Peningkatan Kuota Jalur Prestasi untuk SMP Negeri di Surabaya
- account_circle Diagram Kota
- calendar_month 10 jam yang lalu
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DIAGRAMKOTA.COM – Dinas Pendidikan Kota Surabaya telah menyiapkan kuota sebesar 35 persen dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri. Kuota ini diperuntukkan bagi siswa yang memiliki prestasi akademik, olahraga, dan keagamaan.
Febrina Kusumawati, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, menjelaskan bahwa kuota tersebut dibagi menjadi tiga sub jalur khusus. “Sub jalur pertama adalah prestasi akademik dengan bobot 20 persen dari total 35 persen. Selanjutnya, perlombaan dan pertandingan sebesar 12 persen, serta penghafal kitab suci sebesar 3 persen,” ujarnya.
Pembobotan Nilai Akademik dan Ujian
Pada jalur prestasi akademik, sistem penilaian mengalami perubahan. “Dulu nilai prestasi hanya berdasarkan rapor. Tapi sekarang kita kombinasikan dengan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA),” jelas Febrina. Hasil TKA akan memberikan bobot sebesar 40 persen, sementara sisanya berasal dari nilai rapor masing-masing sekolah.
“Hasil TKA belum dirilis hingga 26 Mei 2026. Setelah itu, kita akan menggabungkan hasilnya dengan nilai rapor,” tambahnya.
Jalur Non-Akademik yang Lebih Berat
Untuk jalur non-akademik, seperti perlombaan berjenjang dan turnamen terbuka, penilaian lebih ketat. “Jenjang lomba dimulai dari tingkat kecamatan, naik ke kota, provinsi, hingga nasional. Poin yang diberikan lebih besar daripada lomba terbuka,” jelas Febrina.
Pemrosesan Lebih Awal untuk Siswa yang Belum Lolos
Dinas Pendidikan juga memastikan pemrosesan jalur perlombaan dan penghafal kitab suci dilakukan lebih awal. “Ini bertujuan memberi ruang bagi siswa yang belum lolos agar bisa masuk melalui jalur rapor,” katanya.
Posko Informasi di Sekolah
Untuk mencegah penumpukan di kantor dinas, pemerintah kota Surabaya membuka posko informasi di setiap sekolah sejak Rabu (20/5). “Masyarakat tidak perlu khawatir, banyak posko di sekolah. Jika ada kesulitan, silakan datang ke posko masing-masing,” ujar Febrina.
Kesiapan Uji Coba SPMB Jenjang SD dan SMP
Uji coba situs web SPMB jenjang SD dan SMP di Surabaya dijadwalkan berlangsung dua kali, yaitu pada 22 Mei dan 28 Mei 2026.
Perbedaan Kebijakan di Kota Malang
Di sisi lain, Pemerintah Kota Malang masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Sosial terkait penerimaan murid baru Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Donny Sandito, Kepala Dinas Sosial Kota Malang, menyatakan bahwa beberapa wali murid sudah menanyakan tahapan pendaftaran, namun pihaknya masih menunggu Juknis dari Kemensos.
Pemetaan Data Anak Berpotensi Lulusan SD dan SMP
Pendamping Program Keluarga Harapan saat ini sedang memetakan data anak berpotensi lulusan SD dan SMP dari keluarga desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional. “Orang tua bisa mendaftarkan anaknya atau jika jumlahnya kurang, kami bisa mencari,” ujar Donny.
Penambahan Jenjang SD di Sekolah Rakyat
Namun, penambahan jenjang SD pada Sekolah Rakyat di Kota Malang belum dapat dilaksanakan pada tahun ini karena kendala izin orang tua. “Masih ada kesulitan di izin orang tua,” jelas Donny.
Langkah-Langkah Penting untuk Calon Siswa
Berikut langkah-langkah penting yang harus diketahui oleh calon siswa:
- Pastikan memenuhi syarat jalur prestasi.
- Persiapkan dokumen pendukung seperti sertifikat lomba atau bukti penghafalan kitab suci.
- Ikuti proses pendaftaran secara online.
- Hadiri uji coba situs web SPMB yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Surabaya.
Dengan adanya peningkatan kuota jalur prestasi, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Surabaya dan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi siswa berprestasi.***
- Penulis: Diagram Kota

>
>

Saat ini belum ada komentar