Nenek Elina

    • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 245
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Organisasi masyarakat (ormas) Madura Asli (Madas) memberikan penjelasan terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus pengusiran dan pembongkaran rumah nenek 80 tahun, Elina Wijayanti. Video yang beredar menunjukkan sekelompok orang yang mengusir keluarga Elina dari rumahnya, yang memicu reaksi keras dari masyarakat dan pihak berwajib. Penjelasan Ketua Umum Ormas Madas Ketua Umum DPP MADAS, Moh […]

  • Ormas Arif Fathoni DPRD Surabaya

    Isu Ormas Viral! DPRD Surabaya Dorong Bakesbangpol Jemput Bola, Arif Fathoni: Gotong Royong DNA Arek Suroboyo

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 161
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menyoroti pentingnya pengawasan dan pembinaan organisasi kemasyarakatan (ormas) di tengah menguatnya isu ormas yang belakangan ramai di ruang publik. Ia mendorong Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya untuk lebih aktif melakukan pendataan dan pembinaan secara berkelanjutan. Berdasarkan data pemerintah provinsi, jumlah ormas di Jawa Timur […]

  • Trial Program Presiden, Politisi Gerindra Berikan MBG Untuk Ratusan Anak SDN Kedurus 1 Surabaya

    Trial Program Presiden, Politisi Gerindra Berikan MBG Untuk Ratusan Anak SDN Kedurus 1 Surabaya

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 419
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sebanyak 258 siswa kelas IV hingga VI di SDN Kedurus I mendapatkan makanan bergizi gratis (MBG) pada pagi hari, sebagai bagian dari program uji coba yang digagas oleh politisi Partai Gerindra, Yona Bagus Widyatmoko. Program ini bertujuan mengevaluasi dampak pemberian sarapan bergizi kepada anak sekolah selama satu bulan. “Program MBG ini hadir sebagai […]

  • Keterlibatan Riza Chalid dalam Kasus Korupsi Petral: Perspektif Pengamat Energi

    Keterlibatan Riza Chalid dalam Kasus Korupsi Petral: Perspektif Pengamat Energi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 75
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pengadilan dan lembaga penegak hukum di Indonesia terus berupaya untuk memproses kasus korupsi yang melibatkan mantan pejabat Pertamina Energy Trading Limited (Petral). Salah satu tokoh yang menjadi sorotan adalah M. Riza Chalid, yang kini ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pengadaan bensin premium dan RON 92 antara tahun 2008 hingga 2015. Peran […]

expand_less