Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » PEMERINTAHAN » LEGISLATIF » OJK Hambat Akses Kredit, Pimpinan DPRD Minta Perubahan Kebijakan Dongkrak Ekonomi Surabaya

OJK Hambat Akses Kredit, Pimpinan DPRD Minta Perubahan Kebijakan Dongkrak Ekonomi Surabaya

  • account_circle Diagram Kota
  • calendar_month Sabtu, 21 Des 2024
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DIAGRAMKOTA.COMPimpinan DPRD Kota Surabaya mengharapkan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) memberikan kebijakan penghapusan nilai kolekbilitas kredit dibawah 5 juta agar ekonomi di kota Surabaya kembali bergulir, hal ini lantaran Sebagian masyarakat Surabaya tidak bisa mengakses kredit perbankan lantaran dimasa lalu terjerat hutang pinjaman online yang bisa didapat dengan mudah selama masa pandemi covid 19.

Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengatakan, pihaknya sering menerima aduan dari masyarakat terkait dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Nomor 40/POJK.03/2019 tentang penilaian kualitas asset bank umum dalam system layanan informasi keuangan ( SLIK) yang menghambat warga untuk mendapatkan akses perbankan.

“ Ada warga yang dulu mengalami kesulitan ekonomi lalu melakukan pinjaman online, tersisa hutang 300 ribu, begitu ekonomi sudah membaik mau melakukan pelunasan lalu Lembaga pinjaman onlinenya sudah tutup, jadi tidak tahu cara melakukan pelunasan namun di SLIK OJK tercatat kolekbilitas 5 sehingga tidak bisa mendapatkan akses kredit perbankan untuk mencicil rumah, ” ujarnya.

Masih menurut Toni, ada juga warga yang terjerat pinjaman online ketika mau melakukan pelunasan ternyata kewajiban yang harus dibayarkan tidak manusiawi sehingga debitur mengalami kesulitan.” Sementara krediturnya tidak memiliki kantor dikota Surabaya sehingga tidak ada jalan musyawarah yang bisa ditempuh sehingga mengalami kolekbilitas 5”.

“ Ketika dibiarkan ternyata bunga berbunga membuat tagihannya menyentuh angka 30 juta padahal minjam awalnya hanya 3 juta Rupiah, ini problem yang dihadapi oleh Sebagian masyarakat Surabaya yang mau bangkit dari keterpurukan ekonomi, ” paparnya.

Untuk itu, lanjut Toni, pihaknya mengharapkan agar ekonomi di kota Surabaya bisa bergairah lagi, pihak Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Perwakilan Surabaya bisa melakukan kajian dan dispensasi untuk menghapus kolekbilitas 5 dalam SLIK OJK terhadap debitur yang hanya meminjam pinjaman dibawah 5 juta, karena kebijakan kolekbilitas tersebut menghambat warga yang mau melakukan kredit pembelian rumah ( KPR) dibank lain,maupun kredit modal usaha untuk mengembangkan usaha kecil menengah dikota Surabaya.

“ Salah satu kenapa usaha property agak lesu, karena warga mau mengakses KPR terkendala SLIK OJK kolekbilitas 5, sehingga Pemkot tidak bisa mendapatkan peemasukan dari pajak BPHTB, ” tegasnya.

Kebijakan penghapusan kolekbilitas 5 terhadap pinjaman dibawah 5 juta, lanjut Toni, juga selaras dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait dengan kebijakan hapus buku terhadap pelaku UMKM di Indonesia, agar ekonomi di Indonesia bisa kembali bergairah dan tidak terhambat aturan yang membuat ekonomi menjadi terhambat.

“Kita harus akui, munculnya pinjaman online itu menjadi factor penghambat geliat ekonomi ditengah edukasi terhadap masyarakat tentang kebijakan perbankan lemah, ini tugas Otoritas Jasa Keuangan untuk mengambil peran, tidak bisa hanya mengambil kebijakan dari belakang meja tanpa melihat denyut nadi ekonomi masyarakat, ” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Toni ini menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan membawa aspirasi masyarakat ini dengan melakukan silaturrahmi ke kantor Otoritas Jasa Keuangan ( OJK ) Perwakilan Jawa Timur dan juga karena OJK adalah Lembaga Negara yang mitranya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia ( DPR RI).

Lebih Lanjut,pihaknya akan menyalurkan aspirasi ini ke Fraksi Partai Golkar DPR RI “Kebetulan Ketua Komisi XI adalah kader Golkar, maka kami akan bawa aspirasi ini ke Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI Kanda Sarmudji dan Wakil Ketua DPR RI bidang Keuangan Kanda Adies Kadir agar dapat diperjuangkan, sehingga ekonomi di Surabaya dan Jawa Timur bisa bergairah kembali,karena kesejahteraan rakyat adalah nafas perjuangan Partai Golkar, ” pungkasnya.

Penulis

Berita Hari ini Terbaru dan Terkini Diagramkota.com

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Probolinggo Pastikan Pendistribusian MBG Aman dan Tepat Sasaran

    Polres Probolinggo Pastikan Pendistribusian MBG Aman dan Tepat Sasaran

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Teguh Priyono
    • visibility 78
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Polres Probolinggo Polda Jatim melaksanakan pengawalan dan pengamanan pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa-siswi di sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Probolinggo. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan makanan bergizi tersebut tersalurkan dengan aman, lancar, dan tepat sasaran kepada para penerima manfaat. Pengawalan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pendistribusian di dapur […]

  • Rakyat Jatim Menggugat Pemprov, Soroti Tunjangan Rp2,6 Miliar Gubernur

    Rakyat Jatim Menggugat Pemprov, Soroti Tunjangan Rp2,6 Miliar Gubernur

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 234
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Ratusan massa yang tergabung dalam Rakyat Jawa Timur Menggugat menggelar aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (29/10). Mereka mengusung tiga tuntutan utama dan menyoroti kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang dinilai gagal menyejahterakan rakyat. Aksi ini dipimpin oleh tiga koordinator lapangan: M. Soleh, Musfiq, dan Acek Kusuma. Ketiganya kompak menyebut kebijakan […]

  • Tembok miring gudang tak berpenghuni

    Warga Pucang Tuntut Penanganan Tembok Miring yang Membahayakan

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Adis
    • visibility 287
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Belasan warga Kelurahan Pucang mendatangi kantor kelurahan, Rabu (23/4), untuk menuntut penanganan segera terhadap sebuah tembok miring yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar. Ketua RT 05 RW 02, Mustofa, menyampaikan bahwa keberadaan tembok tersebut sudah lama menjadi keresahan warga. Terlebih lokasinya berada di tepi jalan yang kerap dilalui pengendara motor. […]

  • Rumah radio bung Tomo

    Di Mana Rumah Radio Bung Tomo? Pertanyaan Prabowo Guncang Surabaya, TACB Respons Cegah Kejadian Serupa

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 132
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Sorotan Presiden Prabowo Subianto terhadap hilangnya Rumah Radio Bung Tomo di Jalan Mawar Nomor 10 saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) kepala daerah, Senin (2/2/2026), menjadi peringatan serius bagi upaya pelestarian sejarah di Kota Surabaya. Kasus pembongkaran bangunan bersejarah pada 2016 tersebut dinilai sebagai luka sejarah yang tidak boleh terulang. TACB Surabaya Merespons Sorotan […]

  • Jelang Porprov Jatim 2025, BHS Berharap Atlet Karate Surabaya Raih 6 Medali Emas

    Jelang Porprov Jatim 2025, BHS Berharap Atlet Karate Surabaya Raih 6 Medali Emas

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 338
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Kejuaraan Kota (Kejurkot) II FORKI Kota Surabaya 2024 yang diselenggarakan pada 13-15 Desember 2024 di Dojo Karate Dispora Jatim, menjadi sorotan sebagai ajang pencarian atlet berbakat yang diharapkan dapat membawa nama baik Kota Surabaya di berbagai ajang olahraga, khususnya Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2025. Kejurkot kali ini melibatkan 287 atlet dari berbagai kategori […]

  • Peningkatan Partisipasi Angkatan Kerja di Jawa Timur Menunjukkan Kondisi Ekonomi yang Meningkat Mencapai 74,25 Persen pada 2025

    Peningkatan Partisipasi Angkatan Kerja di Jawa Timur Menunjukkan Kondisi Ekonomi yang Meningkat Mencapai 74,25 Persen pada 2025

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Diagram Kota
    • visibility 86
    • 0Komentar

    DIAGRAMKOTA.COM – Peningkatan partisipasi angkatan kerja di Provinsi Jawa Timur menjadi indikator positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah. Data terbaru menunjukkan bahwa tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mencapai 74,25 persen pada tahun 2025. Angka ini meningkat sebesar 1,23 persen poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menunjukkan semakin banyaknya warga Jawa Timur yang terlibat dalam aktivitas ekonomi. Jawa Timur […]

expand_less