Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SERBA-SERBI » Waspada! Penipuan Berkedok ASN Pemkot Surabaya

Waspada! Penipuan Berkedok ASN Pemkot Surabaya

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Jumat, 7 Feb 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMKasus penipuan yang melibatkan Bramasta Afrizal Riyadi telah lama terendus sejak Agustus 2024. Pria ini mengaku sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bagian Umum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk menipu korbannya dengan iming-iming pekerjaan.

Bram menargetkan korban dengan menghubungi mereka melalui telepon dan mengajak bertemu di sebuah warung kopi (warkop). Dalam pertemuan itu, ia mengaku sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Surabaya dan menjanjikan pekerjaan.

Awalnya, korban ditawari kerja sama bisnis sebelum akhirnya diminta menginstal aplikasi pinjaman online (pinjol). Bram kemudian meminta korban untuk mengambil sejumlah uang melalui aplikasi tersebut dengan alasan biaya administrasi dan proses rekrutmen.
Tiga warga Surabaya berinisial YD, TF, dan DD menjadi korban penipuan ini. Namun, hanya YD dan TF yang berani melapor ke polisi. Laporan telah diajukan ke Polrestabes Surabaya dengan nomor STTLPM/660/VIII/2024/SPKT/POLRESTABES SURABAYA.

Selang beberapa bulan Viral di media sosial dan media online bahwah Kasus ini semakin berkembang, dan terungkap bahwa Bram juga menipu 14 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Sememi, Kecamatan Benowo. Dengan modus berkedok program pinjaman dana UMKM, ia berhasil menipu korban hingga mengalami kerugian total Rp 210 juta.

Belakangan diketahui bahwa Bram sebenarnya adalah mantan pegawai outsourcing Pemkot Surabaya. Ia kembali dilaporkan ke Polrestabes Surabaya atas dugaan penipuan dan penggelapan dengan nomor laporan STTLPM/22/I/2025/SPKKT/POLRESTABES SURABAYA.
Saat ini, kasus tersebut ditangani oleh Unit Jatanras Polrestabes Surabaya. Polisi telah memediasi pertemuan antara pelaku dan korban, di mana Bram mengakui perbuatannya dan berjanji akan mengganti kerugian. Namun, hingga kini, janji tersebut belum ditepati.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya pada janji-janji manis yang tidak jelas. Jika mengalami kejadian serupa atau menjadi korban penipuan, segera laporkan ke pihak berwajib.

(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ucapan Tahun Baru 2026

    Panduan Lengkap Menggunakan Twibbon Natal 2025 Terbaru untuk Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 239
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Perayaan Natal tidak hanya menjadi momen keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga kesempatan untuk menunjukkan kebersamaan dan semangat berbagi. Dalam era digital, banyak cara kreatif digunakan untuk merayakan hari besar ini. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan twibbon sebagai media ekspresi di media sosial. Twibbon atau banner digital telah menjadi tren populer dalam beberapa tahun […]

  • Down For Life

    Down For Life Mengguncang AMI Awards dan Rock In Solo 2025

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 217
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Band metal asal Solo, Down For Lifebaru saja mengalami dua momen penting dalam minggu ini. Pertama, memenangkan AMI Awards 2025 untuk pertama kalinya. Kedua, kembali menguasai Rock In Solo 2025. Down For Life Meraih Gelar Pemenang AMI Awards 2025 Album Kalatidha dari Down For Life dinobatkan sebagai Album Logam Terbaik dalam acara Anugerah […]

  • Laporan Pidana Dugaan Pengrusakan dan Penguasaan Tanah Tak Sah: Ahli Waris Laporkan Tiga Pihak ke Polda Jawa Timur

    Laporan Pidana Dugaan Pengrusakan dan Penguasaan Tanah Tak Sah: Ahli Waris Laporkan Tiga Pihak ke Polda Jawa Timur

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 151
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sengketa tanah yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) kembali memanas. Ahli waris sah almarhum Abdul Wahab, Tutik Hidayati, warga Sukorejo, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, secara resmi melaporkan tiga pihak yaitu Jupri Umar, Busro dan Fauziatus Salisa ke Kepolisian Daerah Jawa Timur atas dugaan perbuatan melawan hukum dan tindak pidana pengrusakan. Laporan tersebut terdaftar […]

  • Denada, Ressa Rossano

    Perjalanan Emosional Denada: Pengakuan atas Kesalahan dan Permintaan Maaf Ressa Anak Kandung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 131
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Penyanyi sekaligus aktris Indonesia, Denada Tambunan, akhirnya secara terbuka menyampaikan perasaan penyesalan yang mendalam. Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, ia mengungkapkan bahwa Ressa Rossano adalah anak kandungnya. Pengakuan ini dilakukan setelah sekian lama ia menyembunyikannya, sambil menunjukkan rasa bersalah karena tidak bisa berada di sisi Ressa sejak bayi. Denada mengaku bahwa keputusan […]

  • Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Kembali Bertemu Rekan Lama di Laga Pembuka

    Jadwal Final Four Proliga 2026: Megawati Hangestri Kembali Bertemu Rekan Lama di Laga Pembuka

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 130
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Final Four Proliga 2026 seri Surabaya akan menjadi momen penting bagi para penggemar voli tanah air. Pertandingan yang digelar di Jawa Pos Arena akan mempertemukan tim-tim terbaik dalam kompetisi ini, termasuk Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Electric PLN. Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Megawati Hangestri, yang kembali bertemu dengan rekan lamanya dalam […]

  • Kasus Korupsi Bupati Cilacap: Operasi Tangkap Tangan KPK yang Menggegerkan

    Kasus Korupsi Bupati Cilacap: Operasi Tangkap Tangan KPK yang Menggegerkan

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 111
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menunjukkan kegigihannya dalam memberantas praktik korupsi di berbagai lapisan pemerintahan. Pada Jumat, 13 Maret 2026, KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman. Peristiwa ini menjadi perhatian publik dan memicu berbagai spekulasi mengenai skala serta dampak dari tindakan tersebut. Penangkapan Bupati Cilacap oleh KPK […]

expand_less