Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PERISTIWA » DAERAH » Penerimaan Siswa Baru SMPN Sidoarjo Dikecam: Titipan Pejabat Diakomodir, Warga Tak Mampu Tersingkir!

Penerimaan Siswa Baru SMPN Sidoarjo Dikecam: Titipan Pejabat Diakomodir, Warga Tak Mampu Tersingkir!

  • account_circle Teguh Priyono
  • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COM — Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Sidoarjo kembali diguncang isu ketidakadilan dan praktik titipan yang semakin terang-terangan. Di bawah kendali Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo yang dipimpin oleh Tirto Adi, sistem penerimaan siswa SMP Negeri kini dinilai semakin sarat kecurangan dan kolusi.

Kemarahan publik bukan tanpa sebab. Di lapangan, praktik “jalur belakang” kian kentara, sementara anak-anak dari keluarga tidak mampu justru tersingkir meski memiliki nilai dan prestasi yang layak. Salah satu contoh nyata terjadi di SMPN 2 Tulangan.

Saat dikonfirmasi, panitia pendaftaran SMPN 2 Tulangan menyatakan bahwa jumlah pendaftar secara daring (online) pada pagi hari hanya 192 siswa. Namun saat proses daftar ulang pada 1 Juli 2025, jumlah siswa yang diterima melonjak menjadi 216 siswa. Ada selisih 24 siswa yang tidak tercatat dalam pendaftaran online, dan kini dipertanyakan asal-usul jalurnya.

“Kami mempertanyakan secara terbuka, dari mana jalur tambahan 24 siswa itu? Apakah ada jalur khusus yang tidak diumumkan ke publik? Ini mencurigakan,” tegas Ketua DPC PWDPI Kabupaten Sidoarjo saat ditemui di sela-sela pengawasan SPMB.

Keganjilan tak berhenti di satu sekolah. Dari total pagu resmi yang diumumkan secara terbuka di semua SMP Negeri di Sidoarjo, jumlah kuota hanya 5.937 siswa. Namun, berdasarkan data yang dihimpun dari proses daftar ulang di berbagai sekolah, ternyata jumlah siswa yang diterima melonjak menjadi 6.575 siswa—selisih 638 siswa dari data pagu resmi!

Selisih inilah yang menguatkan dugaan praktik kotor dalam proses penerimaan. Jika benar terdapat praktik suap atau gratifikasi senilai Rp1 juta per siswa, maka potensi nilai transaksionalnya bisa mencapai Rp638 juta rupiah.

“Ini bukan lagi isu, tapi mulai menjadi dugaan rasional. Jika benar ada permainan, siapa yang bertanggung jawab atas perampasan hak anak-anak miskin untuk mendapat pendidikan yang adil?” tambah Ketua DPC PWDPI dengan nada geram.

Situasi ini memperparah krisis kepercayaan publik terhadap Dinas Pendidikan Sidoarjo. Sebaliknya, Kepala Dinas Tirto Adi hingga kini belum memberikan pernyataan resmi atau langkah konkret dalam menanggapi berbagai kejanggalan ini.

Sementara itu, warga terus bersuara. Seorang tukang ojek online menceritakan bahwa anaknya yang berprestasi tidak diterima, sementara anak tetangganya yang “biasa-biasa saja” bisa masuk karena dibawa oleh anggota dewan. “Kami tidak sanggup bayar jalur belakang,” ujarnya getir.

Ketidakadilan sistemik ini menjadi tamparan keras terhadap amanat Pasal 31 UUD 1945 yang menyebutkan bahwa pendidikan adalah hak setiap warga negara dan negara wajib menyediakannya tanpa diskriminasi.

Saat rakyat kecil hanya bisa berharap pada kejujuran sistem, justru para penguasa bermain dalam kegelapan, memperdagangkan bangku pendidikan negeri seakan itu warisan pribadi.

Jika temuan ini terus dibiarkan tanpa penyelidikan independen, maka sudah selayaknya masyarakat bergerak. Dugaan penyalahgunaan jabatan dan potensi suap dalam penerimaan murid dapat dijerat dengan UU Tipikor, dan menjadi dasar untuk gugatan class action maupun pelaporan ke Ombudsman RI, KPK, hingga Komnas HAM.

Kini saatnya rakyat bersuara: Hentikan praktik titipan! Bongkar permainan gelap dalam SPMB! Pendidikan bukan milik pejabat—tapi hak seluruh anak bangsa.
(dk/tgh)

  • Penulis: Teguh Priyono

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arif Fathoni Ajak Ibu-Ibu Senam Jadi Pelopor Gaya Hidup Sehat di Lingkungan

    Arif Fathoni Ajak Ibu-Ibu Senam Jadi Pelopor Gaya Hidup Sehat di Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 170
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengajak komunitas senam ibu-ibu untuk menjadi pelopor gaya hidup sehat di lingkungan masing-masing. Menurutnya, masalah kesehatan tidak cukup hanya dibahas dalam rapat, tapi harus digerakkan langsung dari akar rumput. Dalam pertemuannya dengan komunitas senam, Rabu (14/5), Arif Fathoni yang akrab disapa Mas Toni ini menyampaikan bahwa […]

  • Antusias Puluhan Anak Ikut Khitan Massal Gratis Polres Pacitan di Hari Bhayangkara ke – 79

    Antusias Puluhan Anak Ikut Khitan Massal Gratis Polres Pacitan di Hari Bhayangkara ke – 79

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Gedung Graha Bhayangkara Polres Pacitan Polda Jatim terasa berbeda pada Rabu, (25/06) pagi. Bukan karena sirine atau apel pasukan, melainkan tawa canggung anak-anak berpadu pelukan hangat dari orang tua yang tampak penuh haru. Di tempat itulah, sebanyak 58 anak dari keluarga kurang mampu mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Polres Pacitan Polda […]

  • Perkembangan Terkini di Liga Championship Inggris

    Perkembangan Terkini di Liga Championship Inggris

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Liga Championship Inggris terus menunjukkan ketidakpastian dan drama yang luar biasa, dengan berbagai pertandingan yang memicu antusiasme para penggemar sepak bola. Dalam beberapa pertandingan terbaru, tim-tim besar seperti Charlton Athletic dan Southampton berhasil meraih kemenangan penting, sementara beberapa tim lain menghadapi tantangan berat. Charlton Mengalahkan Leicester dalam Kondisi 10 Pemain Pertandingan antara Leicester City […]

  • Polisi Tertibkan Penjualan Miras Ilegal di Malang

    Polisi Tertibkan Penjualan Miras Ilegal di Malang

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 321
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kepolisian Resor Malang, Polda Jawa Timur, melalui Polsek Pakisaji menindak tegas praktik penjualan minuman keras (miras) tanpa izin yang ditemukan di sebuah rumah/toko milik warga di Desa Glanggang, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, terutama dalam menekan peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres […]

  • Gangguan Jaringan Indihome Picu Keluhan Pengguna, Telkomsel Beri Penjelasan

    Gangguan Jaringan Indihome Picu Keluhan Pengguna, Telkomsel Beri Penjelasan

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 58
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sejumlah pengguna layanan Indihome di berbagai wilayah Indonesia mengalami gangguan akses internet pada hari ini, Kamis (22/1). Masalah ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat yang bergantung pada layanan digital untuk kebutuhan sehari-hari. Pengguna seperti Taufiq mengaku tidak bisa mengakses internet meski perangkat menunjukkan koneksi aktif. Ia menyebut gangguan mulai terjadi sejak pukul 10.00 WIB. […]

  • Spora Lumut Tahan Hidup 283 Hari di Luar Angkasa

    Spora Lumut Tahan Hidup 283 Hari di Luar Angkasa

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 84
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Para astronot mengikat 20 ribusporaTumbuhan lumut di bagian luar Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) selama 283 hari untuk menguji ketahanannya terhadap kondisi ekstrem luar angkasa. Eksperimen yang dimulai pada 4 Maret 2022 menunjukkan sebagian besar spora tetap bertahan dan mampu tumbuh kembali setelah dibawa kembali ke Bumi melalui kapsul.SpaceX. Tomomichi Fujita dari Universitas Hokkaido, […]

expand_less