Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Pemkot Surabaya Serius Cegah Judi Online, Dewan Bagaimana?

Pemkot Surabaya Serius Cegah Judi Online, Dewan Bagaimana?

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Walikota Eri Cahyadi menunjukkan keseriusannya dalam memberantas judi online, termasuk judi slot.

Dalam surat edaran bernomor: 100.3.4/13114/436.7.13/2024, tertanggal 3 Juli 2024, Walikota menghimbau seluruh jajaran pemerintahan Surabaya, baik ASN maupun non-ASN, untuk tidak terlibat atau mendukung kegiatan yang berhubungan dengan judi online dan/atau judi slot dalam bentuk apapun.

Ia juga mengingatkan agar jajarannya tidak menggunakan fasilitas Barang Milik Daerah seperti komputer, laptop, internet, dan lainnya untuk kegiatan di luar urusan kantor dan/atau kegiatan negatif seperti perjudian, pornografi, dan game.

Selain itu, ia juga mengimbau agar jajarannya tidak berkomunikasi dengan pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas judi online serta tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian di lingkungan kantor baik saat jam kerja maupun di luar jam kerja.

Lebih lanjut, ia juga menghimbau seluruh jajarannya untuk turut mengkampanyekan anti-judi online dan/atau judi slot.

Walikota Eri Cahyadi, yang juga mantan kepala Bappeko, menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya untuk melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas penggunaan fasilitas Barang Milik Daerah seperti PC, laptop, internet, dan lainnya.

Ia juga menegaskan untuk menindak tegas dan menjatuhkan hukuman disiplin kepada ASN maupun non-ASN yang menggunakan fasilitas Barang Milik Daerah untuk kegiatan di luar urusan kantor dan/atau kegiatan negatif seperti perjudian, pornografi, dan game. Termasuk memberi teguran lisan dan/atau tertulis kepada ASN maupun non-ASN yang memanfaatkan jam kerja untuk kegiatan negatif.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari maraknya kasus judi online dan/atau judi slot, dengan dasar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dan Instruksi Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pemberantasan Judi Online dan/atau Judi Slot.

Menanggapi keseriusan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, M Fikser, memastikan akan bekerjasama dengan guru Bimbingan Konseling (BK) dan relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mengedukasi siswa tentang penggunaan gadget yang baik dan benar.

“Kami akan turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan gadget yang sehat dan pemanfaatan internet yang baik. Ini termasuk edukasi mengenai bahaya game yang mengarah pada perjudian, prostitusi, atau pornografi,” ujar Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Selasa (2/7/2024).

Tidak hanya kepada siswa SD dan SMP, Pemkot Surabaya juga berencana menyasar pelajar di tingkat SMA/SMK. Ia menyatakan akan menjalin komunikasi dengan Diskominfo Provinsi Jawa Timur untuk mencegah judi online di kalangan pelajar SMA/SMK.

“Untuk SMA/SMK, kami bangun komunikasi dengan Diskominfo Provinsi, khususnya untuk penanganan di Surabaya. Nah, beliau (Wali Kota Eri Cahyadi) sedang membuat semacam formula yang nanti kita terapkan bersama. Tapi kalau di SMP dan kelas 6 SD, kami sudah berjalan,” ungkapnya.

Sebelumnya, diberitakan media ini bahwa dari catatan PPATK ada 1.000 anggota DPR dan DPRD yang terindikasi melakukan perjudian online, salah satunya adalah anggota DPRD Surabaya. Diharapkan, para ketua partai juga melakukan pendalaman, melakukan koordinasi dengan PPATK, serta menindak tegas apabila benar ada fungsionaris partainya yang melakukan perbuatan tak bermoral tersebut. (dk/nw)

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Indonesia, Penukaran Uang Baru

    Bank Indonesia Buka Layanan Penukaran Uang Baru untuk Kebutuhan Lebaran

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 95
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Bank Indonesia (BI) kembali menghadirkan layanan penukaran uang baru guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Lebaran. Program ini diberi nama Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi), yang bertujuan untuk memastikan kelancaran penggunaan uang kertas dalam berbagai aktivitas masyarakat. Pendaftaran untuk layanan ini telah dibuka sejak Jumat, 13 Februari 2026, dengan pembagian wilayah […]

  • IDI Menyesalkan Kasus Penganiayaan Dokter RS BDH Surabaya

    IDI Menyesalkan Kasus Penganiayaan Dokter RS BDH Surabaya

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 252
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Seorang tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah Bhakti Dharma Husada (BDH) Surabaya menjadi korban kekerasan dari seorang pasien. Dokter Faradina Sulistiyani mengalami luka parah akibat tindakan penganiayaan tersebut. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bersama berbagai organisasi profesi kedokteran menyampaikan kecaman yang tajam terhadap kejadian ini. Anggota Biro Hukum Pembinaan dan Perlindungan Anggota (BHP2A) Pimpinan […]

  • Muhammad Saifuddin DPRD Surabaya

    DPRD Surabaya Desak Pencabutan SE Pembatasan KK, Saifuddin Tegaskan Perlu Payung Hukum yang Jelas

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 348
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polemik persoalan administrasi kependudukan (adminduk) di Kota Surabaya kembali mencuat. Salah satu yang paling disorot warga adalah Surat Edaran (SE) Sekda Kota Surabaya tertanggal 31 Mei 2024 yang membatasi maksimal tiga Kartu Keluarga (KK) dalam satu alamat. Aturan itu telah berjalan lebih dari satu tahun dan dinilai banyak pihak membebani masyarakat. Perwakilan warga […]

  • Disnaker Gresik

    Kerja Sama Antara SOKSI dan Disnaker Gresik untuk Mengurangi Angka Pengangguran

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 107
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah daerah dan organisasi masyarakat di Gresik terus berupaya meningkatkan kualitas tenaga kerja dan mengurangi angka pengangguran. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah kerja sama antara Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Gresik. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi dalam mendorong implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2022 tentang […]

  • Menjelang Pilkada 2024, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes di Sampang

    Menjelang Pilkada 2024, Kapolda Jatim Kunjungi Ponpes di Sampang

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 153
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Imam Sugianto, M.Si mengadakan kunjungan silaturahmi dengan sejumlah tokoh ulama dan pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Sampang, Madura, pada Rabu, 14 Agustus 2024. Kunjungan ini dilakukan setelah Kapolda memimpin apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di Sampang. […]

  • Viral Link Ukhti Mukena Pink

    Fenomena Digital yang Memicu Kekhawatiran Keamanan Online Phishing dan Malware, Viral Link “Ukhti Mukena Pink”

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 126
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Banyak pengguna media sosial kini menghadapi ancaman baru dalam dunia digital. Sebuah fenomena viral yang menarik perhatian publik, yaitu tautan video berjudul “Ukhti Mukena Pink”, dikabarkan memiliki potensi untuk menjadi alat penipuan dan serangan malware. Ini memicu kekhawatiran di kalangan pengguna internet terhadap risiko keamanan yang bisa mereka alami. Penyebab Viralnya Tautan “Ukhti […]

expand_less