Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Hok Swie Bio Bojonegoro: Membentuk Generasi Muda yang Berakar pada Budaya dan Agama

Hok Swie Bio Bojonegoro: Membentuk Generasi Muda yang Berakar pada Budaya dan Agama

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM – Di tengah dinamika kehidupan modern, pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya serta agama menjadi semakin krusial. Di Bojonegoro, upaya penguatan generasi muda melalui ruang kaderisasi di lingkungan kelenteng menunjukkan komitmen untuk memastikan warisan budaya tetap hidup dan berkembang. Salah satu contoh nyata adalah program yang dilakukan oleh Kelenteng Hok Swie Bio, yang tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan anak-anak dan remaja.

Program Pembinaan Generasi Muda di Kelenteng

Di bawah naungan Tri Dharma, yaitu Khonghucu, Buddha, dan Tao, terdapat dua program utama yang bertujuan membentuk generasi muda yang tangguh dan berakar pada nilai-nilai luhur. Pertama adalah Lichie, singkatan dari Litang Chielik, yang merupakan siswa-siswi Sekolah Minggu Khonghucu. Program ini berfokus pada pembinaan iman sejak dini, memberikan dasar pengetahuan tentang ajaran Khonghucu dan memperkuat identitas budaya.

Sementara itu, remaja kelenteng atau Muda-Mudi TITD (Tempat Ibadah Tri Dharma) mencakup anak-anak dan remaja yang lebih luas, dengan fokus pada pembinaan lintas agama. Program ini tidak hanya mengajarkan ajaran agama, tetapi juga memupuk rasa persaudaraan universal. “Di empat penjuru lautan kita semua adalah saudara,” ujar April Rachma Nirmalasari, pendamping dan guru Sekolah Minggu Khonghucu sekaligus Koordinator muda-mudi TITD Hok Swie Bio.

Keterlibatan Anak-Anak dalam Kegiatan Tradisional

Selain pembinaan spiritual, anak-anak dan remaja juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan tradisional, seperti perayaan Imlek. Misalnya, dalam perayaan Imlek 2577 Kongzili, mereka turut serta dalam tarian naga dan barongsai, memberikan warna baru dalam kegembiraan tradisional. “Imlek jadi semakin semarak dan ceria dengan peran aktif mereka,” tambah April.

Kehadiran generasi muda dalam acara-acara besar seperti Imlek menunjukkan bahwa mereka bukan hanya pewaris tradisi, tetapi juga penggerak yang mampu menghidupkan kembali nilai-nilai lama dalam konteks modern. Hal ini sangat penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi dan agama di tengah perubahan sosial yang cepat.

Peran Penting dalam Menjaga Toleransi dan Keberagaman

Selain menjaga tradisi, program ini juga memiliki peran penting dalam menjaga toleransi dan keberagaman masyarakat. Dengan melibatkan anak-anak dan remaja dari berbagai latar belakang agama, Kelenteng Hok Swie Bio berupaya membangun kesadaran akan pentingnya kerukunan antar umat beragama. “Mereka adalah mata rantai penting dalam menjaga tradisi tetap hidup, sekaligus merawat toleransi di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Ketua Bidang Peribadatan Kelenteng Hok Swie Bio, Kho Tjhiang San atau Santoso.

Program ini juga menjadi contoh bagaimana institusi keagamaan dapat menjadi wadah yang inklusif, mendorong pemahaman antar agama, dan menciptakan suasana harmonis di tengah keragaman.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Meskipun telah menunjukkan hasil positif, program ini masih menghadapi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya dan partisipasi yang tidak merata. Saat ini, sekitar 20 hingga 25 anak aktif berkegiatan di Bojonegoro, sementara sekitar 50 lainnya menempuh pendidikan di luar kota. Namun, pengurus kelenteng tetap optimis bahwa generasi muda ini akan menjadi tulang punggung dalam menjaga warisan budaya dan agama.

Harapan besar diarahkan agar generasi tersebut dapat terus berkembang dan tumbuh, serta kelak meneruskan ajaran dan tradisi yang telah diwariskan. Dengan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan, program ini diharapkan bisa menjadi model pembinaan generasi muda yang berbasis budaya dan agama.***

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mendagri Tito Karnavian Melarang Pemda Pungut Pajak Pengusaha Baru di Daerah

    Mendagri Tito Karnavian Melarang Pemda Pungut Pajak Pengusaha Baru di Daerah

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Arie Khauripan
    • visibility 224
    • 0Komentar

    Diagram Kota Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian baru-baru ini mengingatkan para pemerintah daerah (Pemda) untuk tidak memungut pajak kepada pengusaha baru yang memulai bisnis atau pengusaha baru yang berinvestasi di daerah mereka. Menurut Tito, kontribusi sektor swasta sangat penting dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah. Langkah inii penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. […]

  • trenggalek tradisi metri bumi candu kamtibmas polsek durenan

    Program Candu Kamtibmas Polsek Durenan, Buka Ruang Diskusi dan Solusi Komprehensif

    • calendar_month Selasa, 16 Sep 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 205
    • 0Komentar

      Program Inovatif Polsek Durenan Tingkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Kamtibmas DIAGRAMKOTA.COM – Polres Trenggalek terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai inisiatif yang berfokus pada keterlibatan aktif warga. Salah satu program yang menarik perhatian adalah Candu Kamtibmas, yang digagas oleh Polsek Durenan. Program ini dirancang untuk menciptakan ruang diskusi yang lebih terbuka antara aparat kepolisian […]

  • Persiapan Matang Jawa Timur untuk Menyelenggarakan Soekarno Cup 2026

    Persiapan Matang Jawa Timur untuk Menyelenggarakan Soekarno Cup 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Jawa Timur telah menunjukkan kesiapan penuh dalam menyelenggarakan Soekarno Cup 2026, turnamen sepak bola usia muda U-17 antar-provinsi yang akan digelar pada Juli-Agustus 2026. Peninjauan oleh Panitia Nasional Soekarno Cup dilakukan di beberapa stadion utama di Surabaya dan Gresik sebagai bagian dari persiapan akhir. Kesiapan Venue yang Mumpuni Panitia Nasional Soekarno Cup, dipimpin oleh […]

  • Kemenangan Tipis Bangkok United Buka Jalan ke Semifinal ACL2 2026

    Kemenangan Tipis Bangkok United Buka Jalan ke Semifinal ACL2 2026

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 65
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Pertandingan antara Bangkok United dan Tampines Rovers dalam babak perempat final AFC Champions League Two (ACL2) musim 2025/2026 berlangsung dengan tensi tinggi. Tim asal Thailand, Bangkok United, berhasil mengamankan kemenangan 2-1 di laga pertama yang digelar di True BG Stadium, Pathum Thani, pada Kamis (5/3/2026). Hasil ini memberikan modal penting bagi mereka untuk melangkah […]

  • Rating Drama Baru IU dan Byun Woo Seok Menunjukkan Potensi yang Menggiurkan

    Rating Drama Baru IU dan Byun Woo Seok Menunjukkan Potensi yang Menggiurkan

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Drama terbaru yang dibintangi oleh penyanyi ternama IU dan aktor Byun Woo Seok, Perfect Crown, kini memasuki tengah penayangan dengan angka rating yang cukup menjanjikan. Meski belum mencapai level luar biasa, drama ini berhasil mendapatkan perhatian dari sebagian besar penonton. Namun, ada juga sejumlah kritik yang muncul mengenai alur cerita dan interaksi antara para […]

  • Bupati Ponorogo Sekda Agus Pramono

    Peran Sekda Agus Pramono dalam Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Ponorogo

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 314
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTRA.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mendalami peran Sekretaris Daerah Kabupaten Ponorogo, Agus Pramono, dalam dugaan kasus suap terkait pengurusan jabatan. Kasus ini melibatkan empat tersangka, termasuk Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan Direktur RSUD Dr. Harjono Ponorogo Yunus Mahatma. Penetapan Tersangka oleh KPK Agus Pramono ditetapkan sebagai tersangka penerima dugaan suap, bukan sebagai pemberi. […]

expand_less