Pemkot Surabaya Serius Cegah Judi Online, Dewan Bagaimana?

DAERAH818 Dilihat

DIAGRAMKOTA.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Walikota Eri Cahyadi menunjukkan keseriusannya dalam memberantas judi online, termasuk judi slot.

Dalam surat edaran bernomor: 100.3.4/13114/436.7.13/2024, tertanggal 3 Juli 2024, Walikota menghimbau seluruh jajaran pemerintahan Surabaya, baik ASN maupun non-ASN, untuk tidak terlibat atau mendukung kegiatan yang berhubungan dengan judi online dan/atau judi slot dalam bentuk apapun.

Ia juga mengingatkan agar jajarannya tidak menggunakan fasilitas Barang Milik Daerah seperti komputer, laptop, internet, dan lainnya untuk kegiatan di luar urusan kantor dan/atau kegiatan negatif seperti perjudian, pornografi, dan game.

Selain itu, ia juga mengimbau agar jajarannya tidak berkomunikasi dengan pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas judi online serta tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian di lingkungan kantor baik saat jam kerja maupun di luar jam kerja.

Baca Juga :  PT Karya Bintang Mandiri Berikan BPJS Ketenagakerjaan untuk 100 Pekerja Bukan Penerima Upah

Lebih lanjut, ia juga menghimbau seluruh jajarannya untuk turut mengkampanyekan anti-judi online dan/atau judi slot.

Walikota Eri Cahyadi, yang juga mantan kepala Bappeko, menginstruksikan kepada seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya untuk melakukan pengawasan dan bertanggung jawab atas penggunaan fasilitas Barang Milik Daerah seperti PC, laptop, internet, dan lainnya.

Ia juga menegaskan untuk menindak tegas dan menjatuhkan hukuman disiplin kepada ASN maupun non-ASN yang menggunakan fasilitas Barang Milik Daerah untuk kegiatan di luar urusan kantor dan/atau kegiatan negatif seperti perjudian, pornografi, dan game. Termasuk memberi teguran lisan dan/atau tertulis kepada ASN maupun non-ASN yang memanfaatkan jam kerja untuk kegiatan negatif.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut dari maraknya kasus judi online dan/atau judi slot, dengan dasar Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, dan Instruksi Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 1 Tahun 2023 tentang Pemberantasan Judi Online dan/atau Judi Slot.

Baca Juga :  KPwBI Jati gandeng DPMPTSP selenggarakan East Java Investment Dialogue 2024

Menanggapi keseriusan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, M Fikser, memastikan akan bekerjasama dengan guru Bimbingan Konseling (BK) dan relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk mengedukasi siswa tentang penggunaan gadget yang baik dan benar.

“Kami akan turun ke sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi tentang penggunaan gadget yang sehat dan pemanfaatan internet yang baik. Ini termasuk edukasi mengenai bahaya game yang mengarah pada perjudian, prostitusi, atau pornografi,” ujar Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Selasa (2/7/2024).

Tidak hanya kepada siswa SD dan SMP, Pemkot Surabaya juga berencana menyasar pelajar di tingkat SMA/SMK. Ia menyatakan akan menjalin komunikasi dengan Diskominfo Provinsi Jawa Timur untuk mencegah judi online di kalangan pelajar SMA/SMK.

Baca Juga :  Ketidakmengetahuan Tentang Diabetes Studi Menemukan 70 Persen Orang Tidak Menyadari 

“Untuk SMA/SMK, kami bangun komunikasi dengan Diskominfo Provinsi, khususnya untuk penanganan di Surabaya. Nah, beliau (Wali Kota Eri Cahyadi) sedang membuat semacam formula yang nanti kita terapkan bersama. Tapi kalau di SMP dan kelas 6 SD, kami sudah berjalan,” ungkapnya.

Sebelumnya, diberitakan media ini bahwa dari catatan PPATK ada 1.000 anggota DPR dan DPRD yang terindikasi melakukan perjudian online, salah satunya adalah anggota DPRD Surabaya. Diharapkan, para ketua partai juga melakukan pendalaman, melakukan koordinasi dengan PPATK, serta menindak tegas apabila benar ada fungsionaris partainya yang melakukan perbuatan tak bermoral tersebut. (dk/nw)

Share and Enjoy !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *